Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Irham Kalenggo dan Jalan Baru Pembangunan Konawe Selatan

Irham Kalenggo dan Jalan Baru Pembangunan Konawe Selatan

  • account_circle Afs
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 877
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kepemimpinan Daerah di Persimpangan Kepentingan
Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom

JAKARTA, duasatunews.com | Kepemimpinan daerah tidak hanya menyangkut kemampuan mengelola birokrasi. Seorang kepala daerah juga harus mampu menavigasi berbagai kepentingan politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga tekanan globalisasi yang kian kuat. Dalam konteks ini, Konawe Selatan (Konsel) menempati posisi strategis. Kabupaten yang dikenal sebagai lumbung pangan serta memiliki potensi sumber daya alam besar ini kini memasuki fase penting di bawah kepemimpinan Bupati Irham Kalenggo.

Sejumlah pihak menilai Irham Kalenggo berhasil menghadirkan arah baru pembangunan daerah. Penilaian tersebut tidak bertumpu pada pencapaian simbolik, melainkan pada pendekatan pembangunan yang lebih terukur dan partisipatif. Ia berupaya menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kepentingan masyarakat kecil. Setidaknya, terdapat lima dimensi kepemimpinan yang patut dicermati.

Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Terbuka

Keberhasilan kepala daerah dapat dilihat dari kemampuannya membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Irham Kalenggo mendorong keterbukaan melalui penguatan mekanisme musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) yang inklusif.

Pemerintah daerah melibatkan masyarakat desa, tokoh adat, akademisi, dan pemuda dalam proses perencanaan. Melalui langkah ini, kebijakan lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, bukan dari ruang birokrasi yang tertutup. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menekankan desentralisasi dan pelayanan publik yang lebih efektif.

Ekonomi Kerakyatan sebagai Fondasi

Pembangunan ekonomi daerah sering terjebak pada orientasi investasi skala besar. Irham Kalenggo justru membaca realitas Konsel secara lebih kontekstual. Mayoritas masyarakat masih bergantung pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM.

Pemerintah daerah memperkuat infrastruktur desa, membuka akses permodalan, serta mendorong tumbuhnya pasar lokal. Kebijakan ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak semata mengejar angka pertumbuhan PDRB, tetapi meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat bawah.

Pendekatan tersebut juga mendorong pemerataan pembangunan. Konsel yang memiliki wilayah pesisir, dataran, dan pegunungan membutuhkan kebijakan adaptif. Pembangunan tidak hanya berfokus pada pusat kabupaten, tetapi juga menjangkau wilayah terpencil.

Investasi dan Lingkungan: Menjaga Keseimbangan

Masuknya industri pertambangan membawa dua sisi sekaligus. Di satu sisi, investasi membuka lapangan kerja. Di sisi lain, aktivitas tersebut berpotensi merusak lingkungan. Dalam kondisi ini, Irham Kalenggo berupaya menjaga keseimbangan.

Pemerintah daerah mendorong investasi yang mematuhi prinsip good mining practice, memenuhi AMDAL, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Langkah ini penting mengingat banyak daerah di Sulawesi Tenggara mengalami paradoks sumber daya alam. Kekayaan alam melimpah, tetapi kesejahteraan masyarakat tidak meningkat signifikan.

Pendekatan kehati-hatian ini mencerminkan orientasi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.

Stabilitas Politik Lokal

Stabilitas politik menjadi prasyarat utama keberhasilan pembangunan. Konflik elite di tingkat lokal kerap menghambat program strategis. Di bawah kepemimpinan Irham Kalenggo, komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan tokoh masyarakat relatif terjaga.

Pengalaman Irham sebagai mantan Ketua DPRD memperkuat kemampuannya membaca dinamika politik. Ia memanfaatkan jejaring politik untuk membangun konsensus, terutama dalam pembahasan anggaran dan kebijakan prioritas. Stabilitas tersebut memungkinkan birokrasi bekerja lebih fokus dan terarah.

Kepemimpinan Humanis dan Kedekatan dengan Rakyat

Selain kebijakan makro, kepemimpinan Irham Kalenggo juga menonjolkan pendekatan humanis. Ia sering turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi petani, nelayan, dan pelaku UMKM.

Model kepemimpinan yang mengedepankan dialog ini memperkuat kepercayaan publik. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan responsif terhadap persoalan warga.

Tantangan yang Masih Ada

Meski menunjukkan arah positif, Konsel masih menghadapi tantangan serius. Angka kemiskinan perlu terus ditekan, pengangguran pemuda harus ditangani secara sistematis, dan ketimpangan antarwilayah memerlukan kebijakan yang lebih progresif.

Pemerintah daerah juga perlu mengantisipasi potensi konflik sosial akibat aktivitas pertambangan. Penguatan regulasi daerah, penegakan sanksi, serta pengawasan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menjadi langkah penting agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Kepemimpinan Irham Kalenggo mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial, antara investasi dan keberlanjutan lingkungan, serta antara kepentingan politik dan kebutuhan rakyat kecil.

Publik tentu berharap kepemimpinan semacam ini terus berlanjut. Pembangunan daerah seharusnya tidak terjebak pada politik pencitraan, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Irham Kalenggo tengah menulis bab baru sejarah Konawe Selatan. Tantangannya kini terletak pada konsistensi seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga arah pembangunan menuju Konawe Selatan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom
(Pemerhati Sosial, Politik, dan Tata Kelola Pemerintahan Daerah)

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha Timur Tengah, perayaan Idul Adha, tradisi kurban di Timur Tengah

    Idul Adha 2026 di Timur Tengah: Antara Sukacita Perayaan dan Bayang-Bayang Konflik

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Umat Muslim di berbagai negara Timur Tengah merayakan Idul Adha 1447 Hijriah dengan penuh khidmat. Masyarakat melaksanakan salat Id, menyiapkan hewan kurban, dan menjaga tradisi kebersamaan bersama keluarga serta tetangga. Namun, konflik bersenjata dan tekanan ekonomi masih membayangi sebagian wilayah. Kondisi tersebut memengaruhi kemampuan banyak keluarga untuk menjalankan tradisi hari raya secara maksimal. Pasar […]

  • Investigasi Tambang Routa oleh GMII di Kementerian Kehutanan

    GMII Gelar Aksi Demonstrasi di Kementerian Kehutanan RI Soroti Dugaan Ancaman Lingkungan oleh PT. SCM di Routa

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia pada Selasa (20/5/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dugaan ancaman kerusakan lingkungan hidup dan terganggunya habitat satwa endemik anoa akibat aktivitas pertambangan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Massa aksi […]

  • DPR AS Iran, resolusi Kongres AS, Donald Trump

    DPR AS Setujui Resolusi Pembatasan Aksi Militer ke Iran, Tekanan Politik untuk Trump Menguat

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – DPR AS Iran menjadi sorotan setelah DPR Amerika Serikat menyetujui resolusi yang mengharuskan Presiden Donald Trump meminta persetujuan Kongres sebelum melanjutkan aksi militer terhadap Iran. Keputusan itu memunculkan dinamika baru dalam politik Amerika Serikat menjelang Pemilu Sela 2026. DPR AS mencatat 215 suara yang mendukung resolusi tersebut dan 208 suara yang menolaknya. Selain itu, […]

  • KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 413
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — KUHAP baru KPK mendorong perubahan dalam pola penyampaian informasi publik. Komisi Pemberantasan Korupsi memutuskan tidak menampilkan tersangka dalam konferensi pers penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi. Kebijakan ini sejalan dengan penerapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).👉 Tautan internal: https://duasatunews.com/tag/hukum Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi […]

  • Warga Adat Maba Sangaji Divonis Penjara karena Tolak Tambang Nikel

    Warga Adat Maba Sangaji Divonis Penjara karena Tolak Tambang Nikel

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 538
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Putusan pengadilan yang memenjarakan warga adat Maba Sangaji di Halmahera Timur memicu kekhawatiran luas soal perlindungan hak sipil masyarakat adat. Vonis tersebut berdampak langsung pada ruang hidup warga yang menolak aktivitas tambang nikel di wilayah adat mereka. Kasus ini tidak berdiri sendiri. Ia mencerminkan pola penanganan konflik sumber daya alam yang kerap […]

  • Massa Geruduk Kantor Pusat PT.CNI Di Jakarta, Bentrok dengan Petugas

    Massa Geruduk Kantor Pusat PT.CNI Di Jakarta, Bentrok dengan Petugas

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 837
    • 0Komentar

    Jakarta, Duasatunews.com — Ratusan massa dari Pemuda 21 Sulawesi Tenggara–Jakarta mendatangi Kantor Pusat PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di South Quarter Tower, Jalan RA Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (24/07/2025). Aksi unjuk rasa tersebut sempat memicu bentrok dengan aparat keamanan. Massa menggelar aksi sebagai bentuk protes terhadap aktivitas pertambangan nikel PT CNI di Kecamatan Wolo, Kabupaten […]

expand_less