Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » IMPH: Tekan Kejagung Bongkar Aktor Korporasi di Balik Suap Ketua Ombudsman RI

IMPH: Tekan Kejagung Bongkar Aktor Korporasi di Balik Suap Ketua Ombudsman RI

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 762
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera memeriksa Direktur Utama PT Toshida Indonesia (TSHI) berinisial LSO. IMPH menilai LSO terlibat dalam kasus suap yang menyeret pimpinan Ombudsman Republik Indonesia terkait persoalan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) periode 2013–2025, Jumat (9/5/2026).

IMPH Soroti Surat Koreksi Ombudsman

Ketua Umum IMPH, Rendy Salim, menilai surat koreksi Ombudsman kepada Kementerian Kehutanan memunculkan banyak pertanyaan. Ia menduga surat itu memberi ruang bagi PT TSHI untuk menghitung sendiri kewajiban PNBP perusahaan.

“Surat koreksi itu menimbulkan tanda tanya besar. Ombudsman RI diduga memberi ruang kepada perusahaan untuk menghitung sendiri kewajiban PNBP. Kondisi ini berpotensi mencederai transparansi dan akuntabilitas,” ujar Rendy kepada awak media.

Rendy menilai langkah tersebut dapat merugikan negara. Ia juga meminta aparat penegak hukum mengusut proses penerbitan surat koreksi secara menyeluruh.

IMPH Desak Pemeriksaan LSO

IMPH menduga LSO memiliki keterkaitan kuat dalam perkara itu. Menurut IMPH, LSO memberi suap kepada Hery Susanto saat masih menjabat anggota Komisioner Ombudsman RI.

“Kejaksaan Agung tidak boleh tebang pilih. Kami meminta LSO segera menjalani pemeriksaan agar semua pihak yang terlibat bisa terungkap,” kata Rendy.

Ia menegaskan penegakan hukum harus berjalan objektif dan menyentuh semua pihak yang terlibat.

IMPH Minta Penelusuran Dana

IMPH juga meminta aparat hukum menelusuri aliran dana dan komunikasi para pihak. Organisasi itu menilai penyidik harus membongkar kasus secara utuh agar perkara tidak berhenti pada satu nama.

Menurut IMPH, kasus tersebut tidak hanya berkaitan dengan dugaan korupsi. Perkara itu juga menyangkut integritas lembaga negara yang memiliki fungsi pengawasan pelayanan publik.

IMPH Siap Kawal Kasus

Sebagai bentuk komitmen, IMPH menyatakan akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut. Mereka berencana menyampaikan laporan resmi dan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung RI.

IMPH menegaskan penanganan kasus harus berlangsung transparan, profesional, dan bebas intervensi. Organisasi itu juga meminta aparat memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum di Indonesia.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gratifikasi jet pribadi Menag dibahas KPK di Gedung KPK Jakarta

    Gratifikasi Jet Pribadi Menag, KPK Pastikan Bebas Pidana

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 486
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Gratifikasi jet pribadi Menag menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan Nasaruddin Umar bebas dari sanksi pidana. KPK menegaskan Menteri Agama telah memenuhi kewajiban hukum dengan melaporkan dugaan gratifikasi sesuai batas waktu undang-undang. KPK Tegaskan Pelaporan Tepat Waktu Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK Arif Waluyo menjelaskan Menag menyampaikan laporan […]

  • Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil, Realisasi APBD 2025 Lampaui Target

    Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil, Realisasi APBD 2025 Lampaui Target

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 564
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjaga ekonomi DKI Jakarta 2025 tetap stabil dan terkendali. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa capaian investasi dan pengelolaan fiskal daerah melampaui target yang telah ditetapkan. “Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional, perekonomian DKI Jakarta tetap stabil. Inflasi terkendali, aktivitas usaha berjalan baik, dan iklim […]

  • KPK Panggil Raffi terkait kasus dugaan suap Bea Cukai

    Kabid Hukum dan HAM PP GPI Meminta KPK Memanggil Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memanggil Raffi Ahmad. Desakan itu muncul setelah jaksa menyebut nama Raffi dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Ketua Bidang Hukum dan HAM PP GPI, Midul Makati, SH., […]

  • gedung KPK terkait kasus Ono Surono

    KPK sita uang Ono Surono ratusan juta terkait suap proyek Bekasi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Kasus KPK sita uang Ono menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di rumah Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. Dalam proses tersebut, penyidik menemukan uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan perkara suap proyek di Kabupaten Bekasi. Selanjutnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa […]

  • Rumah warga terdampak banjir Kalimantan Selatan

    Banjir Kalimantan Selatan Jadi Perhatian Pemerintah Pusat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 707
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Banjir di Kalimantan Selatan menjadi perhatian serius pemerintah pusat menyusul cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah. Pemerintah pusat memastikan pemantauan dan penanganan bencana berjalan merata di seluruh daerah terdampak. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Ia menyatakan perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada satu […]

  • aktivitas teknologi pengolahan sampah di fasilitas pengolahan terpadu

    Teknologi Pengolahan Sampah Masuk E-Katalog Nasional

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 406
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Pemerintah menargetkan teknologi pengolahan sampah masuk e-katalog dalam waktu dekat. Target ini bertujuan mempercepat penanganan krisis sampah yang sudah masuk tahap darurat di banyak daerah. Dengan e-katalog, pemerintah daerah dan masyarakat bisa segera mengakses teknologi yang dibutuhkan. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan target waktu sekitar satu bulan. Pemerintah ingin mempercepat […]

expand_less