Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » korupsi pengadaan EDC BRI: KPK Periksa GM Telkomsel

korupsi pengadaan EDC BRI: KPK Periksa GM Telkomsel

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 217
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com)Komisi Pemberantasan Korupsi melanjutkan penyidikan kasus korupsi pengadaan EDC BRI. Kali ini, penyidik memeriksa General Manager PT Telkomsel berinisial NA sebagai saksi. Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, pemeriksaan tersebut penting untuk melengkapi alat bukti. Selain itu, penyidik ingin menggali keterangan soal dukungan teknologi dan integrasi sistem EDC. Berdasarkan catatan KPK, NA tiba pada pukul 08.36 WIB.

Nilai Proyek dan Awal Penyidikan

Sebelumnya, KPK mulai menyidik perkara ini pada 26 Juni 2025. Proyek pengadaan EDC berlangsung di lingkungan PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI (Persero). Proyek tersebut berjalan pada periode 2020 hingga 2024.

Adapun nilai proyek mencapai Rp2,1 triliun. Dengan nilai sebesar itu, proyek ini menjadi salah satu pengadaan teknologi terbesar di sektor perbankan nasional. Karena itu, penyidik mendalami proses perencanaan hingga pelaksanaannya.

Pencegahan dan Kerugian Negara

Seiring penyidikan berjalan, KPK mengambil langkah pencegahan. Secara khusus, KPK mencegah 13 orang bepergian ke luar negeri. Langkah ini dilakukan agar proses hukum tetap berjalan efektif.

Selanjutnya, pada 1 Juli 2025, KPK mengumumkan estimasi kerugian negara. Nilainya mencapai Rp700 miliar. Dengan kata lain, kerugian tersebut setara sekitar 30 persen dari total nilai proyek. Penyidik menilai kerugian muncul akibat pengaturan pengadaan dan spesifikasi teknis.

Penetapan Tersangka

Kemudian, pada 9 Juli 2025, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka. Para tersangka berasal dari unsur internal BRI dan pihak swasta. Dengan demikian, penyidikan tidak hanya menyasar internal perusahaan.

Tersangka tersebut ialah mantan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto dan mantan Direktur Digital BRI Indra Utoyo. Selain itu, KPK juga menetapkan Dedi Sunardi. Dari pihak swasta, KPK menjerat Elvizar serta Rudy Suprayudi Kartadidjaja.

Proses Hukum Berlanjut

Pada akhirnya, KPK menegaskan penyidikan korupsi pengadaan EDC BRI masih berjalan. Oleh sebab itu, penyidik membuka peluang memanggil saksi tambahan. Bahkan, KPK tidak menutup kemungkinan menetapkan tersangka baru.

Rekomendasi Untuk Anda

  • tech trends wearable cerdas pemantau kesehatan

    The Best Productivity Tools for Remote Work

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle ptmbi
    • visibility 609
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Perkembangan teknologi terus bergerak cepat. Tahun 2023 menjadi bukti nyata kreativitas dan inovasi manusia. Gadget tidak lagi sekadar alat bantu. Kini, perangkat teknologi hadir untuk memperluas kemampuan manusia dan menyederhanakan kehidupan sehari-hari. Selain itu, gadget semakin menyatu dengan rutinitas harian. Perangkat pintar membantu pekerjaan, hiburan, hingga kesehatan. Oleh karena itu, teknologi bukan […]

  • tech trends wearable cerdas pemantau kesehatan

    2027 TAHUN DIMANA AI MULAI MENGGANTIKAN MANUSIA

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Irwansyah
    • visibility 493
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Tahun 2027 berpotensi menjadi titik balik besar dalam sejarah perkembangan teknologi manusia. Bukan karena kemunculan gawai baru atau aplikasi viral, melainkan karena kecerdasan buatan (AI) mulai memasuki wilayah pekerjaan yang selama ini dianggap eksklusif milik manusia. Perubahan ini tidak muncul secara tiba-tiba. Dunia kerja telah lama bergerak menuju otomatisasi sejak revolusi industri. Namun, […]

  • Warga memecah batu gamping di pegunungan Desa Nambo, Morowali, Sulawesi Tengah

    DPRD Sulteng Tekan Pencabutan IUP Tambang Batu Gamping demi Lindungi Karst Banggai Kepulauan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)– DPRD Sulawesi Tengah menyoroti IUP tambang batu gamping di Banggai Kepulauan. Komisi III mendesak gubernur mencabut seluruh izin dan menghentikan aktivitas tambang. Ketua Komisi III, Dandy Adhi Prabowo, menyampaikan rekomendasi tersebut dalam rapat. DPRD mencatat 23 izin tersebar di wilayah itu. Lima izin sudah masuk tahap operasi produksi. Sebanyak 18 izin masih tahap […]

  • PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

    PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 584
    • 0Komentar

    jakarta, DuaSatuNews.com  – Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) seharusnya menjadi solusi keadilan bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Namun dalam praktiknya, kebijakan ini justru menimbulkan kegelisahan. Banyak honorer lama kembali merasa tersisih, sementara peserta yang baru menamatkan pendidikan berhasil lolos seleksi. Honorer Lama Kembali Terpinggirkan Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius tentang keberpihakan […]

  • ketimpangan ekonomi Indonesia dibahas Ma’ruf Amin dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah 2026

    Ma’ruf Amin: Ketimpangan Ekonomi Masih Jadi Masalah Global, Indonesia Termasuk

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 252
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — ketimpangan ekonomi Indonesia masih menjadi persoalan serius dalam pembangunan nasional. Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menilai masalah tersebut tidak hanya terjadi di dalam negeri, tetapi juga menjadi fenomena global. Ma’ruf menyampaikan pandangan itu saat menghadiri Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Ia menyebut […]

  • Wakil Menteri Keuangan: Juda Agung Masuk Bursa Calon

    Wakil Menteri Keuangan: Juda Agung Masuk Bursa Calon

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Wakil Menteri Keuangan berpeluang segera terisi setelah Menteri Keuangan RI menyebut mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, sebagai salah satu kandidat kuat. Menteri Keuangan menyampaikan pernyataan itu kepada media usai menghadiri Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026 di Jakarta. Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah bertemu langsung dengan Juda Agung. […]

expand_less