Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » korupsi pengadaan EDC BRI: KPK Periksa GM Telkomsel

korupsi pengadaan EDC BRI: KPK Periksa GM Telkomsel

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 235
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com)Komisi Pemberantasan Korupsi melanjutkan penyidikan kasus korupsi pengadaan EDC BRI. Kali ini, penyidik memeriksa General Manager PT Telkomsel berinisial NA sebagai saksi. Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, pemeriksaan tersebut penting untuk melengkapi alat bukti. Selain itu, penyidik ingin menggali keterangan soal dukungan teknologi dan integrasi sistem EDC. Berdasarkan catatan KPK, NA tiba pada pukul 08.36 WIB.

Nilai Proyek dan Awal Penyidikan

Sebelumnya, KPK mulai menyidik perkara ini pada 26 Juni 2025. Proyek pengadaan EDC berlangsung di lingkungan PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI (Persero). Proyek tersebut berjalan pada periode 2020 hingga 2024.

Adapun nilai proyek mencapai Rp2,1 triliun. Dengan nilai sebesar itu, proyek ini menjadi salah satu pengadaan teknologi terbesar di sektor perbankan nasional. Karena itu, penyidik mendalami proses perencanaan hingga pelaksanaannya.

Pencegahan dan Kerugian Negara

Seiring penyidikan berjalan, KPK mengambil langkah pencegahan. Secara khusus, KPK mencegah 13 orang bepergian ke luar negeri. Langkah ini dilakukan agar proses hukum tetap berjalan efektif.

Selanjutnya, pada 1 Juli 2025, KPK mengumumkan estimasi kerugian negara. Nilainya mencapai Rp700 miliar. Dengan kata lain, kerugian tersebut setara sekitar 30 persen dari total nilai proyek. Penyidik menilai kerugian muncul akibat pengaturan pengadaan dan spesifikasi teknis.

Penetapan Tersangka

Kemudian, pada 9 Juli 2025, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka. Para tersangka berasal dari unsur internal BRI dan pihak swasta. Dengan demikian, penyidikan tidak hanya menyasar internal perusahaan.

Tersangka tersebut ialah mantan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto dan mantan Direktur Digital BRI Indra Utoyo. Selain itu, KPK juga menetapkan Dedi Sunardi. Dari pihak swasta, KPK menjerat Elvizar serta Rudy Suprayudi Kartadidjaja.

Proses Hukum Berlanjut

Pada akhirnya, KPK menegaskan penyidikan korupsi pengadaan EDC BRI masih berjalan. Oleh sebab itu, penyidik membuka peluang memanggil saksi tambahan. Bahkan, KPK tidak menutup kemungkinan menetapkan tersangka baru.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanada tidak buka hubungan diplomatik dengan Iran menurut Menteri Luar Negeri Anita Anand

    Kanada Iran hubungan diplomatik tolak tanpa perubahan rezim

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Istanbul, (duasatunews.com) – Kanada Iran hubungan diplomatik hingga kini belum menunjukkan tanda pemulihan. Pemerintah Kanada menegaskan tidak akan membuka kembali hubungan resmi dengan Iran selama belum terjadi perubahan rezim serta perbaikan nyata dalam isu hak asasi manusia (HAM). Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyampaikan sikap tersebut saat menghadiri Konferensi Keamanan Munich. Ia menilai pemerintah […]

  • AS beri dukungan intelijen pada operasi militer Meksiko basmi kartel CJNG

    Dukungan Intelijen AS Meksiko dalam Operasi Keamanan Regional

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) – Amerika Serikat memastikan telah memberikan dukungan intelijen AS Meksiko dalam operasi militer besar yang menewaskan pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, pada Minggu (22/2). Operasi tersebut berlangsung di Tapalpa, Jalisco. Pada saat yang sama, aparat keamanan kedua negara melakukan koordinasi intensif selama pelaksanaan operasi. Pernyataan Gedung […]

  • Dialog interaktif RRI Kendari tentang kolaborasi literasi Sultra bersama pejabat pendidikan dan penyiaran di Sulawesi Tenggara

    Kolaborasi Literasi Sultra Diperkuat, Sinergi Pusat dan Daerah Dorong Budaya Baca Siswa

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)— Program kolaborasi literasi Sultra menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tenggara. Selain itu, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan media bersama-sama menggerakkan inisiatif ini guna membangun budaya baca yang kuat di kalangan siswa. Dalam pelaksanaannya, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk […]

  • Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

    Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 332
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pada tahun 1983, UNESCO menetapkan Taj Mahal sebagai salah satu Situs Warisan Dunia. Penetapan ini menegaskan posisi Taj Mahal sebagai monumen bersejarah yang memiliki nilai budaya luar biasa bagi dunia. Taj Mahal memang dikenal karena kemegahannya. Namun, di balik keindahan arsitekturnya, monumen ini menyimpan kisah cinta dan tragedi yang mendalam. Bukan Masjid, […]

  • Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Program Setara Konawe Selatan menjadi sorotan publik setelah sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut mulai menjawab persoalan ketimpangan pembangunan desa. Pemerintah daerah mengarahkan program ini untuk memperluas akses infrastruktur, layanan publik, dan ekonomi lokal. Ketimpangan pembangunan antara pusat kabupaten dan desa masih menjadi persoalan utama di banyak daerah. Konawe Selatan tidak luput dari […]

  • KPK Panggil 2 Anggota DPRD Jadi Saksi Kasus Suap Bupati Bekasi Ade Kuswara

    KPK Panggil 2 Anggota DPRD Jadi Saksi Kasus Suap Bupati Bekasi Ade Kuswara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 431
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi terus mengemuka dan memicu kekhawatiran publik atas pengelolaan anggaran daerah. Kasus ini tidak hanya menyeret kepala daerah, tetapi juga membuka kemungkinan peran aktor lain dalam proses penganggaran dan pelaksanaan proyek pemerintah. Situasi ini menjadi penting karena proyek yang diselidiki berkaitan langsung dengan belanja publik. Ketika praktik suap […]

expand_less