Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Aturan Turunan UU PPRT Harus Selesai dalam 1 Tahun

Aturan Turunan UU PPRT Harus Selesai dalam 1 Tahun

  • account_circle Reski
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 358
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)//Pemerintah harus segera menyusun aturan turunan UU PPRT setelah DPR mengesahkan undang-undang tersebut. Pemerintah memiliki waktu maksimal satu tahun untuk merampungkan regulasi teknis agar implementasi berjalan optimal.

Ketua Badan Legislasi DPR, Bob Hasan, menegaskan bahwa pemerintah wajib menyelesaikan aturan pelaksanaan dalam batas waktu tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa regulasi ini hanya mengatur hal-hal teknis.

Namun demikian, UU PPRT tetap berlaku sejak DPR mengesahkannya. Dengan kata lain, keberadaan aturan turunan tidak menjadi syarat utama berlakunya undang-undang tersebut.

Regulasi Teknis dalam Aturan Turunan UU PPRT

Pemerintah akan menggunakan aturan pelaksanaan untuk mengatur berbagai aspek teknis. Misalnya, pemerintah akan merinci jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rumah tangga. Selain itu, pemerintah juga akan menetapkan mekanisme pengawasan serta penyelesaian perselisihan.

Oleh karena itu, keberadaan regulasi teknis ini sangat penting. Tanpa aturan yang jelas, pelaksanaan undang-undang di lapangan bisa menghadapi kendala.

Pengesahan UU PPRT Jadi Momentum Penting

DPR mengesahkan UU PPRT dalam rapat paripurna pada 21 April, bertepatan dengan Hari Kartini. Ketua DPR, Puan Maharani, memimpin rapat tersebut dan menekankan pentingnya momen ini.

Ia menyebut pengesahan undang-undang ini sebagai hasil perjuangan panjang selama 22 tahun. Oleh sebab itu, langkah ini menjadi tonggak penting bagi perlindungan pekerja domestik.

Peran Aturan Turunan UU PPRT dalam Perlindungan Pekerja

UU PPRT memuat 12 bab dan 37 pasal yang mengatur hak serta kewajiban pekerja dan pemberi kerja. Melalui aturan turunan tersebut, pemerintah dapat memperjelas implementasi setiap pasal.

Di sisi lain, pekerja rumah tangga kini memperoleh pengakuan hukum yang lebih kuat. Selain itu, pemberi kerja juga memiliki pedoman yang lebih jelas.

Tantangan Penyusunan Aturan Turunan UU PPRT

Meskipun pemerintah memiliki waktu satu tahun, proses penyusunan regulasi ini tetap menghadapi tantangan. Oleh karena itu, pemerintah harus bekerja cepat dan terukur.

Selain itu, pemerintah perlu melibatkan berbagai pihak agar aturan yang dihasilkan sesuai kebutuhan lapangan. Dengan demikian, implementasi kebijakan dapat berjalan efektif.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • proses pengurusan visa pekerja migran Indonesia untuk penempatan luar negeri

    P2MI Siapkan Langkah Atasi Kendala Visa Pekerja Migran ke Eropa

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 575
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Visa pekerja migran masih menjadi kendala dalam proses penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke luar negeri. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menyiapkan langkah lanjutan untuk mempercepat proses administrasi agar penempatan PMI berjalan tepat waktu dan sesuai ketentuan. Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menyampaikan hal tersebut saat menerima perwakilan agensi tenaga kerja Opus […]

  • penggerebekan laboratorium sabu Sunter oleh Bea Cukai dan Bareskrim Polri

    Laboratorium Sabu Sunter Dibongkar, 13 Kg Disita

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — laboratorium sabu Sunter dibongkar Bea Cukai bersama Bareskrim Polri melalui operasi gabungan pengungkapan jaringan narkotika internasional di Jakarta Utara. Dalam operasi ini, aparat menyita total 13 kilogram sabu. Pengungkapan tersebut berawal dari pengawasan barang kiriman internasional yang berlangsung selama tiga hari. Selain itu, petugas secara aktif mengembangkan informasi sejak Jumat hingga Minggu, 13–15 […]

  • AHY Targetkan Peta Jalan Transportasi Rendah Emisi Mei 2026

    AHY Targetkan Peta Jalan Transportasi Rendah Emisi Mei 2026

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 538
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah terus memfokuskan upaya penurunan emisi pada sektor transportasi. Sejalan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menargetkan peluncuran peta jalan transportasi rendah emisi pada Mei 2026. Target tersebut AHY sampaikan saat membuka Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi di Kantor Kemenko Infrastruktur, Jakarta, Senin. Dalam […]

  • LK dan Bina Keakraban Pemuda 21 Jadi Momentum Bangun Karakter

    LK dan Bina Keakraban Pemuda 21 Jadi Momentum Bangun Karakter

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Cianjur, (duasatunews.com) — Kegiatan Latihan Kepemimpinan (LK) dan Bina Keakraban Pemuda 21 Tahun 2026 resmi dibuka melalui upacara di Lapangan Villa Braja, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 04.35 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 September 2026. Sekitar 130 peserta dan sejumlah panitia mengikuti upacara pembukaan yang berlangsung […]

  • Bandara IMIP Morowali di kawasan industri nikel Sulawesi Tengah

    BANDARA IMIP MOROWALI DISOROT: MENHAN MENILAI “TIDAK ADA PERANGKAT NEGARA TAK BOLEH ADA REPUBLIK DALAM REPUBLIK”

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Morowali, Duasatunews.com — Bandara yang berada di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali menyedot perhatian publik. Sorotan itu muncul setelah inspeksi mendadak Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Selain itu, sejumlah pengamat menilai pola operasional bandara terkesan tertutup dan minim pengawasan negara. Kritik menguat karena bandara beroperasi di dalam kawasan industri dengan keterlibatan negara yang terbatas. […]

  • gerebek toko obat ilegal di Tanjung Priok dengan barang bukti pil daftar G hasil sitaan polisi

    Polisi Bongkar Toko Obat Ilegal di Tanjung Priok, Ratusan Pil Berbahaya Disita

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Gerebek toko obat ilegal di kawasan Tanjung Priok mengungkap praktik penjualan obat keras tanpa izin edar. Tim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap pria berinisial AW (28) dan menyita ratusan butir obat daftar G. Kasat Reserse Narkoba AKP Trendy Habibie menjelaskan bahwa tim menerima laporan warga terkait peredaran obat berbahaya di wilayah pelabuhan. Selanjutnya, […]

expand_less