Bahasa Indonesia Mendunia, Seskab Bahas Strategi
- account_circle adrian moita
- calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
- visibility 101
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (tengah) bersama dengan Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto (kiri), dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad (kanan) berdiskusi membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan Bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (18/3/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) – Bahasa Indonesia mendunia menjadi fokus utama pemerintah dalam memperkuat peran budaya di tingkat global. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membahas langkah tersebut bersama Staf Khusus Presiden Yovie Widianto dan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad.
Pertemuan berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet RI, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (18/3). Selain itu, para peserta menjalankan diskusi selama sekitar dua jam. Mereka merumuskan langkah konkret untuk memperluas penggunaan bahasa nasional di tingkat global.
Bahasa sebagai Identitas dan Kekuatan Global
Teddy menegaskan Bahasa Indonesia bukan sekadar alat komunikasi. Ia menjadikan bahasa sebagai modal kreatif sekaligus identitas bangsa.
“Bahasa Indonesia harus kita dorong sebagai kekuatan identitas yang mendukung ekonomi kreatif,” kata Teddy, Kamis (19/3).
Lebih lanjut, ia menilai bahasa memberi nilai tambah bagi industri kreatif nasional.
Strategi Bahasa Indonesia Mendunia Lewat Industri Kreatif
Untuk mempercepat target Bahasa Indonesia mendunia, Teddy mendorong pelaku industri memanfaatkan film, musik, dan seni. Selain itu, kreator digital juga berperan penting dalam memperluas jangkauan bahasa.
Sebagai contoh, ia menyoroti keberhasilan Korea Selatan yang mempopulerkan bahasa melalui K-Pop dan film hingga dikenal luas di berbagai negara.
“Kata seperti saranghae kini mendunia. Sementara itu, masyarakat global juga memakai ni hao dan xiexie. Budaya membuat bahasa cepat diterima,” ujarnya.
Peluang Bahasa Indonesia Go Global di Era Digital
Oleh karena itu, Teddy menilai Indonesia memiliki peluang besar. Bahasa Indonesia memiliki ratusan ribu kosakata yang kaya dan fleksibel.
Karena itu, ia mendorong kreator memilih kata sederhana dan mudah diingat. Kemudian, kreator dapat menyisipkan kata tersebut dalam lagu, film, dan konten digital.
Dengan strategi ini, pemerintah optimistis Bahasa Indonesia mendunia melalui penggunaan yang lebih luas di berbagai platform global.
Kolaborasi untuk Perluasan Bahasa ke Dunia
Di sisi lain, Teddy menekankan pentingnya kerja sama. Pemerintah, pelaku industri, dan generasi muda perlu bergerak bersama.
Dengan demikian, kolaborasi ini akan mempercepat upaya tersebut. Pada akhirnya, langkah ini membantu Indonesia memperkuat pengaruh budaya di dunia internasional.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
