Bupati Tapsel Bongkar 11 Nama Bos Penebang Pohon, Kemenhut Segel Empat Lokasi Ilegal
- account_circle Rahman
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- visibility 356
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TAPANULI SELATAN,Duasatunews.com — Isu pembalakan liar di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan terus menyedot perhatian publik. Bupati Tapanuli Selatan secara terbuka mengungkap sedikitnya 11 nama yang diduga terlibat dalam penebangan pohon ilegal.
Sejalan dengan itu, Kementerian Kehutanan mencatat 12 subjek hukum yang terindikasi terlibat dalam aktivitas serupa. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa pembalakan liar di kawasan hulu telah berlangsung secara sistematis.
Pengungkapan Nama Picu Reaksi Publik
Pengungkapan tersebut langsung memicu perbincangan luas di media sosial. Masyarakat menyoroti dampak kerusakan hutan yang kian parah, terutama di wilayah hulu DAS.
Selain itu, publik mengaitkan pembalakan liar dengan meningkatnya frekuensi banjir bandang di wilayah hilir. Warga menilai kerusakan lingkungan telah mengancam keselamatan dan keberlanjutan hidup mereka.
Kemenhut Segel Empat Lokasi Ilegal
Sebagai respons, Kementerian Kehutanan menyegel empat lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas pembalakan liar dan pembukaan lahan ilegal. Petugas melakukan penyegelan setelah menemukan penggundulan hutan di kawasan resapan air.
Langkah ini menunjukkan keseriusan negara dalam menghentikan perusakan hutan. Pemerintah juga menegaskan tidak akan memberi ruang bagi praktik ilegal yang merusak ekosistem.
“Kami tidak mentolerir aktivitas ilegal yang merusak hutan dan membahayakan masyarakat,” tegas Kemenhut dalam pernyataannya.
Kerusakan Hulu Picu Banjir Bandang
Kerusakan hutan di wilayah hulu DAS Tapanuli diduga kuat memicu banjir bandang di wilayah hilir. Hilangnya tutupan hutan membuat tanah kehilangan daya serap air.
Akibatnya, air hujan langsung mengalir ke permukiman warga dengan volume besar. Kondisi ini memperparah risiko bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Sejumlah pengamat lingkungan menilai kerusakan tersebut telah mencapai tingkat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, mereka mendesak pemerintah mengambil langkah luar biasa.
Bupati Tapsel Raup Dukungan Warga
Keberanian Bupati Tapanuli Selatan mengungkap dugaan aktor pembalakan liar mendapat dukungan luas dari masyarakat. Warganet menilai langkah tersebut mencerminkan keberpihakan pada lingkungan dan keselamatan publik.
Namun demikian, masyarakat menuntut tindak lanjut yang nyata. Mereka meminta aparat menindak semua pihak secara adil tanpa pandang bulu.
Proses Hukum Terus Berjalan
Saat ini, Kementerian Kehutanan memproses seluruh temuan sesuai ketentuan hukum. Aparat penegak hukum mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat.
Selain itu, penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya aktor intelektual di balik praktik pembalakan liar. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan bersinergi untuk memulihkan lingkungan dan mencegah kerusakan berulang.
- Penulis: Rahman
- Editor: Saydul laopua
- Sumber: https://www.walhi.or.id

Saat ini belum ada komentar