Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kasus Pemerasan Sertifikasi K3, Noel Singgung Partai Berinisial K

Kasus Pemerasan Sertifikasi K3, Noel Singgung Partai Berinisial K

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 332
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JakartaPemerasan sertifikasi K3 kembali menjadi sorotan publik. Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel menyampaikan pernyataan terkait dugaan keterlibatan partai politik dan organisasi kemasyarakatan dalam perkara tersebut.

Noel menyampaikan keterangan itu kepada wartawan sebelum sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyebut adanya dugaan keterlibatan sebuah partai politik yang memiliki huruf “K” dalam namanya.

“Partainya ada huruf K-nya. Itu saja dulu petunjuknya,” kata Noel. Ia menolak menyebutkan identitas partai tersebut secara rinci dan menyatakan akan menyampaikannya pada waktu lain.

Pemerasan Sertifikasi K3 dan Dugaan Keterlibatan Pihak Lain

Selain partai politik, Noel juga menyinggung dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan. Ia menyebut ormas yang dimaksud tidak berbasis agama. Namun, ia memilih tidak memaparkan detail lebih jauh mengenai peran ormas tersebut.

Sebelumnya, Noel menjalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam perkara pemerasan sertifikasi K3 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Dalam persidangan itu, ia menyatakan mengakui perbuatannya dan siap bertanggung jawab atas tindakan yang ia lakukan.

“Saya mengakui kesalahan saya dan menghormati proses hukum yang berjalan,” ujar Noel usai persidangan.

Akui Kesalahan, Klaim Tidak Bertindak Sendiri

Meski mengakui kesalahan, Noel menyatakan bahwa ia tidak melakukan praktik tersebut seorang diri. Ia mengklaim terdapat pihak lain yang ikut menikmati aliran dana dari praktik pemerasan itu.

“Yang jelas ada satu partai dan satu ormas yang terlibat,” kata Noel. Ia menambahkan akan membuka identitas pihak-pihak tersebut kepada publik pada waktu yang akan datang.

Dakwaan Jaksa dalam Perkara K3

Dalam perkara ini, jaksa penuntut umum mendakwa Noel meminta jatah Rp3,3 miliar dan satu unit sepeda motor Ducati. Jaksa mengaitkan permintaan tersebut dengan praktik pemerasan dalam proses pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Selain Noel, jaksa juga mendakwa sepuluh orang lain. Perkara pemerasan sertifikasi K3 ini masih bergulir, dan pengadilan melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap peran masing-masing pihak.

Perkara pemerasan sertifikasi K3 ini menjadi perhatian publik karena menyangkut tata kelola layanan di lingkungan kementerian. Proses sertifikasi K3 memiliki peran penting dalam menjamin keselamatan kerja dan kepatuhan perusahaan terhadap standar keamanan. Oleh karena itu, aparat penegak hukum diharapkan mengusut perkara ini secara transparan dan profesional agar kepercayaan publik terhadap sistem sertifikasi tetap terjaga.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Dukungan kesehatan mental di lingkungan kerja perlu dimulai dari sikap tidak menghakimi. Pendekatan ini membantu menciptakan ruang aman dan mendorong keterbukaan di antara rekan kerja. Jakarta, duasatunews.com — Psikolog Ayu Sadewo, S.Psi., menegaskan bahwa dukungan kesehatan mental tidak seharusnya berangkat dari keinginan memberi solusi secara cepat. Sebaliknya, ia meminta rekan kerja mendengarkan lebih dulu dan memahami […]

  • penahanan vanessa mabes polri disorot publik

    Penahanan Vanessa Mabes Polri Disorot, Keluarga dan Kuasa Hukum Keluhkan Akses Kunjungan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 351
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Kasus penahanan Vanessa Mabes Polri terus menyedot perhatian publik. Sejak awal proses hukum berjalan, keluarga dan kuasa hukum menyampaikan keberatan atas pembatasan akses kunjungan. Oleh karena itu, mereka meminta aparat penegak hukum menjalankan prosedur penahanan secara terbuka, proporsional, dan sesuai dengan ketentuan KUHP Baru. Vanessa menjalani penahanan di Mabes Polri sejak 12 […]

  • Perketat seleksi beasiswa LPDP dibahas Komisi X DPR RI di Gedung DPR

    Perketat Seleksi Beasiswa LPDP, Komisi X DPR RI Ingatkan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 276
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Perketat seleksi beasiswa LPDP menjadi perhatian serius DPR setelah muncul polemik yang melibatkan mantan penerima beasiswa. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, secara terbuka meminta pemerintah memperkuat mekanisme seleksi agar penerima beasiswa memiliki integritas, nasionalisme, dan komitmen pengabdian yang jelas. Permintaan tersebut muncul setelah pernyataan mantan penerima LPDP berinisial DS menuai […]

  • Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

    Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 764
    • 0Komentar

    Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom. Analis Komunikasi Politik & Aktivis Muda Sultra-Jakarta   “Kita tidak sedang meminta belas kasihan kekuasaan. Kita hanya menuntut keadilan representasi.” Selama puluhan tahun, elite di pusat kekuasaan mengendalikan narasi pembangunan Indonesia. Jakarta dan lingkar politik nasional menentukan arah kebijakan, membagi anggaran, menunjuk pejabat, bahkan menafsirkan kebutuhan rakyat. Semua keputusan penting […]

  • Penyitaan kapal tanker Selat Hormuz oleh Iran

    Penyitaan Kapal Tanker Selat Hormuz Picu Ketegangan Iran–AS

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Teheran, duasatunews.com — Penyitaan kapal tanker oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk Persia setelah pasukan Iran menyita dua kapal tanker minyak asing di Selat Hormuz pada Kamis (5/2/2026). Insiden ini terjadi beberapa jam sebelum Amerika Serikat dan Iran menjadwalkan perundingan tingkat tinggi di Oman pada Jumat (6/2/2026). IRGC mencegat kedua […]

  • Arahan Prabowo di Rapim TNI–Polri 2026 di Istana Merdeka

    Teddy Indra Wijaya Ungkap Delapan Arahan Prabowo dalam Rapim TNI–Polri 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 300
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Arahan Prabowo Rapim TNI menjadi perhatian utama dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Senin (9/2/2026). Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya soliditas aparat keamanan. Selain itu, Presiden meminta TNI dan Polri menjaga stabilitas nasional sambil mendukung agenda pembangunan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menyampaikan […]

expand_less