Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 921
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anton Timbang Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Kepala Daerah Terpilih di Sultra - tirtamedia.id

doc : Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang saat mendampingi presiden prabowo Subianto

Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom.
Analis Komunikasi Politik & Aktivis Muda Sultra-Jakarta

 

“Kita tidak sedang meminta belas kasihan kekuasaan. Kita hanya menuntut keadilan representasi.”

Selama puluhan tahun, elite di pusat kekuasaan mengendalikan narasi pembangunan Indonesia. Jakarta dan lingkar politik nasional menentukan arah kebijakan, membagi anggaran, menunjuk pejabat, bahkan menafsirkan kebutuhan rakyat. Semua keputusan penting lahir dari pusat.

Di saat yang sama, daerah di luar Pulau Jawa terutama Kawasan Timur Indonesia hanya menerima hasil keputusan. Mereka jarang ikut menyusun strategi. Akibatnya, banyak program pembangunan gagal menyentuh persoalan nyata di lapangan.

Daerah Kaya, Tapi Tetap Menjadi Penonton

Wilayah Timur Indonesia menyimpan sumber daya alam dan kekayaan budaya yang besar. Namun negara belum memberi ruang yang setara bagi daerah-daerah ini dalam pengambilan keputusan strategis.

Sulawesi Tenggara menjadi contoh nyata. Provinsi ini menopang industri nikel nasional dan agenda hilirisasi. Namun masyarakat lokal belum merasakan kesejahteraan yang sebanding. Pemerintah pusat masih merumuskan kebijakan tanpa melibatkan suara daerah secara utuh.

Masalah ini bukan sekadar ketimpangan ekonomi, melainkan ketimpangan kekuasaan.

Ketimpangan Representasi dalam Kabinet

Sejarah kabinet Indonesia menunjukkan kecenderungan Jawa-sentris. Meski beberapa tokoh dari luar Jawa masuk kabinet, jumlah dan perannya belum mencerminkan kontribusi daerah terhadap negara.

Pemerintah perlu mengakhiri pola lama ini. Negara harus berani membangun kabinet yang mencerminkan keadilan struktural, bukan sekadar kompromi politik.

Mengapa Anton Timbang Layak Dipertimbangkan?

Anton Timbang memimpin KADIN Sulawesi Tenggara dengan rekam jejak yang jelas. Ia membina UMKM, mendorong investasi yang sehat, dan menguatkan ekonomi berbasis potensi lokal.

Lebih dari itu, Anton menyatukan kepentingan daerah dengan agenda nasional. Ia memahami persoalan pelaku usaha kecil, hambatan regulasi, dan kebutuhan pembangunan manusia. Ia tidak berbicara dari menara gading, tetapi dari pengalaman langsung di lapangan.

Anton juga konsisten mendorong praktik usaha berkelanjutan. Ia menyuarakan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat lokal, terutama di sektor pertambangan. Sikap ini relevan dengan tantangan global hari ini.

Kabinet Inklusif Menentukan Efektivitas Pemerintahan

Pemerintahan hanya akan efektif jika rakyat merasa terwakili. Untuk itu, komposisi kabinet harus mencerminkan keragaman geografis dan kepentingan nasional secara nyata.

Pemerintah ke depan tidak bisa lagi menyusun kabinet hanya demi kepentingan partai atau elite. Kabinet harus menjadi ruang representasi nasional—tempat suara dari daerah ikut menentukan arah kebijakan.

Sulawesi Tenggara dan wilayah Timur Indonesia harus hadir bukan hanya sebagai objek, tetapi sebagai subjek pengambil keputusan.

Tantangan Global Membutuhkan Wajah Baru

Indonesia menghadapi tekanan global yang kompleks: transisi energi, perubahan iklim, dan ketidakpastian ekonomi. Negara membutuhkan figur yang memahami dunia usaha sekaligus realitas sosial.

Anton Timbang membawa perspektif tersebut. Ia memahami pasar, regulasi, dan dampak kebijakan terhadap masyarakat. Ia mewakili wajah Indonesia yang tumbuh dari daerah dan berpikir untuk kepentingan nasional.

Kesimpulan: Timur Harus Hadir di Ruang Kekuasaan

Sebagai pemuda dari Sulawesi Tenggara, saya menolak melihat daerah saya terus menjadi catatan kaki pembangunan nasional. Saya ingin melihat perwakilan Timur Indonesia duduk di ruang pengambilan keputusan strategis.

Kabinet Indonesia harus mencerminkan Indonesia yang sesungguhnya—adil, inklusif, dan berimbang.

Anton Timbang bukan hanya tokoh daerah. Ia mewakili harapan banyak wilayah yang selama ini terpinggirkan. Jika kabinet mendatang ingin mencerminkan perubahan nyata, pemerintah harus memberi ruang bagi figur seperti dirinya.

Tentang Penulis

Arin Fahrul Sanjaya adalah analis komunikasi politik dan aktivis muda asal Sulawesi Tenggara. Ia aktif dalam advokasi kebijakan publik, isu keterwakilan daerah, dan pemberdayaan pemuda di bidang sosial-politik.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjunjung Asas In Dubio Pro Reo dalam Pendampingan Hukum Bapak Mansyur Adv Andre Darmawan Bersuara

    Menjunjung Asas In Dubio Pro Reo dalam Pendampingan Hukum Bapak Mansyur Adv Andre Darmawan Bersuara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 759
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penanganan dugaan pencabulan terhadap anak kembali menimbulkan perhatian luas. Selain tuntutan perlindungan korban, publik juga menyoroti pentingnya menjaga proses hukum agar tetap adil dan tidak tergelincir oleh tekanan opini. Isu ini relevan karena kasus kekerasan seksual terhadap anak sering memicu reaksi emosional masyarakat. Dalam situasi seperti ini, aparat penegak hukum menghadapi tantangan ganda: […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse
    War

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 922
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Do’a Atef, seorang anak perempuan berusia 12 tahun, kini menghabiskan hari-harinya dengan mengetuk pintu rumah warga untuk meminta makanan. Kadang, ia juga mengumpulkan kayu bakar dari bukit berdebu di dekat kamp pengungsi luar Rafah, Gaza selatan. Kayu itu ia gunakan untuk memasak beberapa tomat dan paprika yang diberikan orang asing. Sebelumnya, Do’a […]

  • Pandji dan Panggung Komedi yang Berujung Laporan Polisi

    Pandji dan Panggung Komedi yang Berujung Laporan Polisi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah materi dalam pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea memicu polemik di ruang publik. Sejumlah kelompok menilai materi tersebut melampaui batas kritik dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat. Laporan Didaftarkan ke Polda Metro Jaya Kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi […]

  • Arahan Prabowo di Rapim TNI–Polri 2026 di Istana Merdeka

    Teddy Indra Wijaya Ungkap Delapan Arahan Prabowo dalam Rapim TNI–Polri 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 408
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Arahan Prabowo Rapim TNI menjadi perhatian utama dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Senin (9/2/2026). Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya soliditas aparat keamanan. Selain itu, Presiden meminta TNI dan Polri menjaga stabilitas nasional sambil mendukung agenda pembangunan pemerintah. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menyampaikan […]

  • KPK periksa arsitek kasus RSUD Kolaka Timur di Gedung Merah Putih

    KPK Periksa Arsitek RSUD Kolaka Timur, Kasus Abdul Azis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi terus melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Dalam perkembangan terbaru kasus yang menjerat Bupati Kolaka Timur nonaktif Abdul Azis, KPK periksa arsitek RSUD Kolaka Timur yang terlibat dalam proses perencanaan proyek pembangunan rumah sakit tersebut. Pemeriksaan Arsitek untuk […]

  • Leit Star PDIP Dianugerahkan Megawati kepada Enam Kader

    Leit Star PDIP Dianugerahkan Megawati kepada Enam Kader

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 511
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Leit Star PDIP menjadi simbol penghargaan bagi kader yang menunjukkan dedikasi panjang dan kontribusi nyata. Melalui penganugerahan ini, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan apresiasi kepada enam tokoh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berperan sebagai Kader Pelopor. Pada momen pembukaan, Megawati menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung saat membuka Rakernas I PDIP di […]

expand_less