Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 719
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anton Timbang Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Kepala Daerah Terpilih di Sultra - tirtamedia.id

doc : Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang saat mendampingi presiden prabowo Subianto

Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom.
Analis Komunikasi Politik & Aktivis Muda Sultra-Jakarta

 

“Kita tidak sedang meminta belas kasihan kekuasaan. Kita hanya menuntut keadilan representasi.”

Selama puluhan tahun, elite di pusat kekuasaan mengendalikan narasi pembangunan Indonesia. Jakarta dan lingkar politik nasional menentukan arah kebijakan, membagi anggaran, menunjuk pejabat, bahkan menafsirkan kebutuhan rakyat. Semua keputusan penting lahir dari pusat.

Di saat yang sama, daerah di luar Pulau Jawa terutama Kawasan Timur Indonesia hanya menerima hasil keputusan. Mereka jarang ikut menyusun strategi. Akibatnya, banyak program pembangunan gagal menyentuh persoalan nyata di lapangan.

Daerah Kaya, Tapi Tetap Menjadi Penonton

Wilayah Timur Indonesia menyimpan sumber daya alam dan kekayaan budaya yang besar. Namun negara belum memberi ruang yang setara bagi daerah-daerah ini dalam pengambilan keputusan strategis.

Sulawesi Tenggara menjadi contoh nyata. Provinsi ini menopang industri nikel nasional dan agenda hilirisasi. Namun masyarakat lokal belum merasakan kesejahteraan yang sebanding. Pemerintah pusat masih merumuskan kebijakan tanpa melibatkan suara daerah secara utuh.

Masalah ini bukan sekadar ketimpangan ekonomi, melainkan ketimpangan kekuasaan.

Ketimpangan Representasi dalam Kabinet

Sejarah kabinet Indonesia menunjukkan kecenderungan Jawa-sentris. Meski beberapa tokoh dari luar Jawa masuk kabinet, jumlah dan perannya belum mencerminkan kontribusi daerah terhadap negara.

Pemerintah perlu mengakhiri pola lama ini. Negara harus berani membangun kabinet yang mencerminkan keadilan struktural, bukan sekadar kompromi politik.

Mengapa Anton Timbang Layak Dipertimbangkan?

Anton Timbang memimpin KADIN Sulawesi Tenggara dengan rekam jejak yang jelas. Ia membina UMKM, mendorong investasi yang sehat, dan menguatkan ekonomi berbasis potensi lokal.

Lebih dari itu, Anton menyatukan kepentingan daerah dengan agenda nasional. Ia memahami persoalan pelaku usaha kecil, hambatan regulasi, dan kebutuhan pembangunan manusia. Ia tidak berbicara dari menara gading, tetapi dari pengalaman langsung di lapangan.

Anton juga konsisten mendorong praktik usaha berkelanjutan. Ia menyuarakan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat lokal, terutama di sektor pertambangan. Sikap ini relevan dengan tantangan global hari ini.

Kabinet Inklusif Menentukan Efektivitas Pemerintahan

Pemerintahan hanya akan efektif jika rakyat merasa terwakili. Untuk itu, komposisi kabinet harus mencerminkan keragaman geografis dan kepentingan nasional secara nyata.

Pemerintah ke depan tidak bisa lagi menyusun kabinet hanya demi kepentingan partai atau elite. Kabinet harus menjadi ruang representasi nasional—tempat suara dari daerah ikut menentukan arah kebijakan.

Sulawesi Tenggara dan wilayah Timur Indonesia harus hadir bukan hanya sebagai objek, tetapi sebagai subjek pengambil keputusan.

Tantangan Global Membutuhkan Wajah Baru

Indonesia menghadapi tekanan global yang kompleks: transisi energi, perubahan iklim, dan ketidakpastian ekonomi. Negara membutuhkan figur yang memahami dunia usaha sekaligus realitas sosial.

Anton Timbang membawa perspektif tersebut. Ia memahami pasar, regulasi, dan dampak kebijakan terhadap masyarakat. Ia mewakili wajah Indonesia yang tumbuh dari daerah dan berpikir untuk kepentingan nasional.

Kesimpulan: Timur Harus Hadir di Ruang Kekuasaan

Sebagai pemuda dari Sulawesi Tenggara, saya menolak melihat daerah saya terus menjadi catatan kaki pembangunan nasional. Saya ingin melihat perwakilan Timur Indonesia duduk di ruang pengambilan keputusan strategis.

Kabinet Indonesia harus mencerminkan Indonesia yang sesungguhnya—adil, inklusif, dan berimbang.

Anton Timbang bukan hanya tokoh daerah. Ia mewakili harapan banyak wilayah yang selama ini terpinggirkan. Jika kabinet mendatang ingin mencerminkan perubahan nyata, pemerintah harus memberi ruang bagi figur seperti dirinya.

Tentang Penulis

Arin Fahrul Sanjaya adalah analis komunikasi politik dan aktivis muda asal Sulawesi Tenggara. Ia aktif dalam advokasi kebijakan publik, isu keterwakilan daerah, dan pemberdayaan pemuda di bidang sosial-politik.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • investasi antariksa Rusia program Cosmos

    Rusia Siapkan Rp900 Triliun untuk Proyek Antariksa “Cosmos”, Fokus Satelit hingga Roket Reusable

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 188
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) || Investasi antariksa Rusia kembali menarik perhatian dunia setelah pemerintah meluncurkan program ambisius bernama Cosmos. Program ini menyerap dana sekitar 4,5 triliun rubel atau setara 58 miliar dolar AS untuk memperkuat sektor luar angkasa nasional. Perdana Menteri Mikhail Mishustin mengumumkan langsung rencana tersebut dalam rapat kabinet. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memanfaatkan dana […]

  • “XPeng akuisisi pabrik Volkswagen di Eropa untuk produksi mobil listrik”

    Xpeng Incar Pabrik Volkswagen di Eropa, Strategi Baru Hindari Tarif Uni Eropa

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Produsen kendaraan listrik asal China, XPeng, membuka pembicaraan dengan Volkswagen untuk membeli pabrik di Eropa. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi perusahaan di pasar internasional. Direktur Pelaksana XPeng wilayah Eropa timur laut, Elvis Cheng, menyampaikan rencana itu dalam konferensi “Future of the Car” yang digelar Financial Times. Perusahaan membutuhkan fasilitas produksi tambahan […]

  • KPLB Prajurit TNI SEA Games 2025, Panglima Beri Penghargaan

    KPLB Prajurit TNI SEA Games 2025, Panglima Beri Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 416
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – KPLB Prajurit TNI diberikan oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia Agus Subiyanto kepada prajurit yang berprestasi sebagai atlet pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Penghargaan tersebut meliputi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) serta kesempatan mengikuti pendidikan perwira dan bintara sebagai bentuk apresiasi negara. Sebanyak 39 personel TNI tergabung dalam kontingen Indonesia pada […]

  • Hilirisasi Riset BRMP Didorong Komisi IV DPR RI untuk Petani

    DPR RI Dorong Inovasi BRMP Diterapkan hingga Tingkat Petani

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 430
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi IV DPR RI mendorong agar inovasi dan riset Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) dapat dimanfaatkan langsung oleh petani. Komisi menilai hasil riset tidak boleh berhenti di laboratorium. Dorongan tersebut muncul dalam kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke BRMP Hortikultura di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/1). Dalam kunjungan […]

  • penggerebekan laboratorium sabu Sunter oleh Bea Cukai dan Bareskrim Polri

    Laboratorium Sabu Sunter Dibongkar, 13 Kg Disita

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — laboratorium sabu Sunter dibongkar Bea Cukai bersama Bareskrim Polri melalui operasi gabungan pengungkapan jaringan narkotika internasional di Jakarta Utara. Dalam operasi ini, aparat menyita total 13 kilogram sabu. Pengungkapan tersebut berawal dari pengawasan barang kiriman internasional yang berlangsung selama tiga hari. Selain itu, petugas secara aktif mengembangkan informasi sejak Jumat hingga Minggu, 13–15 […]

  • Ilustrasi penghapusan tunggakan iuran JKN bagi peserta PBPU dan BP kelas 3

    Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Disiapkan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Penghapusan tunggakan iuran JKN menjadi kebijakan yang pemerintah siapkan untuk membantu peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengurangi beban administrasi peserta. Selain itu, pemerintah mendorong peningkatan kepesertaan aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana tersebut dalam […]

expand_less