Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

Layak Masuk Kabinet, Anton Timbang, Representasi Keadilan Pembangunan dan Masa Depan Indonesia Inklusif

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
  • visibility 723
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Anton Timbang Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Kepala Daerah Terpilih di Sultra - tirtamedia.id

doc : Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang saat mendampingi presiden prabowo Subianto

Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom.
Analis Komunikasi Politik & Aktivis Muda Sultra-Jakarta

 

“Kita tidak sedang meminta belas kasihan kekuasaan. Kita hanya menuntut keadilan representasi.”

Selama puluhan tahun, elite di pusat kekuasaan mengendalikan narasi pembangunan Indonesia. Jakarta dan lingkar politik nasional menentukan arah kebijakan, membagi anggaran, menunjuk pejabat, bahkan menafsirkan kebutuhan rakyat. Semua keputusan penting lahir dari pusat.

Di saat yang sama, daerah di luar Pulau Jawa terutama Kawasan Timur Indonesia hanya menerima hasil keputusan. Mereka jarang ikut menyusun strategi. Akibatnya, banyak program pembangunan gagal menyentuh persoalan nyata di lapangan.

Daerah Kaya, Tapi Tetap Menjadi Penonton

Wilayah Timur Indonesia menyimpan sumber daya alam dan kekayaan budaya yang besar. Namun negara belum memberi ruang yang setara bagi daerah-daerah ini dalam pengambilan keputusan strategis.

Sulawesi Tenggara menjadi contoh nyata. Provinsi ini menopang industri nikel nasional dan agenda hilirisasi. Namun masyarakat lokal belum merasakan kesejahteraan yang sebanding. Pemerintah pusat masih merumuskan kebijakan tanpa melibatkan suara daerah secara utuh.

Masalah ini bukan sekadar ketimpangan ekonomi, melainkan ketimpangan kekuasaan.

Ketimpangan Representasi dalam Kabinet

Sejarah kabinet Indonesia menunjukkan kecenderungan Jawa-sentris. Meski beberapa tokoh dari luar Jawa masuk kabinet, jumlah dan perannya belum mencerminkan kontribusi daerah terhadap negara.

Pemerintah perlu mengakhiri pola lama ini. Negara harus berani membangun kabinet yang mencerminkan keadilan struktural, bukan sekadar kompromi politik.

Mengapa Anton Timbang Layak Dipertimbangkan?

Anton Timbang memimpin KADIN Sulawesi Tenggara dengan rekam jejak yang jelas. Ia membina UMKM, mendorong investasi yang sehat, dan menguatkan ekonomi berbasis potensi lokal.

Lebih dari itu, Anton menyatukan kepentingan daerah dengan agenda nasional. Ia memahami persoalan pelaku usaha kecil, hambatan regulasi, dan kebutuhan pembangunan manusia. Ia tidak berbicara dari menara gading, tetapi dari pengalaman langsung di lapangan.

Anton juga konsisten mendorong praktik usaha berkelanjutan. Ia menyuarakan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat lokal, terutama di sektor pertambangan. Sikap ini relevan dengan tantangan global hari ini.

Kabinet Inklusif Menentukan Efektivitas Pemerintahan

Pemerintahan hanya akan efektif jika rakyat merasa terwakili. Untuk itu, komposisi kabinet harus mencerminkan keragaman geografis dan kepentingan nasional secara nyata.

Pemerintah ke depan tidak bisa lagi menyusun kabinet hanya demi kepentingan partai atau elite. Kabinet harus menjadi ruang representasi nasional—tempat suara dari daerah ikut menentukan arah kebijakan.

Sulawesi Tenggara dan wilayah Timur Indonesia harus hadir bukan hanya sebagai objek, tetapi sebagai subjek pengambil keputusan.

Tantangan Global Membutuhkan Wajah Baru

Indonesia menghadapi tekanan global yang kompleks: transisi energi, perubahan iklim, dan ketidakpastian ekonomi. Negara membutuhkan figur yang memahami dunia usaha sekaligus realitas sosial.

Anton Timbang membawa perspektif tersebut. Ia memahami pasar, regulasi, dan dampak kebijakan terhadap masyarakat. Ia mewakili wajah Indonesia yang tumbuh dari daerah dan berpikir untuk kepentingan nasional.

Kesimpulan: Timur Harus Hadir di Ruang Kekuasaan

Sebagai pemuda dari Sulawesi Tenggara, saya menolak melihat daerah saya terus menjadi catatan kaki pembangunan nasional. Saya ingin melihat perwakilan Timur Indonesia duduk di ruang pengambilan keputusan strategis.

Kabinet Indonesia harus mencerminkan Indonesia yang sesungguhnya—adil, inklusif, dan berimbang.

Anton Timbang bukan hanya tokoh daerah. Ia mewakili harapan banyak wilayah yang selama ini terpinggirkan. Jika kabinet mendatang ingin mencerminkan perubahan nyata, pemerintah harus memberi ruang bagi figur seperti dirinya.

Tentang Penulis

Arin Fahrul Sanjaya adalah analis komunikasi politik dan aktivis muda asal Sulawesi Tenggara. Ia aktif dalam advokasi kebijakan publik, isu keterwakilan daerah, dan pemberdayaan pemuda di bidang sosial-politik.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Petugas PLN bersiaga saat proses pemulihan listrik Sumatra di gardu induk”

    176 Gardu Induk Kembali Aktif, Pasokan Listrik Sumatra Mulai Pulih

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 77
    • 5Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Listrik Sumatra pulih secara bertahap setelah PT PLN (Persero) berhasil mengaktifkan kembali 176 gardu induk yang sebelumnya terdampak gangguan sistem kelistrikan. Pemulihan berlangsung cepat untuk memastikan masyarakat kembali menikmati pasokan listrik secara normal di berbagai daerah. Gangguan Listrik Sempat Hambat Aktivitas Gangguan listrik sempat memengaruhi sejumlah wilayah di Pulau Sumatra dan menghambat aktivitas […]

  • Polisi membuka posko pengaduan kasus kekerasan seksual Ponpes Pati di Mapolresta Pati, Jawa Tengah

    Polisi Layangkan Panggilan Kedua untuk Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 167
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Polresta Pati kembali memanggil AS (52), tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang santriwati di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Wakasat Reskrim Polresta Pati AKP Iswantoro mengatakan penyidik menjadwalkan pemanggilan kedua pada 7 Mei 2026. Sebelumnya, polisi sudah memanggil tersangka pada 4 Mei 2026, namun AS tidak hadir tanpa […]

  • Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    Iman Rachman BEI Mundur Usai IHSG Anjlok Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Iman Rachman BEI mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia pada Jumat (30/1/2026). Ia mengambil langkah tersebut setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan selama dua hari berturut-turut dan menekan kepercayaan pasar. Iman menyampaikan keputusan tersebut secara langsung dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. Ia […]

  • Bahlil menjelaskan rumus baru harga mineral kepada investor China di Jakarta

    Bahlil Buka Suara soal Rumus Baru Harga Mineral, Investor China Mulai Pertanyakan Regulasi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Rumus baru harga mineral mulai menjadi perhatian investor asing setelah pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan terbaru di sektor pertambangan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah telah menjelaskan rumus baru harga mineral kepada pelaku usaha dan pihak Kedutaan Besar China. Bahlil mengatakan komunikasi dengan investor sudah berlangsung dalam beberapa waktu […]

  • “Rute Transjakarta GBK beroperasi mulai pukul 10.00 WIB akibat kegiatan lari di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta”

    Ada Event Lari di GBK, 13 Rute Transjakarta Baru Beroperasi Mulai Pukul 10.00 WIB

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyesuaikan layanan bus pada Minggu pagi karena kegiatan lari di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Sebanyak 13 rute baru melayani penumpang mulai pukul 10.00 WIB. Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan perusahaan menerapkan pola Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Karena itu, Transjakarta menghentikan sementara sejumlah […]

  • Penyiraman air keras pelajar di Cempaka Putih Jakarta Pusat

    Penyiraman Air Keras Pelajar di Cempaka Putih Diselidiki Polisi

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Penyiraman air keras pelajar kembali memicu keprihatinan publik. Kepolisian menyelidiki insiden kekerasan yang melibatkan pelajar di kawasan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/2) sore. Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan remaja yang berdampak serius pada keselamatan korban. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan penyidik […]

expand_less