Teddy Indra Wijaya Ungkap Delapan Arahan Prabowo dalam Rapim TNI–Polri 2026
- account_circle Rahman
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- visibility 146
- comment 1 komentar
- print Cetak

Pimpinan TNI dan Polri menyimak arahan Presiden Prabowo terkait soliditas dan sinergi institusi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com – Arahan Prabowo Rapim TNI menjadi perhatian utama dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri 2026 yang berlangsung di Istana Merdeka, Senin (9/2/2026). Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya soliditas aparat keamanan. Selain itu, Presiden meminta TNI dan Polri menjaga stabilitas nasional sambil mendukung agenda pembangunan pemerintah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menyampaikan delapan arahan strategis. Arahan tersebut mencakup penguatan sinergi antar lembaga, peningkatan profesionalisme, serta dukungan terhadap program prioritas nasional. Dengan arahan ini, pemerintah ingin memastikan koordinasi berjalan lebih efektif.
Selanjutnya, melalui unggahan di akun Instagram Sekretariat Kabinet, Teddy menilai Arahan Prabowo Rapim TNI sebagai upaya menyatukan visi pemerintah dan aparat keamanan. Presiden mendorong seluruh jajaran bekerja cepat dan disiplin. Karena itu, setiap kebijakan strategis harus berjalan tepat sasaran di lapangan.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo meminta TNI dan Polri terus merapatkan barisan. Ia juga mendorong evaluasi kinerja secara berkala. Dengan langkah tersebut, aparat dapat memperbaiki sistem kerja dan meningkatkan kepercayaan publik. Selain itu, Presiden menekankan persatuan sebagai kunci menjaga kepentingan bangsa dan negara.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden mendorong pimpinan TNI–Polri memberikan penghargaan kepada anggota berprestasi. Pemerintah menyiapkan apresiasi berupa kenaikan pangkat dan kesempatan pendidikan lanjutan. Langkah ini diharapkan memacu semangat dan profesionalisme prajurit.
Selain soliditas internal, Arahan Prabowo Rapim TNI juga menyoroti dukungan terhadap program ASRI (Aman, Sehat, Reski, dan Indah). Presiden menilai peran TNI dan Polri sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Oleh karena itu, aparat perlu hadir aktif di tengah masyarakat.
Pada akhirnya, Rapim TNI–Polri 2026 diharapkan memperkuat koordinasi lintas institusi. Pemerintah menargetkan aparat keamanan tidak hanya menjaga stabilitas nasional, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan di berbagai daerah Indonesia.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana

Monetize your traffic instantly—enroll in our affiliate network!
9 Februari 2026 4:24 pm