Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Nur Alam Keberatan Cara Pemprov Sultra Tertibkan Aset Daerah

Nur Alam Keberatan Cara Pemprov Sultra Tertibkan Aset Daerah

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 578
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.comPenertiban aset Pemprov Sultra di sekitar kediaman mantan Gubernur Sulawesi Tenggara dua periode, Nur Alam, memicu keberatan. Nur Alam menilai Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) belum mengedepankan komunikasi, etika pemerintahan, dan prosedur hukum.

Penertiban Aset Pemprov Sultra Dipersoalkan Nur Alam

Nur Alam menegaskan dirinya tidak pernah menguasai aset daerah. Ia hanya menitipkan sejumlah kendaraan tua miliknya di lahan milik pemerintah provinsi.

“Saya tidak pernah mengambil aset daerah. Saya hanya menitipkan kendaraan lama. Setelah tidak lagi menjabat, saya juga tidak menggunakan aset pemerintah,” ujar Nur Alam, Kamis (22/1/2026).

Langkah Pemerintah Dinilai Kurang Komunikatif

Nur Alam menyayangkan cara Pemprov Sultra menangani persoalan tersebut. Menurutnya, pemerintah seharusnya membuka komunikasi sebelum mengambil tindakan di lapangan.

Ia menilai etika pemerintahan menuntut pendekatan persuasif, terutama terhadap mantan pejabat daerah yang pernah mengabdi cukup lama.

Dampak Penanganan Aset terhadap ASN

Selain itu, Nur Alam menyoroti dampak kebijakan tersebut terhadap aparatur sipil negara (ASN). Ia menilai pendekatan yang terlalu kaku berpotensi menimbulkan ketakutan di lingkungan birokrasi.

Karena itu, ia meminta pemerintah mempertimbangkan dampak psikologis dan administratif sebelum melanjutkan penataan aset daerah.

Penertiban Aset Pemprov Sultra Sempat Ditunda

Sementara itu, Pemprov Sultra menunda penertiban aset Pemprov Sultra di samping rumah Nur Alam di Jalan Khairil Anwar, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Kamis (22/1/2025). Hingga kini, pemerintah provinsi belum menetapkan jadwal lanjutan pengambilalihan aset.

Ratusan personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP menjaga lokasi sejak pukul 09.00 Wita. Ketegangan sempat muncul antara aparat dan warga. Namun, kedua pihak berhasil meredakan situasi.

Dialog di Lokasi

Selanjutnya, Nur Alam bersama mantan Wakil Gubernur Sultra Saleh Lasata mendatangi lokasi. Keduanya menenangkan massa dan membuka dialog dengan aparat.

Dalam dialog itu, Kepala Satpol PP Sultra Hamim Imbu menjelaskan bahwa jajarannya menjalankan perintah pemerintah provinsi. Ia menegaskan pemerintah memiliki lahan tersebut, termasuk bangunan dan kendaraan yang berada di dalamnya.

Persoalan Administrasi Masih Berjalan

Di sisi lain, Nur Alam menegaskan dirinya masih memegang izin administrasi yang sah. Ia menyebut Pemprov Sultra belum menerbitkan Surat Izin Pencabutan Penghunian (SIPP).

“Selama SIPP belum terbit, pemerintah tidak memiliki dasar hukum untuk mengeksekusi,” ujarnya.

Ia juga mengaku telah mengajukan Disposisi Umum Memo (DUM) terkait pembelian aset daerah. Namun hingga kini, pemerintah belum memberikan persetujuan.

Kuasa Hukum Tolak Eksekusi

Sejalan dengan itu, kuasa hukum Nur Alam, Andre Darmawan, menolak rencana penyitaan atau pengosongan aset. Ia menilai izin penghunian masih berlaku.

Karena itu, ia meminta Pemprov Sultra mengikuti prosedur hukum sebelum mengambil langkah lanjutan.

Pemprov Sultra Belum Sampaikan Sikap

Hingga berita ini terbit, Pemprov Sultra belum menyampaikan keterangan resmi terkait kelanjutan penertiban aset Pemprov Sultra. Proses penyelesaian aset daerah tersebut masih menunggu kejelasan kebijakan dan administrasi pemerintah provinsi.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Rekomendasi Untuk Anda

  • perdagangan karbon Indonesia terhambat akibat regulasi lemah dan birokrasi

    Regulasi Lemah Hambat Perdagangan Karbon Indonesia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Indonesia memiliki peluang besar dalam perdagangan karbon Indonesia untuk mengendalikan pasar global berkat luasnya hutan tropis yang dimiliki. Namun, pemerintah belum memaksimalkan potensi ekonomi dari sektor ini. Pakar kehutanan dari Universitas Palangka Raya, Aswin Usup, menilai negara-negara industri masih mendominasi sistem perdagangan karbon. Padahal, negara-negara tersebut tidak lagi memiliki hutan seluas Indonesia. Aswin menegaskan bahwa […]

  • inovasi gadget 2023 wearable pintar

    Next-Gen Consoles and Accessories for the Ultimate Experience

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 670
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Gadget pintar masa depan menjadi simbol bagaimana teknologi modern semakin menyatu dengan kehidupan manusia melalui wearable cerdas, smart home berbasis AI, dan inovasi ramah lingkungan. Saat ini, teknologi tidak lagi berdiri sebagai alat bantu semata. Sebaliknya, teknologi aktif membentuk cara manusia bekerja, beristirahat, dan berinteraksi. Selain itu, perkembangan gadget menghadirkan pengalaman yang […]

  • Prabowo dikawal F-16 Yordania saat memasuki wilayah udara Amman

    Prabowo Dikawal F-16 Yordania, Ucapkan Ramadhan Mubarak

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 241
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo dikawal F-16 Yordania saat pesawat kepresidenan memasuki wilayah udara Kerajaan Yordania Hasyimiah, Selasa (24/2) malam. Dari dalam pesawat, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengucapkan “Ramadhan Mubarak” kepada pilot jet tempur Yordania melalui komunikasi udara. Dua pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Yordania mengawal pesawat kepresidenan dari sisi kanan dan kiri. Jet tempur […]

  • Aksi Mahasiswa Sultra di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia

    Aksi Mahasiswa Sultra Desak Kejagung Usut Dugaan Gubernur Sultra Dan Tambang

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Aksi Mahasiswa Sultra berlangsung di depan kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (2/2/2026). Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu mendatangi Kejaksaan Agung untuk menyampaikan tuntutan penegakan hukum atas dugaan konflik kepentingan dan pelanggaran lingkungan dalam aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara. Sejak awal aksi, mahasiswa menyampaikan tuntutan secara terbuka dan tertib. Mereka meminta aparat […]

  • Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

    Taj Mahal: Monumen Cinta Abadi dari India

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 479
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pada tahun 1983, UNESCO menetapkan Taj Mahal sebagai salah satu Situs Warisan Dunia. Penetapan ini menegaskan posisi Taj Mahal sebagai monumen bersejarah yang memiliki nilai budaya luar biasa bagi dunia. Taj Mahal memang dikenal karena kemegahannya. Namun, di balik keindahan arsitekturnya, monumen ini menyimpan kisah cinta dan tragedi yang mendalam. Bukan Masjid, […]

  • Bahlil menjelaskan rumus baru harga mineral kepada investor China di Jakarta

    Bahlil Buka Suara soal Rumus Baru Harga Mineral, Investor China Mulai Pertanyakan Regulasi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Rumus baru harga mineral mulai menjadi perhatian investor asing setelah pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan terbaru di sektor pertambangan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah telah menjelaskan rumus baru harga mineral kepada pelaku usaha dan pihak Kedutaan Besar China. Bahlil mengatakan komunikasi dengan investor sudah berlangsung dalam beberapa waktu […]

expand_less