Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kejagung Jadi Harapan Terakhir! KMSJ Minta Kasus Tri Firdaus Diambil Alih Pusat

Kejagung Jadi Harapan Terakhir! KMSJ Minta Kasus Tri Firdaus Diambil Alih Pusat

  • account_circle Arin fahrul Sanjaya
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 596
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com Puluhan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta (KMSJ) menggelar aksi unjuk rasa di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI). Mereka menuntut penegakan hukum tegas atas dugaan skandal pertambangan nikel oleh PT Tristaco Mineral Makmur (TMM).

Aksi tersebut menjadi tindak lanjut dari pernyataan resmi KMSJ beberapa hari sebelumnya. Dalam pernyataan itu, mereka menegaskan komitmen untuk turun ke jalan guna menagih tanggung jawab aparat penegak hukum dan pemerintah pusat.

KMSJ Tagih Komitmen Penegakan Hukum

Koordinator KMSJ, Eghy Seftiawan, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar bentuk protes. Menurutnya, mahasiswa ingin menyampaikan desakan moral agar negara tidak lagi diam terhadap dugaan kejahatan tambang di Sulawesi Tenggara.

Selain itu, Eghy menilai praktik pertambangan bermasalah telah merugikan rakyat dan mencederai rasa keadilan. Karena itu, ia meminta pemerintah bertindak tegas tanpa pandang bulu.

“Kami sudah menyampaikan sikap di media, dan hari ini kami buktikan dengan turun langsung. Kami mendesak ESDM dan Kejagung agar tidak memberi ruang bagi korporasi bermasalah,” tegas Eghy di depan Gedung Kejagung RI, Kamis (16/10).

Desakan Tolak RKAB PT Tristaco

Dalam aksinya, KMSJ menyoroti dua tuntutan utama. Pertama, mereka mendesak Kementerian ESDM menolak Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Tristaco Mineral Makmur.

Menurut mereka, perusahaan tersebut tidak layak memperoleh persetujuan RKAB karena terseret dugaan skandal hukum. Oleh sebab itu, ESDM dinilai harus mempertimbangkan aspek moral dan hukum sebelum mengambil keputusan.

Minta Kejagung Ambil Alih Kasus

Kedua, KMSJ meminta Kejaksaan Agung RI mengambil alih penanganan dugaan kasus korupsi tambang yang saat ini berada di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.

Eghy menyebut Kejati Sultra belum menunjukkan ketegasan. Bahkan, ia menduga adanya upaya perlindungan terhadap aktor besar di balik kasus tersebut.

“Kami mendesak Jaksa Agung turun langsung. Negara harus membersihkan mafia tambang yang selama ini kebal hukum,” ujarnya.

Mahasiswa Siap Kawal Hingga Tuntas

Sementara itu, Sekbid Hukum dan Advokasi KMSJ, Robby Anggara, menegaskan bahwa aksi ini mencerminkan konsistensi mahasiswa dalam mengawal penegakan hukum di sektor sumber daya alam.

Menurut Robby, sikap ESDM dan Kejagung akan menjadi ujian serius bagi komitmen pemerintah pusat. Ia menilai pembiaran hanya akan memperburuk kepercayaan publik.

“Ini bukan isu lokal. Ini soal integritas hukum nasional. Jika negara diam, maka negara ikut bertanggung jawab,” tegasnya.

Robby menambahkan, KMSJ akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Bahkan, mereka siap menggelar aksi lanjutan jika tidak melihat langkah konkret dari lembaga terkait.

“Kami tidak akan berhenti sampai proses hukum berjalan. Keadilan di sektor tambang adalah hak rakyat Sultra,” pungkasnya.

Aksi di dua lembaga negara tersebut berlangsung tertib dan kondusif. Para mahasiswa membentangkan spanduk berisi tuntutan penolakan RKAB PT Tristaco serta seruan pemberantasan mafia tambang di Sulawesi Tenggara.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi klien sakit tidak hadir pemeriksaan saat proses hukum

    Kuasa Hukum Tegaskan Klien Sakit, Bantah Isu Berada di Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 102
    • 2Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Kuasa hukum Anton Timbang menegaskan bahwa kliennya tidak menghadiri panggilan pertama penyidik Bareskrim Polri karena kondisi kesehatan yang menurun, bukan karena berada di luar negeri sebagaimana isu yang beredar di publik. Pihak kuasa hukum menyatakan bahwa Anton Timbang saat ini sedang sakit dan telah mengirimkan surat resmi permohonan penundaan pemeriksaan kepada penyidik. […]

  • Jepang Kembangkan Kereta Maglev Berkecepatan Tinggi Seri L0

    Jepang Kembangkan Kereta Maglev Berkecepatan Tinggi Seri L0

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Jepang menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan sistem transportasi berkecepatan sangat tinggi melalui proyek kereta maglev generasi terbaru. Sebagai langkah awal, tim pengembang menyiapkan Kereta Maglev Seri L0 Jepang melalui serangkaian uji coba berkelanjutan. Dengan demikian, kereta ini diharapkan mampu melayani mobilitas antarkota dengan waktu tempuh jauh lebih singkat dibanding kereta cepat konvensional. Selain […]

  • Iran serang Israel dengan peluncuran rudal balistik pada malam hari

    Iran Serang Israel, Rudal dan Drone Picu Sirene

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 168
    • 0Komentar

    TEHERAN, (duasatunews.com) — Iran serang Israel dengan meluncurkan rudal dan drone pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Serangan Iran ke Israel ini memicu sirene peringatan di berbagai wilayah, terutama di Israel bagian utara, setelah militer Israel mendeteksi sejumlah rudal bergerak dari wilayah Iran menuju negaranya. Sebagai respons awal atas Iran serang Israel, militer Israel meminta warga segera […]

  • guru honorer Bekasi gagal PPPK menangis di DPR

    Guru Honorer PPPK Gagal Ikut Seleksi, Menangis di DPR

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Nasib guru honorer PPPK kembali menjadi sorotan publik setelah seorang tenaga pendidik asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyampaikan keluhannya secara langsung di hadapan anggota DPR RI. Momen tersebut terjadi dalam audiensi Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senin (2/2/2026). Guru honorer SDN Wanasari 01 Cibitung, Indah Permata Sari, mengaku telah […]

  • rekor penonton Persipura Jayapura 20.270 orang di Stadion Lukas Enembe

    Peca Rekor Penonton Persipura Jayapura di Liga 2 2025–2026

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 210
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Rekor penonton Persipura Jayapura kembali tercipta di Liga 2 Championship musim 2025–2026. Pada laga tersebut, Persipura menjamu Barito Putera di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu. Sebanyak 20.270 penonton memadati stadion dan menyaksikan pertandingan secara langsung. Selain mencetak rekor, Persipura juga menunjukkan kekuatan dukungan publik Papua. Karena itu, Manajer Persipura Jayapura, […]

  • Pertemuan kemitraan Indonesia Korea Selatan antara Prabowo dan Lee di Seoul

    Kemitraan Indonesia Korea Selatan Diperluas Prabowo dan Lee

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Kemitraan Indonesia Korea Selatan kembali menjadi fokus dalam pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Cheong Wa Dae, Seoul, Rabu. Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat hubungan bilateral di tengah situasi global yang dinamis. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat meningkatkan kerja sama strategis ke […]

expand_less