Breaking News
light_mode
Beranda » Kriminal » Motif Uang Rp200 Juta di Balik Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Terungkap di Persidangan

Motif Uang Rp200 Juta di Balik Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Terungkap di Persidangan

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 377
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com)-Kasus dengan motif penculikan bank terungkap dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Para terdakwa mengakui uang menjadi pemicu utama aksi yang berujung pada dugaan pembunuhan kepala cabang bank berinisial MIP (37).

Fakta persidangan terungkap

Terdakwa 1 Serka MN menyatakan menerima Rp150 juta dari Yohannes Joko Pamuntas. Ia menyebut dana itu sebagai bagian awal dari kesepakatan. Para pelaku dijanjikan total Rp200 juta setelah menyelesaikan aksi.

Ia mengaku hanya mengambil Rp50 juta. Sisanya ia bagikan kepada pihak lain, termasuk Kopda FH. Ia menegaskan tidak mengenal korban sebelumnya dan tidak memiliki konflik pribadi.

Dorongan ekonomi para terdakwa

Kopda FH mengaku mengikuti arahan senior. Ia juga menghadapi tekanan ekonomi dan utang. Hakim menegaskan bahwa alasan tersebut tidak dapat membenarkan tindakan pidana.

Terdakwa lain, Serka FY, menyebut keinginan mencari tambahan penghasilan sebagai alasan utama. Pernyataan ini memperkuat bahwa kasus ini tidak dipicu hubungan pribadi dengan korban.

Penilaian majelis hakim

Majelis hakim menilai para terdakwa memiliki penghasilan tetap. Mereka juga tinggal di fasilitas asrama. Namun, dorongan memperoleh uang tambahan tetap memicu tindakan tersebut.

Fakta persidangan menunjukkan para pelaku menjalankan aksi karena imbalan finansial. Motif penculikan bank menjadi faktor dominan dalam kasus ini.

Untuk melengkapi konteks, persidangan juga menyoroti alur perencanaan aksi hingga pembagian uang antar pelaku. Oditur militer menggali peran masing-masing terdakwa secara rinci. Hakim meminta setiap terdakwa menjelaskan keterlibatan mereka secara terbuka agar fakta hukum terungkap jelas.

Kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan internal serta penegakan disiplin. Selain itu, perkara ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi dapat memicu tindakan kriminal serius jika tidak dikendalikan.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Formulasi KONSEL Bebas Korupsi

    Formulasi KONSEL Bebas Korupsi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Eni Samayati
    • visibility 736
    • 0Komentar

    Andoolo – DuaSatuNews.com | Upaya mewujudkan Konawe Selatan (KONSEL) bebas korupsi menjadi agenda penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah. Selain itu, langkah ini juga memperkuat kepercayaan publik serta mendorong pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Korupsi tidak hanya menggerus keuangan negara, tetapi juga merusak moral birokrasi dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, pemerintah […]

  • Pertamina Pastikan 97% SPBU di Aceh Mulai Beroprasi

    Pertamina Pastikan 97% SPBU di Aceh Mulai Beroprasi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 809
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Distribusi BBM Aceh pascabencana masih menghadapi hambatan di sejumlah wilayah. Warga di beberapa daerah belum merasakan layanan energi secara merata karena akses menuju SPBU belum pulih sepenuhnya. Situasi ini menjadi penting karena BBM menopang hampir seluruh aktivitas masyarakat. Transportasi, distribusi logistik, hingga layanan darurat sangat bergantung pada kelancaran pasokan energi. Karena itu, […]

  • Bahlil Dilantik Presiden sebagai Ketua Harian DEN

    Bahlil Dilantik Presiden sebagai Ketua Harian DEN

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 532
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Bahlil Ketua Harian DEN resmi menjabat setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik jajaran Dewan Energi Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu. Dalam kesempatan itu, Presiden mengangkat Bahlil Lahadalia bersama tujuh menteri sebagai anggota Dewan Energi Nasional dari unsur pemerintah. Selanjutnya, Presiden menetapkan pelantikan tersebut melalui Keputusan Presiden Nomor 134/P Tahun 2025 […]

  • : ketahanan logistik nasional melalui aktivitas bongkar muat di terminal petikemas Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyatakan perusahaan terus memperkuat ketangguhan logistik nasional melalui kolaborasi aktif. TPS melibatkan pelanggan dan pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas layanan. Strategi Ketangguhan Logistik Nasional TPS menggelar forum diskusi rutin dengan pelanggan. Tim mengumpulkan masukan secara langsung. Perusahaan lalu mengolah masukan itu menjadi langkah perbaikan layanan. Pendekatan ini mempercepat respons terhadap kebutuhan pasar. TPS juga meningkatkan transparansi proses operasional. Perusahaan memperkuat sistem layanan agar lebih efisien. Langkah ini membantu menjaga arus logistik nasional tetap lancar. Pendekatan Berbasis Pelanggan TPS menerapkan strategi customer-centric. Perusahaan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan. Tim operasional terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Ketangguhan logistik nasional tidak hanya bergantung pada sistem. TPS menggabungkan sumber daya manusia, teknologi, dan proses kerja. Integrasi ini menciptakan layanan yang andal dan konsisten. Dampak bagi Ekonomi Nasional TPS berperan penting dalam mendukung distribusi barang. Perusahaan menjaga kelancaran arus logistik nasional di tengah perubahan perdagangan global. Kinerja operasional tetap stabil meski terjadi fluktuasi permintaan. Ketangguhan logistik nasional yang dijalankan TPS juga mendorong efisiensi rantai pasok. Hal ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan. Tautan Internal Baca juga: Strategi peningkatan layanan pelabuhan nasional Baca juga: Peran terminal petikemas dalam rantai logistik Tautan Eksternal Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Pelindo

    TPS Perkuat Ketangguhan Logistik Nasional, Usung “Resilience” di Usia ke-27

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — PT Terminal Petikemas Surabaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem logistik dan kepelabuhanan Indonesia. Perusahaan mengusung tema “Resilience” pada peringatan usia ke-27 sebagai arah strategi jangka panjang. Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyatakan manajemen terus memperkuat kolaborasi dengan pelanggan dan pemangku kepentingan. Langkah ini menjaga stabilitas layanan sekaligus meningkatkan daya saing industri pelabuhan. Strategi […]

  • Tantangan Komunikasi Publik di Tengah Tren Positif Kendaraan Listrik

    Tantangan Komunikasi Publik di Tengah Tren Positif Kendaraan Listrik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 623
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan penjualan. Namun, seiring meningkatnya minat masyarakat, muncul persoalan yang berdampak langsung pada publik. Komunikasi industri dan kebijakan belum sepenuhnya menggambarkan realitas penggunaan kendaraan listrik di lapangan. Kendaraan Listrik Masuk Fase Konsumen Arus Utama Saat ini, kendaraan listrik tidak lagi menyasar segmen terbatas. Pemerintah mendorong adopsi […]

  • bansos belum cair 2026 bagi penerima manfaat baru

    Bansos Belum Cair 2026, Kemensos Catat 3 Juta Penerima Baru

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 414
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Bansos belum cair 2026 bagi sekitar tiga juta penerima manfaat baru karena masih dalam proses administrasi. Kementerian Sosial menyatakan sebagian besar penerima tersebut merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pemerintah memperbarui data penerima manfaat setiap triwulan. Melalui pembaruan tersebut, pemerintah menemukan keluarga […]

expand_less