Breaking News
light_mode
Beranda » Kriminal » Polisi Bongkar Toko Obat Ilegal di Tanjung Priok, Ratusan Pil Berbahaya Disita

Polisi Bongkar Toko Obat Ilegal di Tanjung Priok, Ratusan Pil Berbahaya Disita

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 197
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com) — Gerebek toko obat ilegal di kawasan Tanjung Priok mengungkap praktik penjualan obat keras tanpa izin edar. Tim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap pria berinisial AW (28) dan menyita ratusan butir obat daftar G.

Kasat Reserse Narkoba AKP Trendy Habibie menjelaskan bahwa tim menerima laporan warga terkait peredaran obat berbahaya di wilayah pelabuhan. Selanjutnya, tim menindaklanjuti laporan itu dan menyelidiki Rawa Badak, Tugu Utara, serta Kebon Bawang. Setelah itu, tim mengarahkan penyelidikan ke sebuah toko kosmetik di Jalan Bakti Raya.

Gerebek Toko Obat Ilegal di Kebon Bawang

Kemudian, petugas menggerebek lokasi setelah memastikan adanya aktivitas ilegal. Di lokasi tersebut, polisi menemukan berbagai jenis obat keras yang dijual bebas tanpa izin resmi. Selain itu, petugas menyita 272 butir excimer, 209 butir tramadol, 121 butir trihexyphenidyl, dan 121 butir alprazolam. Tidak hanya itu, petugas juga menyita uang tunai Rp1,5 juta yang diduga berasal dari hasil penjualan.

Di sisi lain, aparat menilai pemilik toko menyamarkan aktivitas dengan kedok usaha kosmetik untuk menghindari pengawasan. Oleh sebab itu, modus ini sering muncul dalam kasus serupa dan menghambat deteksi awal oleh aparat.

Peran Pelaku dalam Gerebek Toko Obat Ilegal

Selanjutnya, polisi menetapkan AW sebagai penjual yang mendistribusikan obat kepada masyarakat tanpa resep dokter. Saat ini, penyidik menelusuri asal barang sekaligus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan pemasok.

Di samping itu, kasus ini menunjukkan bahwa peredaran obat ilegal masih menjadi ancaman serius di wilayah perkotaan. Tanpa pengawasan medis, penggunaan obat daftar G berisiko memicu ketergantungan dan gangguan kesehatan.

Upaya Polisi Usai Gerebek Toko Obat Ilegal

Sementara itu, polisi meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah praktik serupa. Selain itu, aparat juga mengajak masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat ilegal.

Dengan demikian, aparat berharap langkah ini dapat menekan distribusi obat berbahaya sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap risiko penggunaan obat tanpa pengawasan tenaga medis.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jepang vs Tunisia 2026 saat pemain Jepang merayakan kemenangan 4-0 di Piala Dunia 2026

    Jepang vs Tunisia 2026: Jepang Menang 4-0 atas Tunisia

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Jepang vs Tunisia 2026 berakhir dengan kemenangan telak Jepang 4-0 atas Tunisia pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Minggu WIB. Hasil tersebut memastikan Tunisia tersingkir meski fase grup masih menyisakan satu pertandingan. Daichi Kamada membuka keunggulan Jepang pada menit keempat. Ayase Ueda mencetak dua gol […]

  • cara membangun portofolio investasi dengan rebalancing berkala

    Cara Membangun Portofolio Investasi agar Cuan dan Minim Risiko

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 328
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Cara membangun portofolio investasi menjadi hal penting yang perlu dipahami setiap investor, terutama pemula. Seperti industri lainnya, dunia investasi memiliki bahasa dan mekanisme tersendiri. Investor menggunakan istilah portofolio investasi untuk menyebut seluruh aset investasi yang mereka miliki. Banyak investor pemula menganggap membangun portofolio investasi sebagai hal yang rumit. Padahal, proses ini dapat […]

  • Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 543
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Konsolidasi di industri tambang global kembali menguat dan berpotensi mengubah peta penguasaan komoditas strategis dunia. Pembicaraan awal antara Rio Tinto dan Glencore membuka kemungkinan lahirnya raksasa tambang baru, di saat pasar tembaga menghadapi tekanan pasokan dan lonjakan permintaan global. Isu ini muncul ketika banyak negara mempercepat transisi energi dan membutuhkan tembaga dalam jumlah […]

  • Logo resmi Piala Dunia FIFA 2026

    Piala Dunia FIFA 2026 Buka Era Baru Sepak Bola Dunia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Dunia sepak bola memasuki era baru seiring mendekatnya Piala Dunia FIFA 2026. Untuk pertama kalinya, turnamen ini menghadirkan 48 tim nasional dan tiga negara tuan rumah. Dengan skala tersebut, edisi 2026 tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Piala Dunia. FIFA menjadwalkan turnamen berlangsung pada 12 Juni hingga 19 Juli 2026. Amerika Serikat, […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse
    War

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 806
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Do’a Atef, seorang anak perempuan berusia 12 tahun, kini menghabiskan hari-harinya dengan mengetuk pintu rumah warga untuk meminta makanan. Kadang, ia juga mengumpulkan kayu bakar dari bukit berdebu di dekat kamp pengungsi luar Rafah, Gaza selatan. Kayu itu ia gunakan untuk memasak beberapa tomat dan paprika yang diberikan orang asing. Sebelumnya, Do’a […]

  • Evaluasi Distanak Sultra diminta SMC terkait penyaluran bantuan alsintan

    SMC Sultra Nilai Klarifikasi Mantan Kadis Pertanian Berpotensi Menyesatkan Persepsi Publik, Minta Gubernur Evaluasi Pejabat Distanak Sultra

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    ‎‎Kendari, (duasatunews.com) — Ketua Sultra Monitoring Corruption (SMC) Sulawesi Tenggara, Aksan Setiawan, menilai klarifikasi yang disampaikan mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sulawesi Tenggara, LM Rusdin Jaya, terkait mekanisme pengadaan dan penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) berpotensi menimbulkan persepsi yang kurang tepat di tengah masyarakat. ‎ ‎Menurut Aksan, meskipun pengadaan alsintan bersumber dari […]

expand_less