Breaking News
light_mode
Beranda » Edukasi » Jejak Sejarah Mata Uang Islam: Dari Koin Asing hingga Simbol Kedaulatan Peradaban

Jejak Sejarah Mata Uang Islam: Dari Koin Asing hingga Simbol Kedaulatan Peradaban

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com – Dinar dan dirham membentuk fondasi ekonomi Islam jauh sebelum dunia mengenal uang kertas. Sejak awal, emas dan perak mendorong perdagangan lintas benua yang menghubungkan Timur Tengah, Asia, dan Eropa.

Pada masa awal Islam, umat Muslim belum memiliki mata uang resmi. Karena itu, masyarakat melakukan transaksi ekonomi melalui barter dan pertukaran komoditas. Para pedagang menukar hewan ternak, terutama kambing, sebagai alat tukar. Selain itu, mereka memakai koin asing yang telah memiliki nilai dan kepercayaan tinggi di kawasan tersebut.

Penggunaan Koin Bizantium dan Persia

Ketika Islam berkembang pada abad ke-7, umat Muslim memakai dinar emas dari Kekaisaran Bizantium dan dirham perak dari Kekaisaran Sasaniyah. Penggunaan koin ini berlangsung hingga masa hidup Nabi Muhammad, karena masyarakat Timur Tengah telah mengenal kedua mata uang tersebut sebagai alat transaksi utama.

Solidus Bizantium memiliki berat sekitar 4,55 gram emas murni. Koin ini menampilkan gambar kaisar dan simbol Kristen. Sebaliknya, dirham Sasaniyah berbobot sekitar 4,2 gram perak. Koin Persia ini menampilkan raja dengan mahkota khas serta altar api yang mencerminkan ajaran Zoroastrianisme.

Langkah Awal Membangun Identitas Moneter Islam

Setelah Nabi Muhammad SAW wafat pada 632 Masehi, Kekhalifahan Islam berkembang dengan cepat. Namun, para pemimpin Muslim menilai penggunaan koin asing tidak lagi sesuai dengan identitas Islam. Simbol agama lain masih tampak jelas pada mata uang tersebut.

Sebagai langkah awal, pada masa Khalifah Utsman bin Affan, pemerintah Islam mencetak koin sendiri. Penguasa mempertahankan bentuk koin Persia dan menambahkan tulisan Arab seperti “Bismillah”. Kebijakan ini mendorong lahirnya identitas moneter Islam secara bertahap.

Reformasi Moneter Era Umayyah

Perubahan terbesar muncul pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan (685–705 M). Ia memimpin reformasi moneter dan menetapkan arah baru sistem keuangan Islam.

Pada tahun 696 M, Abdul Malik menghapus gambar manusia dan simbol agama lain dari koin. Ia mengganti unsur visual tersebut dengan kaligrafi Arab dan ayat Al-Qur’an. Selanjutnya, pemerintah Umayyah menetapkan standar berat resmi, yakni sekitar 4,25 gram emas untuk satu dinar dan 2,97 gram perak untuk satu dirham. Kebijakan ini memperkuat stabilitas ekonomi dan menegaskan kedaulatan politik Islam.

Puncak Kejayaan Dinar dan Dirham di Era Abbasiyah

Pada era Kekhalifahan Abbasiyah, dinar dan dirham menyebar luas hingga Afrika Timur, Asia Tengah, India, dan Eropa Selatan. Sistem bimetal emas–perak menjaga kestabilan nilai dan meningkatkan kepercayaan perdagangan internasional. Bahkan, para pedagang Viking serta sejumlah kerajaan Eropa memakai mata uang Islam dalam aktivitas ekonomi mereka.

Memasuki akhir abad pertengahan, pengaruh emas dan perak mulai melemah. Fragmentasi politik mengurangi kekuatan negara. Pada saat yang sama, cadangan logam mulia menurun. Akibatnya, dunia beralih ke sistem uang fiat yang tidak lagi bergantung pada emas dan perak.

Perubahan ini mencapai puncaknya pada 1971. Dunia mengakhiri standar emas internasional setelah runtuhnya perjanjian Bretton Woods.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Retret kabinet Hambalang dipimpin Presiden Prabowo Subianto

    Prabowo Gelar Retret Kedua Kabinet Merah Putih di Hambalang

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Retret kabinet Hambalang digelar Presiden Prabowo Subianto sebagai agenda konsolidasi internal pemerintahan di awal 2026, dengan melibatkan seluruh menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. JAKARTA, Duasatunews.com –Retret kabinet Hambalang digelar Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (6/1/2026) sebagai agenda konsolidasi internal pemerintahan yang melibatkan seluruh menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Wakil Menteri Dalam […]

  • aksi mahasiswa soroti korupsi Gerbang Wanggudu

    Mahasiswa Bongkar Dugaan Mega Korupsi Pembangunan Gerbang Kota Wanggudu

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sejumlah mahasiswa dan pemuda kembali menyuarakan keresahan publik terkait dugaan korupsi pembangunan Gerbang Kota Wanggudu, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Mereka menggelar aksi sebagai bentuk protes karena proyek tersebut dinilai penuh kejanggalan dan berpotensi merugikan keuangan negara. Selain itu, massa menilai proyek tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, […]

  • menpora erick thohir dorong fasilitas olahraga sekolah

    Menpora Dorong Fasilitas Olahraga di Sekolah Rakyat dan Garuda

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Fasilitas olahraga sekolah menjadi salah satu isu penting dalam pengembangan pendidikan nasional. Pemerintah mendorong agar sekolah tidak hanya berfungsi sebagai ruang belajar akademik, tetapi juga sebagai pusat pembinaan kesehatan dan karakter generasi muda. Jakarta, duasatunews.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mendorong penyediaan fasilitas olahraga di Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. Ia menilai sarana […]

  • Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan dapur fiktif MBG mencuat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi. Namun, temuan di lapangan menunjukkan banyak persoalan serius. Komite Generasi Muda Timur Indonesia (KOGAMTI) menemukan dugaan 12.000 dapur fiktif yang tersebar di berbagai daerah. […]

  • Penggeledahan IUP nikel Konawe Utara di Kemenhut dilakukan Jampidsus Kejagung untuk menelusuri dugaan korupsi perizinan kawasan hutan.

    Jampidsus Kejagung Geledah Kantor Kementerian Kehutana

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 227
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penyidikan dugaan korupsi izin usaha pertambangan (IUP) nikel di Konawe Utara mulai menyentuh kementerian teknis. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran publik atas lemahnya pengawasan negara terhadap pengelolaan kawasan hutan dan tambang. Kasus ini mencuat saat aktivitas pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara terus meluas. Konawe Utara menjadi salah satu wilayah dengan tekanan lingkungan tinggi. Di […]

  • BYD geser Tesla EV lewat penjualan kendaraan listrik global

    BYD Salip Tesla, Jadi Raja Mobil Listrik Dunia

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – BYD geser Tesla EV pada 2025 setelah produsen otomotif asal China tersebut mencatat penjualan kendaraan listrik tertinggi secara global. Pergeseran ini mengubah peta persaingan industri otomotif dunia yang sebelumnya dikuasai produsen Amerika Serikat. Keberhasilan BYD mencerminkan pergeseran kekuatan industri EV global menuju Asia, seiring meningkatnya kapasitas produksi dan efisiensi biaya. Dominasi Produsen […]

expand_less