Breaking News
light_mode
Beranda » Edukasi » Jejak Sejarah Mata Uang Islam: Dari Koin Asing hingga Simbol Kedaulatan Peradaban

Jejak Sejarah Mata Uang Islam: Dari Koin Asing hingga Simbol Kedaulatan Peradaban

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 352
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com – Dinar dan dirham membentuk fondasi ekonomi Islam jauh sebelum dunia mengenal uang kertas. Sejak awal, emas dan perak mendorong perdagangan lintas benua yang menghubungkan Timur Tengah, Asia, dan Eropa.

Pada masa awal Islam, umat Muslim belum memiliki mata uang resmi. Karena itu, masyarakat melakukan transaksi ekonomi melalui barter dan pertukaran komoditas. Para pedagang menukar hewan ternak, terutama kambing, sebagai alat tukar. Selain itu, mereka memakai koin asing yang telah memiliki nilai dan kepercayaan tinggi di kawasan tersebut.

Penggunaan Koin Bizantium dan Persia

Ketika Islam berkembang pada abad ke-7, umat Muslim memakai dinar emas dari Kekaisaran Bizantium dan dirham perak dari Kekaisaran Sasaniyah. Penggunaan koin ini berlangsung hingga masa hidup Nabi Muhammad, karena masyarakat Timur Tengah telah mengenal kedua mata uang tersebut sebagai alat transaksi utama.

Solidus Bizantium memiliki berat sekitar 4,55 gram emas murni. Koin ini menampilkan gambar kaisar dan simbol Kristen. Sebaliknya, dirham Sasaniyah berbobot sekitar 4,2 gram perak. Koin Persia ini menampilkan raja dengan mahkota khas serta altar api yang mencerminkan ajaran Zoroastrianisme.

Langkah Awal Membangun Identitas Moneter Islam

Setelah Nabi Muhammad SAW wafat pada 632 Masehi, Kekhalifahan Islam berkembang dengan cepat. Namun, para pemimpin Muslim menilai penggunaan koin asing tidak lagi sesuai dengan identitas Islam. Simbol agama lain masih tampak jelas pada mata uang tersebut.

Sebagai langkah awal, pada masa Khalifah Utsman bin Affan, pemerintah Islam mencetak koin sendiri. Penguasa mempertahankan bentuk koin Persia dan menambahkan tulisan Arab seperti “Bismillah”. Kebijakan ini mendorong lahirnya identitas moneter Islam secara bertahap.

Reformasi Moneter Era Umayyah

Perubahan terbesar muncul pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan (685–705 M). Ia memimpin reformasi moneter dan menetapkan arah baru sistem keuangan Islam.

Pada tahun 696 M, Abdul Malik menghapus gambar manusia dan simbol agama lain dari koin. Ia mengganti unsur visual tersebut dengan kaligrafi Arab dan ayat Al-Qur’an. Selanjutnya, pemerintah Umayyah menetapkan standar berat resmi, yakni sekitar 4,25 gram emas untuk satu dinar dan 2,97 gram perak untuk satu dirham. Kebijakan ini memperkuat stabilitas ekonomi dan menegaskan kedaulatan politik Islam.

Puncak Kejayaan Dinar dan Dirham di Era Abbasiyah

Pada era Kekhalifahan Abbasiyah, dinar dan dirham menyebar luas hingga Afrika Timur, Asia Tengah, India, dan Eropa Selatan. Sistem bimetal emas–perak menjaga kestabilan nilai dan meningkatkan kepercayaan perdagangan internasional. Bahkan, para pedagang Viking serta sejumlah kerajaan Eropa memakai mata uang Islam dalam aktivitas ekonomi mereka.

Memasuki akhir abad pertengahan, pengaruh emas dan perak mulai melemah. Fragmentasi politik mengurangi kekuatan negara. Pada saat yang sama, cadangan logam mulia menurun. Akibatnya, dunia beralih ke sistem uang fiat yang tidak lagi bergantung pada emas dan perak.

Perubahan ini mencapai puncaknya pada 1971. Dunia mengakhiri standar emas internasional setelah runtuhnya perjanjian Bretton Woods.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serangan Israel di Gaza menewaskan warga Palestina di wilayah permukiman

    Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 32 Warga Palestina dalam Rentang Siang dan Malam

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Serangan Israel di Gaza kembali menimbulkan korban jiwa dari kalangan warga sipil. Sedikitnya 32 warga Palestina meninggal dunia akibat rangkaian serangan udara yang terjadi sejak Jumat malam hingga Sabtu siang. Serangan yang berlangsung siang dan malam ini memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah padat penduduk yang telah lama berada dalam situasi konflik berkepanjangan. […]

  • pembangunan huntara pascabencana Sumatera oleh pemerintah

    Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Terus Dipercepat

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 499
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah menjadikan pembangunan huntara pascabencana Sumatera sebagai prioritas untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana alam. Hingga akhir Januari 2026, pemerintah merampungkan 4.263 unit hunian sementara (huntara) atau sekitar 24 persen dari total rencana 17.499 unit di tiga provinsi terdampak. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa Aceh membutuhkan huntara dalam jumlah paling […]

  • ayah berjuang menghidupi keluarga di tengah keterbatasan ekonomi

    Perjuangan Seorang Ayah: Bertahan Hidup di Tengah Ketimpangan Sosial-Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 416
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com | Banyak orang menyederhanakan perjuangan seorang ayah dalam menghidupi anak-anaknya dengan keterbatasan ekonomi sebagai kisah ketabahan personal. Masyarakat memotret ayah sebagai figur pekerja keras yang pantang menyerah dan rela mengorbankan tenaga serta waktu demi keluarga. Namun narasi ini, meski terdengar mulia, sering menutup persoalan yang jauh lebih besar: ketimpangan sosial dan ekonomi melanggengkan […]

  • Geger, Pilot Air India Diduga Mabuk Saat Hendak Terbangkan Pesawat di Kanada

    Geger, Pilot Air India Diduga Mabuk Saat Hendak Terbangkan Pesawat di Kanada

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pilot Air India mabuk menjadi sorotan setelah otoritas Kanada menurunkan seorang pilot dari pesawat di Bandara Internasional Vancouver sebelum lepas landas. Demi menjaga keselamatan penerbangan, petugas mengambil langkah tegas setelah menemukan indikasi konsumsi alkohol yang melanggar prosedur operasional. Tak lama setelah kejadian itu, regulator transportasi Kanada langsung merespons. Penilaian awal menyebut peristiwa […]

  • warga Jakarta lapor RT sebelum mudik

    Lapor RT Sebelum Mudik, Pramono Imbau Warga Jakarta

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 330
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Gubernur Jakarta Pramono Anung mengimbau warga untuk lapor RT sebelum mudik Lebaran 2026. Ia meminta warga memberi tahu pengurus RT atau RW jika mereka meninggalkan rumah dalam waktu lama. Pramono menilai laporan tersebut membantu pengurus lingkungan memantau rumah yang kosong selama masa mudik. “Kami meminta para pemudik sebelum pulang mereka lapor pada […]

  • Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

    Serangan AS Guncang Venezuela: Fasilitas Minyak PDVSA Selamat, Pelabuhan Hancur, Trump Klaim Maduro Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Serangan militer AS ke Venezuela kembali memicu eskalasi ketegangan geopolitik di Amerika Latin. Pada Sabtu (3/1/2026), militer Amerika Serikat menyerang sejumlah titik strategis di Caracas dan wilayah sekitarnya. Serangan ini memicu kepanikan warga serta meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas kawasan dan pasokan energi dunia. Meski serangan berlangsung intens, fasilitas minyak milik perusahaan […]

expand_less