Target PNBP Minerba 2026 Rp134 Triliun
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
- visibility 122
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto udara sejumlah alat berat dioperasikan untuk mengumpulkan batu bara di salah satu tempat penampungan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) – Target PNBP Minerba 2026 yang ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencapai Rp134 triliun. Angka ini lebih tinggi dibanding target tahun 2025 sebesar Rp124,7 triliun. Dengan kenaikan tersebut, pemerintah menunjukkan optimisme terhadap prospek sektor pertambangan tahun depan.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyusun target ini dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas global. Ia melihat tren kenaikan harga timah, nikel, dan emas sebagai sinyal positif. Selain itu, kementerian juga memperhitungkan stabilitas permintaan dari pasar ekspor utama.
Strategi Pemerintah Capai Target PNBP Minerba 2026
Pemerintah tidak hanya mengandalkan kenaikan harga. Sebaliknya, Kementerian ESDM memperkuat pengawasan produksi dan meningkatkan kepatuhan perusahaan tambang. Di samping itu, kementerian membenahi sistem pelaporan serta mempercepat integrasi data produksi.
Meskipun pemerintah berencana menurunkan produksi batubara melalui RKAB 2026 menjadi sekitar 600 juta ton, kementerian tetap menjaga penerimaan negara. Pada 2025, industri menghasilkan sekitar 790 juta ton. Namun demikian, pemerintah memilih mengendalikan volume untuk menjaga keseimbangan pasar dan keberlanjutan cadangan.
Lebih lanjut, kementerian menyiapkan skenario antisipatif. Jika harga komoditas melemah, pemerintah akan memperketat pengawasan royalti dan memastikan perusahaan memenuhi kewajiban pembayaran tepat waktu.
Realisasi 2025 Jadi Modal Optimisme
Data Kementerian ESDM menunjukkan realisasi PNBP sektor minerba 2025 mencapai Rp138,37 triliun. Angka tersebut melampaui target APBN Rp127,44 triliun. Karena itu, capaian ini menjadi dasar optimisme dalam menetapkan Target PNBP Minerba 2026.
Sementara itu, total PNBP sektor ESDM tahun 2025 tercatat Rp243,41 triliun, sedikit di bawah target Rp255,5 triliun. Oleh sebab itu, pemerintah memperkuat koordinasi lintas unit dan meningkatkan transparansi pengawasan.
Dengan demikian, melalui Target PNBP Minerba 2026, pemerintah berupaya menyeimbangkan optimalisasi penerimaan dengan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Ke depan, kementerian akan terus memantau pasar global agar kebijakan tetap responsif terhadap perubahan kondisi ekonomi.
