Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Indonesia Peringkat Teratas Tingkat Kesejahteraan Global, Amerika Serikat Tertinggal

Indonesia Peringkat Teratas Tingkat Kesejahteraan Global, Amerika Serikat Tertinggal

  • account_circle Darman
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 386
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Indonesia peringkat kesejahteraan dunia dalam studi global terbaru yang mengukur kualitas hidup masyarakat lintas negara. Temuan ini menempatkan Indonesia di atas Amerika Serikat dan sejumlah negara maju. Karena itu, hasil riset ini langsung memicu diskusi publik tentang cara baru menilai kesejahteraan, bukan sekadar lewat indikator ekonomi.

Indonesia Peringkat Kesejahteraan Dunia Versi Studi Global

Studi bertajuk Global Flourishing Study melibatkan lebih dari 203 ribu responden dari 22 negara. Dalam penelitian ini, tim peneliti mengukur kesejahteraan melalui berbagai indikator utama. Indikator tersebut meliputi kesehatan, kebahagiaan, makna hidup, hubungan sosial, keamanan finansial, dan spiritualitas.

Peneliti dari Universitas Harvard memimpin riset ini dan mempublikasikan temuannya di jurnal ilmiah Nature Mental Health. Selain itu, publik dapat mengakses penjelasan metodologi melalui laman resmi Nature (https://www.nature.com) dan situs Universitas Harvard (https://www.harvard.edu).

Indonesia Unggul, Amerika Serikat Tertinggal

Berdasarkan hasil pemeringkatan, Indonesia mencatat skor tertinggi sebesar 8,3. Setelah itu, Israel, Filipina, Meksiko, dan Polandia menyusul di posisi berikutnya. Sebaliknya, Amerika Serikat hanya berada di peringkat ke-12. Sementara itu, Inggris menempati urutan ke-20 dari total 22 negara yang masuk penelitian.

Peneliti menilai masyarakat Indonesia unggul dalam hubungan sosial dan perilaku pro-sosial. Oleh sebab itu, interaksi antarmasyarakat tetap kuat dan membentuk ikatan komunitas yang solid.

Tim riset juga menegaskan bahwa kesejahteraan tidak bergantung pada uang semata. “Perkembangan manusia bersifat multidimensi, dan setiap negara menempuh jalur yang berbeda,” tulis peneliti dalam laporan yang dikutip oleh Daily Mail.

Negara Maju Kuat Finansial, Namun Lemah Relasi Sosial

Di sisi lain, studi ini menyoroti paradoks negara maju. Banyak negara kaya memang unggul dalam keamanan finansial. Namun, pada saat yang sama, negara-negara tersebut tertinggal dalam aspek makna hidup dan kedekatan sosial.

Jepang menempati posisi terbawah dengan skor 5,89. Responden di negara tersebut jarang melaporkan kepemilikan teman dekat. Selain Jepang, Turki, Inggris, India, dan Spanyol juga masuk kelompok dengan skor relatif rendah.

Makna Peringkat Kesejahteraan Dunia bagi Indonesia

Meskipun meraih posisi teratas, Indonesia tetap menghadapi tantangan besar. Hingga kini, ketimpangan ekonomi, kualitas pekerjaan, dan akses layanan publik masih memengaruhi keseharian masyarakat.

Sejalan dengan temuan tersebut, Pikiran Jakarta sebelumnya juga mengulas isu kesehatan mental masyarakat perkotaan
(https://pikiranjakarta.com/kesehatan-mental-masyarakat-perkotaan).
Selain itu, redaksi Pikiran Jakarta menyoroti peran ruang publik dalam memperkuat kehidupan sosial warga kota
(https://pikiranjakarta.com/ruang-publik-kehidupan-sosial).

Catatan bagi Arah Kebijakan Publik

Dengan temuan ini, pemerintah memiliki rujukan penting untuk arah kebijakan. Pemerintah perlu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan penguatan kesehatan mental, relasi sosial, dan ruang publik yang inklusif.

Jika pemerintah menjalankan kebijakan secara konsisten, Indonesia berpeluang menjaga kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang. Namun, jika kebijakan hanya berfokus pada angka ekonomi, peringkat global berisiko tidak memberi dampak nyata bagi warga.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Susno Duadji Perang Bintang saat memberikan pernyataan mengenai kasus Febrie Adriansyah.

    Susno Duadji Bantah Isu Perang Bintang Polri dan Kejagung

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Susno Duadji menegaskan tidak ada “perang bintang” dalam penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Mantan Kabareskrim Polri itu menilai Polri dan Kejaksaan Agung memiliki tujuan yang sama. Menurutnya, kedua institusi berkomitmen memberantas korupsi. Susno menyampaikan pernyataan […]

  • Tambang ilegal dibekingi aparat merusak lingkungan

    Ada Mafia Instansi Negara yang Diduga Membackup Pebisnis Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Praktik perlindungan atau backing terhadap bisnis tambang ilegal oleh oknum aparat berseragam merupakan pelanggaran hukum serius. Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib bertindak tegas. Hukum Indonesia tidak mengenal perlindungan bagi kegiatan ilegal. Instansi Negara Dinilai Membekingi Tambang Ilegal Wakil Menteri Kajian Strategi dan Pergerakan BEM Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Brian Putra, menyoroti […]

  • Nezar Patria dorong AI berorientasi publik Indonesia di forum global

    Indonesia Dorong AI Jadi Barang Publik Global di AI Impact Summit 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 372
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Indonesia mendorong pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang berorientasi pada kepentingan publik dan pembangunan sosial. Pemerintah menyampaikan komitmen tersebut dalam India AI Impact Summit 2026. Dampak AI Dinilai Belum Merata Dalam forum tersebut, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menilai dampak global AI masih terbatas. Menurutnya, manfaat AI baru berada di […]

  • bentrokan Pakistan Afghanistan di wilayah perbatasan

    Bentrokan Pakistan Afghanistan: masih berlanjut

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 327
    • 0Komentar

    ISLAMABAD, (duasatunews.com) — Bentrokan Pakistan Afghanistan kembali memanas setelah militer Pakistan mengklaim menewaskan 274 militan Afghanistan dan melukai lebih dari 400 lainnya dalam konflik lintas perbatasan. Bentrokan tersebut berlangsung sejak Kamis (26/2) hingga Jumat (27/2) di sejumlah sektor perbatasan kedua negara. Klaim Militer Pakistan soal Serangan Militan Direktur Jenderal Inter-Services Public Relations (ISPR), Letnan Jenderal […]

  • Alih fungsi lahan Cisarua di lereng Pasirlangu

    Alih Fungsi Lahan Cisarua Jadi Sorotan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Alih fungsi lahan Cisarua menjadi perhatian pemerintah setelah longsor terjadi di lereng perbukitan Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Di kawasan tersebut, hamparan perkebunan sayuran tampak mendominasi lereng yang sebelumnya berfungsi sebagai kawasan hutan. Kondisi itu menarik perhatian Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat […]

  • Tambang nikel Konawe Selatan dan perubahan lanskap lingkungan

    Tambang nikel Konawe Selatan Disorot

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Tambang nikel Konawe Selatan kembali menarik perhatian warga dan pemerhati lingkungan. Aktivitas pertambangan di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, berpotensi memengaruhi kondisi ekologis di sekitar wilayah operasi. Pemegang izin, PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN), mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas sekitar 1.932 hektare hingga 2029. Namun, warga menilai metode […]

expand_less