Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Indonesia Peringkat Teratas Tingkat Kesejahteraan Global, Amerika Serikat Tertinggal

Indonesia Peringkat Teratas Tingkat Kesejahteraan Global, Amerika Serikat Tertinggal

  • account_circle Darman
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 455
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Indonesia peringkat kesejahteraan dunia dalam studi global terbaru yang mengukur kualitas hidup masyarakat lintas negara. Temuan ini menempatkan Indonesia di atas Amerika Serikat dan sejumlah negara maju. Karena itu, hasil riset ini langsung memicu diskusi publik tentang cara baru menilai kesejahteraan, bukan sekadar lewat indikator ekonomi.

Indonesia Peringkat Kesejahteraan Dunia Versi Studi Global

Studi bertajuk Global Flourishing Study melibatkan lebih dari 203 ribu responden dari 22 negara. Dalam penelitian ini, tim peneliti mengukur kesejahteraan melalui berbagai indikator utama. Indikator tersebut meliputi kesehatan, kebahagiaan, makna hidup, hubungan sosial, keamanan finansial, dan spiritualitas.

Peneliti dari Universitas Harvard memimpin riset ini dan mempublikasikan temuannya di jurnal ilmiah Nature Mental Health. Selain itu, publik dapat mengakses penjelasan metodologi melalui laman resmi Nature (https://www.nature.com) dan situs Universitas Harvard (https://www.harvard.edu).

Indonesia Unggul, Amerika Serikat Tertinggal

Berdasarkan hasil pemeringkatan, Indonesia mencatat skor tertinggi sebesar 8,3. Setelah itu, Israel, Filipina, Meksiko, dan Polandia menyusul di posisi berikutnya. Sebaliknya, Amerika Serikat hanya berada di peringkat ke-12. Sementara itu, Inggris menempati urutan ke-20 dari total 22 negara yang masuk penelitian.

Peneliti menilai masyarakat Indonesia unggul dalam hubungan sosial dan perilaku pro-sosial. Oleh sebab itu, interaksi antarmasyarakat tetap kuat dan membentuk ikatan komunitas yang solid.

Tim riset juga menegaskan bahwa kesejahteraan tidak bergantung pada uang semata. “Perkembangan manusia bersifat multidimensi, dan setiap negara menempuh jalur yang berbeda,” tulis peneliti dalam laporan yang dikutip oleh Daily Mail.

Negara Maju Kuat Finansial, Namun Lemah Relasi Sosial

Di sisi lain, studi ini menyoroti paradoks negara maju. Banyak negara kaya memang unggul dalam keamanan finansial. Namun, pada saat yang sama, negara-negara tersebut tertinggal dalam aspek makna hidup dan kedekatan sosial.

Jepang menempati posisi terbawah dengan skor 5,89. Responden di negara tersebut jarang melaporkan kepemilikan teman dekat. Selain Jepang, Turki, Inggris, India, dan Spanyol juga masuk kelompok dengan skor relatif rendah.

Makna Peringkat Kesejahteraan Dunia bagi Indonesia

Meskipun meraih posisi teratas, Indonesia tetap menghadapi tantangan besar. Hingga kini, ketimpangan ekonomi, kualitas pekerjaan, dan akses layanan publik masih memengaruhi keseharian masyarakat.

Sejalan dengan temuan tersebut, Pikiran Jakarta sebelumnya juga mengulas isu kesehatan mental masyarakat perkotaan
(https://pikiranjakarta.com/kesehatan-mental-masyarakat-perkotaan).
Selain itu, redaksi Pikiran Jakarta menyoroti peran ruang publik dalam memperkuat kehidupan sosial warga kota
(https://pikiranjakarta.com/ruang-publik-kehidupan-sosial).

Catatan bagi Arah Kebijakan Publik

Dengan temuan ini, pemerintah memiliki rujukan penting untuk arah kebijakan. Pemerintah perlu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan penguatan kesehatan mental, relasi sosial, dan ruang publik yang inklusif.

Jika pemerintah menjalankan kebijakan secara konsisten, Indonesia berpeluang menjaga kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang. Namun, jika kebijakan hanya berfokus pada angka ekonomi, peringkat global berisiko tidak memberi dampak nyata bagi warga.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Pemerintah terbuka terhadap kritik saat Dudung Abdurachman memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan”

    KSP Bantah Ada Intimidasi, Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Publik

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 278
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat. Ia menyampaikan pernyataan itu untuk merespons isu dugaan intimidasi terhadap kelompok masyarakat sipil yang kritis terhadap pemerintah. Di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu, Dudung mengatakan Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat agar berani menyampaikan pendapat secara terbuka. Selain itu, […]

  • modernisasi Polri tanpa reformasi struktural

    REFORMASI KOSMETIK

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Saydul La Opua
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com | Reformasi kosmetik polri menjadi isu penting dalam pembahasan modernisasi kepolisian di Indonesia. Reformasi kosmetik polri ini merujuk pada perubahan yang menonjolkan citra, teknologi, dan slogan institusi, namun belum menyentuh persoalan mendasar seperti budaya kekuasaan, akuntabilitas, dan integritas internal kepolisian. Dalam beberapa tahun terakhir, publik terus mendengar jargon modernisasi kepolisian. Kampanye seperti Polri […]

  • Prabowo bertemu pengusaha nasional membahas penciptaan lapangan kerja

    Prabowo Panggil Pengusaha, Dorong Pembukaan Lapangan Kerja Nasional

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 534
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Prabowo panggil pengusaha nasional untuk mempercepat penciptaan lapangan kerja dan memperkuat fondasi ekonomi Indonesia. Presiden terpilih Prabowo Subianto menilai peran dunia usaha sangat menentukan dalam menyerap tenaga kerja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam pertemuan bersama kalangan pengusaha, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah dan sektor swasta harus berjalan seiring. Ia menyebut pengusaha sebagai […]

  • bansos belum cair 2026 bagi penerima manfaat baru

    Bansos Belum Cair 2026, Kemensos Catat 3 Juta Penerima Baru

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 391
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Bansos belum cair 2026 bagi sekitar tiga juta penerima manfaat baru karena masih dalam proses administrasi. Kementerian Sosial menyatakan sebagian besar penerima tersebut merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pemerintah memperbarui data penerima manfaat setiap triwulan. Melalui pembaruan tersebut, pemerintah menemukan keluarga […]

  • Demo Mahasiswa Sultra Jakarta saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung RI menuntut pengusutan dugaan pengangkutan ore nikel sitaan Satgas PKH.

    Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Sultra-Jakarta Desak Pengusutan Dugaan Pengangkutan Ore Nikel Sitaan Satgas PKH

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)– Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Sultra–Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di tiga institusi negara, yakni Kejaksaan Agung RI, Kementerian Perhubungan RI, dan Mabes Polri, pada Senin (20/7/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan kepada aparat penegak hukum dan pemerintah untuk menindaklanjuti dugaan penyimpangan dalam proses pengangkutan ore nikel yang disebut sebagai barang bukti hasil […]

  • Bulan menjauhi bumi saat fenomena supermoon Wolf Moon di langit London

    Bulan Terus Menjauh dari Bumi, Gerhana Matahari Total Terancam Menghilang

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 333
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Bulan terus bergerak menjauhi Bumi setiap tahun. Para ilmuwan mencatat jarak kedua benda langit ini bertambah sekitar 3,8 sentimeter per tahun. Para peneliti mulai mengukur jarak Bumi dan Bulan sejak misi Apollo pada 1960-an. Astronot memasang reflektor khusus di permukaan Bulan. Ilmuwan kemudian memantulkan sinar laser dari Bumi menuju reflektor tersebut. Dari […]

expand_less