Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » DPD Corak Konkep Desak Kejagung RI dan Kementerian PU Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan Gantung Tumburano

DPD Corak Konkep Desak Kejagung RI dan Kementerian PU Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan Gantung Tumburano

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Dewan Pimpinan Daerah Corong Aspirasi Rakyat Konawe Kepulauan (DPD CORAK KONKEP) menegaskan akan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bentuk dorongan kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Proyek Pembangunan Jembatan Gantung Tumburano di Kabupaten Konawe Kepulauan. (05/06/2025).

Ketua Umum DPD Corak Konkep, Sandi Nayoyan, menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penggunaan anggaran negara, sekaligus mendorong adanya langkah tegas dari aparat penegak hukum. Menurutnya, proyek yang menggunakan uang negara wajib dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

DPD Corak Konkep menilai bahwa dugaan persoalan dalam proyek tersebut perlu menjadi perhatian serius Kejaksaan Agung RI. Dugaan tersebut mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan, hingga kualitas hasil pekerjaan di lapangan yang dinilai menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait manfaat pembangunan yang seharusnya dirasakan secara maksimal oleh warga setempat.

Berdasarkan data yang dihimpun DPD Corak Konkep, proyek pembangunan Jembatan Gantung Tumburano diketahui merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional dengan nilai anggaran sekitar Rp3,6 miliar pada Tahun Anggaran 2025. Pihaknya menduga bahwa anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk mendorong peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat belum terealisasi secara optimal sebagaimana tujuan awal pembangunan.

Sandi Nayoyan menegaskan bahwa pihaknya meminta Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran pada proyek tersebut. Menurutnya, apabila ditemukan indikasi pengurangan volume pekerjaan, ketidaksesuaian spesifikasi teknis, pelaksanaan yang tidak mengacu pada petunjuk pelaksanaan (juklak), petunjuk teknis (juknis), maupun penyalahgunaan kewenangan, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan kerugian terhadap keuangan negara.

“Kami meminta Kejaksaan Agung RI untuk bertindak cepat dan tidak menunggu polemik ini berkembang lebih jauh. Dugaan penyimpangan dalam proyek Jembatan Gantung Tumburano harus diusut secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Negara tidak boleh dirugikan dan masyarakat berhak mendapatkan pembangunan yang berkualitas,” tegas Sandi Nayoyan.

Selain itu, DPD Corak Konkep juga mendesak Kejaksaan Agung RI agar segera memanggil dan memeriksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Direktur CV Mukmin Alfa Duaenam terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dalam pelaksanaan proyek tersebut. Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum RI untuk mengevaluasi dan mencopot Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara atas dugaan kelalaian dalam menjalankan fungsi pengawasan.

DPD Corak Konkep turut meminta aparat penegak hukum untuk mendalami dugaan adanya kerja sama yang tidak sah antara pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan proyek senilai Rp3,6 miliar tersebut. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa langkah yang dilakukan bukan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk partisipasi publik dalam mengawal penggunaan anggaran negara agar benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Rencananya, aksi demonstrasi akan digelar dalam waktu dekat dengan fokus utama mendesak Kejaksaan Agung RI agar mengambil langkah hukum secara tegas terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat apabila nantinya ditemukan unsur pelanggaran hukum dalam pelaksanaan Proyek Jembatan Gantung Tumburano.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • deportasi buronan AS di Bali saat pemeriksaan imigrasi di Bandara Ngurah Rai

    Imigrasi RI Gagalkan Pelarian Buronan AS, Langsung Deportasi dari Bali

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle WINDI ANGGRAINI
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, {duasatunews.com} — Kasus deportasi buronan AS di Bali kembali menegaskan ketatnya pengawasan keimigrasian Indonesia. Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap warga negara Amerika Serikat berinisial AJP saat tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Petugas langsung mengamankan AJP ketika ia melewati autogate setelah penerbangan dari Taipei, Taiwan. Sistem autogate yang terhubung dengan jaringan Interpol 24/7 segera […]

  • Indonesia Resmi Terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    Indonesia Resmi Terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Presiden Dewan HAM PBB kini dijabat Indonesia untuk pertama kalinya sejak pembentukan lembaga tersebut. Sidang Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Swiss, Kamis (8/1/2026), menetapkan Indonesia sebagai pemimpin forum HAM global dan membuka babak baru diplomasi multilateral Indonesia. Dalam sidang itu, Indonesia menunjuk Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Duta […]

  • Riyan Hidayat BM PAN saat kegiatan kaderisasi

    Riyan Hidayat Maju Calon Ketua Umum BM PAN 2026–2031, Dapat Dukungan Kader Daerah

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 140
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Kader muda Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus anggota DPRD Provinsi Banten, Riyan Hidayat, menyatakan maju sebagai calon Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) periode 2026–2031. Sejumlah kader daerah langsung merespons pencalonan tersebut. Ketua DPW BM PAN Ismu Zakky menilai Riyan memiliki kapasitas kepemimpinan yang teruji. Selain itu, Riyan juga menunjukkan konsistensi […]

  • kecelakaan flyover Pesing Jakarta Barat pemotor tewas usai kecelakaan dengan bus

    Kecelakaan Flyover Pesing: Pemotor Tewas Usai Gagal Salip Bus di Jakbar

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 149
    • 2Komentar

    Pemotor Tewas di Flyover Pesing Jakarta,(duasatunews.com)//Seorang pengendara motor berinisial FM (24) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di kawasan flyover Pesing, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis pagi. Insiden ini terjadi ketika korban mencoba menyalip bus di jalur padat. Korban melaju di Jalan Daan Mogot dari arah timur menuju barat. Saat memasuki tanjakan, ia mencoba mendahului kendaraan […]

  • Ali Mazi saat Munas KKST di Ancol Jakarta

    Munas KKST: Ali Mazi Gaungkan Semangat Persatuan Dan Persaudaraan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Musyawarah Nasional (Munas) Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) berlangsung khidmat dan meriah di kawasan Ancol, Jakarta. Pada kesempatan ini, ribuan perantau asal Sulawesi Tenggara dari berbagai daerah hadir dan berpartisipasi aktif. Dengan demikian, Munas menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi serta solidaritas warga Sultra di perantauan. Dalam sambutannya, pendiri KKST, Ali Mazi, […]

  • Kenapa Invasi Amerika Serikat Ke Venezuela Sangat Problematika?

    Kenapa Invasi Amerika Serikat Ke Venezuela Sangat Problematika?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com — invasi AS ke Venezuela kembali menjadi sorotan internasional setelah sejumlah pejabat Amerika Serikat menyampaikan opsi penggunaan kekuatan militer. Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi dari berbagai negara dan pengamat global. Wacana ini muncul di tengah [krisis politik Venezuela] yang belum menunjukkan tanda penyelesaian. Amerika Serikat terus menekan pemerintah Caracas melalui sanksi ekonomi dan […]

expand_less