Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • visibility 590
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — aliran uang suap Bekasi kembali menyita perhatian publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra (BS). Langkah ini berkaitan langsung dengan perkara suap yang menyeret Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi nonaktif.

Penyidik KPK memanggil Beni Saputra untuk menelusuri perannya dalam dugaan penerimaan dana. Melalui pemeriksaan ini, KPK ingin memastikan jalur pergerakan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. Karena itu, keterangan Beni Saputra menjadi bagian penting dalam pengembangan kasus.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyidik memfokuskan pemeriksaan pada dugaan aliran dana dari Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HMK.

“Penyidik mendalami aliran uang yang Saudara BS terima dari ADK dan HMK,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).

Selain itu, penyidik juga menelusuri kemungkinan aliran uang suap Bekasi mengalir ke pihak lain. KPK tidak ingin berhenti pada satu nama saja. Oleh sebab itu, penyidik membuka peluang adanya aktor tambahan yang ikut menerima atau menikmati dana tersebut.

Selanjutnya, KPK memperdalam konstruksi perkara yang berawal dari operasi tangkap tangan. Melalui rangkaian pemeriksaan saksi, penyidik berupaya memetakan hubungan antara pejabat daerah dan pihak-pihak terkait proyek. Dengan cara ini, KPK berharap dapat mengungkap pola suap secara utuh.

Sementara itu, Budi menegaskan bahwa penyidikan masih terus berkembang. Menurutnya, dugaan suap dari pihak pemberi menjadi titik awal pengusutan kasus ini. Namun, KPK tetap menempatkan seluruh proses dalam koridor hukum yang berlaku.

Pada saat yang sama, KPK menegakkan asas praduga tak bersalah. Lembaga antirasuah itu memastikan setiap pihak memperoleh perlakuan hukum yang adil dan proporsional. Meski demikian, KPK menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap praktik korupsi.

Dengan demikian, kasus aliran uang suap Bekasi menambah daftar perkara korupsi di tingkat pemerintah daerah. KPK berharap penanganan perkara ini dapat memberi efek jera serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyidik menelusuri aset korupsi FA dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU.

    Legislator Desak Aparat Kejar Seluruh Aset Diduga Hasil Korupsi FA

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 157
    • 6Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto mendesak aparat penegak hukum menelusuri dan menyita seluruh aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) milik FA. Langkah itu bertujuan mengungkap aliran dana sekaligus menemukan pihak lain yang ikut terlibat. Rikwanto menilai penyidik tidak boleh berhenti setelah menetapkan tersangka. Aparat harus […]

  • Ginting Kejuaraan Beregu Asia 2026, Masuk Skuad Indonesia

    Ginting Kejuaraan Beregu Asia 2026, Masuk Skuad Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Ginting Beregu Asia 2026 menjadi sorotan setelah Anthony Sinisuka Ginting memastikan diri kembali tampil di ajang internasional. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memasukkan nama Ginting ke dalam skuad Indonesia untuk Kejuaraan Beregu Asia 2026 di Qingdao, China, pada 3–8 Februari. Pada Kamis, PBSI merilis daftar pemain tim Merah Putih secara resmi. […]

  • BAPEMNUS Resmikan Sekretariat, Tegaskan Arah Perjuangan dan Agenda Strategis Pemuda Mahasiswa Nusantara

    BAPEMNUS Resmikan Sekretariat, Tegaskan Arah Perjuangan dan Agenda Strategis Pemuda Mahasiswa Nusantara

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 5 Januari 2026  Barisan Pemuda Mahasiswa Nusantara (BAPEMNUS) meresmikan Sekretariat Nasional sebagai pusat koordinasi gerakan pemuda dan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui peresmian ini, BAPEMNUS memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas peran advokasi sosial, hukum, dan kebangsaan. Sekretariat Nasional Jadi Pusat Gerakan Ketua Umum BAPEMNUS, Nabil Dean, menyatakan bahwa sekretariat nasional […]

  • Pencegahan Ebola Bandara AS melalui alat uji kesehatan di bandara internasional

    Pencegahan Ebola Bandara AS diperkuat jelang Piala Dunia 2026

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 283
    • 0Komentar

    WASHINGTON (duasatunews.com) – Pencegahan Ebola Bandara AS menjadi langkah utama pemerintah Amerika Serikat menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Pemerintah AS memasang alat uji Ebola di seluruh bandara utama untuk mengantisipasi masuknya virus melalui perjalanan internasional selama turnamen berlangsung. Administrator Pusat Layanan Medicare dan Medicaid AS, Mehmet Oz, mengatakan pemerintah memperkuat pengawasan kesehatan di pintu masuk […]

  • investasi Prabowo Korsel pertemuan bisnis Indonesia Korea

    Prabowo Bawa Investasi Rp173 Triliun dari Kunjungan ke Korea

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Bawa Investasi senilai Rp173 triliun dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan. Nilai tersebut berasal dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pelaku bisnis kedua negara sebesar 10,2 miliar dolar AS. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan capaian tersebut usai menghadiri forum Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth di Seoul. […]

  • Ilustrasi digitalisasi sebelum otomatisasi AI di Indonesia

    Digitalisasi Lebih Dulu, Bukan Sekadar Kejar AI: Strategi Indonesia Hadapi Otomatisasi Dini

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 401
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Dorongan global untuk mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) terus menguat. Banyak negara berlomba menerapkan teknologi ini demi efisiensi. Namun, bagi Indonesia, kecepatan bukan satu-satunya jawaban. Sejumlah pengamat menilai Indonesia perlu bertindak hati-hati. Karena itu, adopsi AI harus berjalan seiring penguatan fondasi digital. Tanpa kesiapan institusi dan tenaga kerja, otomatisasi justru berpotensi menimbulkan […]

expand_less