Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Eks Sekdis Bekasi dalam Kasus Suap Bupati Nonaktif Ade Kuswara

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • visibility 600
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — aliran uang suap Bekasi kembali menyita perhatian publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra (BS). Langkah ini berkaitan langsung dengan perkara suap yang menyeret Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi nonaktif.

Penyidik KPK memanggil Beni Saputra untuk menelusuri perannya dalam dugaan penerimaan dana. Melalui pemeriksaan ini, KPK ingin memastikan jalur pergerakan uang yang berkaitan dengan perkara tersebut. Karena itu, keterangan Beni Saputra menjadi bagian penting dalam pengembangan kasus.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyidik memfokuskan pemeriksaan pada dugaan aliran dana dari Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HMK.

“Penyidik mendalami aliran uang yang Saudara BS terima dari ADK dan HMK,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).

Selain itu, penyidik juga menelusuri kemungkinan aliran uang suap Bekasi mengalir ke pihak lain. KPK tidak ingin berhenti pada satu nama saja. Oleh sebab itu, penyidik membuka peluang adanya aktor tambahan yang ikut menerima atau menikmati dana tersebut.

Selanjutnya, KPK memperdalam konstruksi perkara yang berawal dari operasi tangkap tangan. Melalui rangkaian pemeriksaan saksi, penyidik berupaya memetakan hubungan antara pejabat daerah dan pihak-pihak terkait proyek. Dengan cara ini, KPK berharap dapat mengungkap pola suap secara utuh.

Sementara itu, Budi menegaskan bahwa penyidikan masih terus berkembang. Menurutnya, dugaan suap dari pihak pemberi menjadi titik awal pengusutan kasus ini. Namun, KPK tetap menempatkan seluruh proses dalam koridor hukum yang berlaku.

Pada saat yang sama, KPK menegakkan asas praduga tak bersalah. Lembaga antirasuah itu memastikan setiap pihak memperoleh perlakuan hukum yang adil dan proporsional. Meski demikian, KPK menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap praktik korupsi.

Dengan demikian, kasus aliran uang suap Bekasi menambah daftar perkara korupsi di tingkat pemerintah daerah. KPK berharap penanganan perkara ini dapat memberi efek jera serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi AI UI KNU dalam pengembangan riset dan program double degree internasional

    UI dan Universitas Korea Selatan Perkuat Kolaborasi AI, Buka Peluang Double Degree dan Riset Global

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 291
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)–  Universitas Indonesia (UI) dan Kyungpook National University (KNU) Korea Selatan memperkuat kerja sama di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), riset multidisiplin, serta program akademik internasional. Kolaborasi ini membuka peluang program double degree, penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan pendidikan berbasis AI. Wakil Rektor UI Bidang Akademik, Mahmud Sudibandriyo, mengatakan UI terus mendorong […]

  • harga plastik melonjak mendorong penggunaan kemasan organik daun pisang pada pedagang makanan

    Harga Plastik Melonjak, Puan Maharani Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Organik

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Harga Plastik Melonjak, Puan Ajak UMKM Beralih ke Kemasan Organik Jakarta,(duasatunews.com)//Harga plastik melonjak hingga 30–80 persen dan mulai menekan pelaku UMKM di berbagai sektor. Puan Maharani pun mendorong penggunaan kemasan organik sebagai solusi yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Harga Naik Tekan Pelaku Usaha Kenaikan harga plastik terjadi akibat konflik geopolitik global. Situasi ini mengganggu […]

  • Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

    Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 735
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik setelah keliru menyebut tahun saat memaparkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kekeliruan itu muncul dalam pidato Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan MBG kepada 55 juta penerima manfaat dalam kurun satu tahun. Namun, ia menyebut rentang […]

  • Prabowo dorong pembangunan universitas baru di Indonesia

    Seskab: Prabowo–Russell Group Bahas Kampus Baru dan Pertukaran Dosen

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 605
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Prabowo bangun 10 universitas baru untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi nasional. Karena itu, Presiden Prabowo Subianto menjadikan kerja sama internasional sebagai fondasi kebijakan pendidikan jangka panjang. Rencana tersebut mengemuka saat Presiden bertemu dengan Russell Group di London. Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan berlangsung pada Selasa (20/1/2026). Dalam […]

  • Formulasi KONSEL Bebas Korupsi

    Formulasi KONSEL Bebas Korupsi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Eni Samayati
    • visibility 710
    • 0Komentar

    Andoolo – DuaSatuNews.com | Upaya mewujudkan Konawe Selatan (KONSEL) bebas korupsi menjadi agenda penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah. Selain itu, langkah ini juga memperkuat kepercayaan publik serta mendorong pembangunan yang adil dan berkelanjutan. Korupsi tidak hanya menggerus keuangan negara, tetapi juga merusak moral birokrasi dan menurunkan kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu, pemerintah […]

  • Susno Duadji Perang Bintang saat memberikan pernyataan mengenai kasus Febrie Adriansyah.

    Susno Duadji Bantah Isu Perang Bintang Polri dan Kejagung

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 168
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Susno Duadji menegaskan tidak ada “perang bintang” dalam penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Mantan Kabareskrim Polri itu menilai Polri dan Kejaksaan Agung memiliki tujuan yang sama. Menurutnya, kedua institusi berkomitmen memberantas korupsi. Susno menyampaikan pernyataan […]

expand_less