Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Langsung Diperiksa di Jakarta

KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Langsung Diperiksa di Jakarta

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 409
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA , (Duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, tim KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama beberapa pihak lain. Langkah ini langsung menyita perhatian publik.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, segera menyampaikan perkembangan itu kepada media. Menurut dia, tim penyelidik lebih dulu mengumpulkan informasi dan memverifikasi data. Setelah itu, tim bergerak cepat ke lokasi dan mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat.

“Tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, termasuk kepala daerah setempat,” kata Budi.

Selanjutnya, KPK Bawa ke Jakarta

Setelah melakukan penindakan di lapangan, tim KPK langsung membawa Fadia Arafiq ke Jakarta. Kemudian, penyidik memulai pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Melalui pemeriksaan itu, penyidik mendalami dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan operasi tersebut.

Sementara itu, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak. Dalam kurun waktu tersebut, penyidik memeriksa saksi, mengklarifikasi peran masing-masing pihak, serta meneliti barang bukti yang terkumpul.

Selain Itu, KPK Susun Konstruksi Perkara

Di sisi lain, penyidik terus menyusun konstruksi perkara berdasarkan fakta lapangan. Hingga kini, KPK belum mengungkap detail kasus secara terbuka. Namun demikian, lembaga antirasuah itu memastikan proses berjalan sesuai prosedur hukum.

Oleh karena itu, KPK mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil pemeriksaan secara resmi. Pada saat yang sama, KPK tetap menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap semua pihak.

Dengan demikian, publik kini menanti keputusan KPK terkait status hukum Fadia Arafiq dan pihak lain yang ikut terjaring dalam OTT tersebut.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi mahasiswa menyoroti kasus Elza Syarief di kawasan Menteng Jakarta

    GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 370
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menegaskan dugaan penggelapan dana klien yang menyeret nama pengacara Elza Syarief semakin meluas. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyebut kerugian tidak hanya menimpa UMKM Memiles pada 2019. Selain itu, ia mengatakan sejumlah klien lain juga mengalami kerugian dengan total mencapai ratusan miliar rupiah. Andi menyampaikan pernyataan […]

  • Iran klaim serangan AS Israel melalui peluncuran rudal ke Timur Tengah

    Iran Klaim Serangan AS Israel Hantam 14 Pangkalan AS

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 378
    • 0Komentar

    TEHRAN, (dusatunews.com) – Iran klaim serangan AS Israel menghantam 14 pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah pada Sabtu (28/2). Otoritas militer Iran menyampaikan klaim itu saat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel terus meningkat. Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Central Headquarters menyebut pasukan Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat yang memiliki […]

  • Ilustrasi hacker dengan laptop terkait Korut bantah tuduhan serangan siber AS

    Bantah Tuduhan Siber Korut, Pyongyang Tuding AS Bangun Narasi Global untuk Tekanan Politik

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Korut bantah tuduhan serangan siber AS dan menyebut klaim itu tidak berdasar serta bermuatan politik. Sejak awal, Korut bantah tuduhan serangan siber AS sebagai upaya untuk membentuk opini internasional dan menekan posisinya di panggung global. Korut Bantah Tuduhan Serangan Siber AS Secara Resmi Media pemerintah KCNA melaporkan pernyataan juru bicara Kementerian Luar […]

  • WNI detensi Kamboja overstay menjalani proses pemulangan yang difasilitasi Kemlu RI di pusat detensi Phnom Penh.

    Kemlu Negosiasikan Pembebasan Denda Overstay bagi 1.840 WNI di Detensi Kamboja

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA,(duasatunews.com) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus mempercepat pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di pusat detensi imigrasi di Kamboja. Pemerintah juga bernegosiasi dengan otoritas Kamboja agar para WNI tidak perlu membayar denda akibat melebihi izin tinggal (overstay) selama menunggu kepulangan. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan langkah tersebut dalam kegiatan […]

  • korban sipil papua tewas dalam operasi militer di Kabupaten Puncak

    Korban Sipil Papua Tewas, Operasi TNI Disorot Komnas HAM

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 360
    • 3Komentar

    Papua,(duasatunews.com)//Komnas HAM mendesak Tentara Nasional Indonesia segera mengevaluasi operasi keamanan setelah insiden korban sipil papua tewas di Kabupaten Puncak. Insiden ini menewaskan sedikitnya 12 warga sipil dan melukai sejumlah lainnya. Ketua Anis Hidayah menyatakan aparat TNI menjalankan operasi terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM di Kampung Kembru saat kejadian berlangsung. Ia menegaskan Komnas HAM masih memverifikasi jumlah […]

  • Aksi HIPMA Konkep di depan Kementerian ESDM RI Jakarta.

    Pulau Wawonii Bukan Ruang Eksploitasi: HIPMA Konkep-Jakarta dan GMH Sultra-Jakarta Serahkan Pernyataan Sikap kepada ESDM RI dan Kemendagri RI

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — 30 Juli 2026  Himpunan Mahasiswa Konawe Kepulauan (HIPMA Konkep-Jakarta) bersama Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH Sultra-Jakarta) menggelar aksi demontrasi di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Aksi ini bertujuan menyampaikan aspirasi terkait dugaan persoalan administrasi dan perizinan aktivitas pertambangan PT. Adnan Jaya […]

expand_less