Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pulau Wawonii Bukan Ruang Eksploitasi: HIPMA Konkep-Jakarta dan GMH Sultra-Jakarta Serahkan Pernyataan Sikap kepada ESDM RI dan Kemendagri RI

Pulau Wawonii Bukan Ruang Eksploitasi: HIPMA Konkep-Jakarta dan GMH Sultra-Jakarta Serahkan Pernyataan Sikap kepada ESDM RI dan Kemendagri RI

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — 30 Juli 2026  Himpunan Mahasiswa Konawe Kepulauan (HIPMA Konkep-Jakarta) bersama Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH Sultra-Jakarta) menggelar aksi demontrasi di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Aksi ini bertujuan menyampaikan aspirasi terkait dugaan persoalan administrasi dan perizinan aktivitas pertambangan PT. Adnan Jaya Sekawan (AJS) di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan.

Jenderal Lapangan, Abdi Aditya, dalam orasinya menyampaikan bahwa setiap kegiatan pertambangan harus dilaksanakan sesuai mekanisme, prosedur, dan ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, apabila terdapat dugaan ketidaksesuaian prosedur dalam proses perizinan maupun pelaksanaan kegiatan pertambangan, maka pemerintah wajib melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Lanjut Abdi, menyoroti pentingnya perlindungan terhadap Pulau Wawonii sebagai pulau kecil. Ia menyampaikan bahwa ketentuan mengenai pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil harus menjadi perhatian dalam setiap pengambilan kebijakan, sehingga seluruh proses perizinan dan aktivitas pertambangan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta tetap mengutamakan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat.

Abdi Aditya, menilai, sejak hadirnya PT. Adnan Jaya Sekawan (AJS) yang wilayah izin usahanya mencakup 10 desa di Kecamatan Wawonii Selatan, Kabupaten Konawe Kepulauan, telah muncul kekhawatiran masyarakat terhadap keberlangsungan lingkungan hidup, ruang hidup warga, serta kepastian hukum atas aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii.

Abdi menegaskan, bahwa penerbitan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) di Pulau Wawonii patut dievaluasi karena dinilai bertentangan dengan ketentuan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014. Menurutnya, ketentuan tersebut melarang kegiatan penambangan mineral di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil apabila tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam undang-undang, terlebih apabila aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, pencemaran, dan kerugian bagi masyarakat.

Abdi menambahkan bahwa Pulau Wawonii merupakan pulau kecil yang seharusnya diprioritaskan untuk perlindungan, pelestarian lingkungan, serta pembangunan yang berkelanjutan, bukan menjadi ruang eksploitasi yang berpotensi mengancam ekosistem dan kehidupan masyarakat setempat. Oleh karena itu, ia mendesak Kementerian ESDM RI untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh proses perizinan dan administrasi pertambangan PT. Adnan Jaya Sekawan guna memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Jenderal Lapangan II, Jabal Nur, menyoroti peran Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan dalam proses administrasi persetujuan yang berkaitan dengan PT. Adnan Jaya Sekawan. Menurutnya, apabila terdapat dugaan adanya persetujuan administrasi yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum, maka hal tersebut perlu dievaluasi oleh instansi yang berwenang sesuai mekanisme yang berlaku.

Jabal Nur, meminta Kementerian Dalam Negeri RI untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap proses administrasi pemerintahan daerah apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat daerah harus bertanggung jawab atas setiap keputusan administrasi yang diterbitkan sesuai asas pemerintahan yang baik.

Melalui aksi ini, massa aksi menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya meminta Kementerian ESDM RI melakukan evaluasi terhadap proses perizinan dan tolak WIUP PT. Adnan Jaya Sekawan, meninjau kembali persetujuan yang berkaitan dengan kegiatan pertambangan apabila ditemukan dugaan ketidaksesuaian, serta meminta penguatan perlindungan terhadap Pulau Wawonii sebagai pulau kecil sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Aksi berlangsung secara damai dengan penyampaian aspirasi melalui orasi dan penyerahan pernyataan sikap kepada perwakilan Kementerian ESDM RI dan Kementerian Dalam Negeri RI.

“Pulau kecil harus dijaga keberlanjutannya. Setiap aktivitas pertambangan wajib tunduk pada hukum, mengedepankan transparansi, serta memperhatikan kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat,”

Aksi ini adalah bentuk komitmen kami sebagai putra asli daerah untuk mengawal kepentingan masyarakat dan memastikan setiap kebijakan yang berkaitan dengan Pulau Wawonii dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami berharap pemerintah pusat segera memberikan jawaban yang jelas dan mengambil langkah konkret atas tuntutan yang kami sampaikan. Selama belum ada kepastian dan tindak lanjut yang nyata, kami akan terus mengawal persoalan ini melalui jalur konstitusional sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat Konawe Kepulauan

Terkahir, Jabal Nur, juga menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan semata-mata untuk kepentingan kelompok tertentu, melainkan untuk menjaga kelestarian Pulau Wawonii, melindungi hak-hak masyarakat, serta memastikan setiap aktivitas pertambangan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian, ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan kepastian hukum dan menjadikan aspirasi masyarakat Konawe Kepulauan sebagai perhatian serius.

Rekomendasi Untuk Anda

  • inflasi provinsi terdampak bencana dalam rapat Kemendagri

    Mendagri Inflasi Provinsi Terdampak Bencana Mulai Terkendali

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Inflasi provinsi terdampak bencana mulai menunjukkan tren perbaikan seiring pulihnya distribusi barang dan jasa di sejumlah wilayah. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan kondisi ini menandakan pemulihan ekonomi berjalan efektif pascabencana. Tito menegaskan bahwa normalisasi sarana dan prasarana sosial serta ekonomi berdampak langsung terhadap ketersediaan pasokan dan pengendalian harga bahan pokok. […]

  • DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 531
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Program sekolah swasta gratis DKI 2026 akan diperluas secara signifikan. Sebelumnya, program ini mencakup 40 sekolah. Namun, pada 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah jumlahnya menjadi 100 sekolah. Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menyampaikan rencana tersebut di Balai Kota, Rabu. Ia menegaskan pemerintah tidak mengurangi sekolah yang sudah bergabung. […]

  • Kebakaran pabrik karet Tangerang di kawasan Cipondoh

    Kebakaran Pabrik Karet Tangerang Terjadi Sejak Malam

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 205
    • 0Komentar

    TANGERANG (duasatunews.com) – Kebakaran pabrik karet Tangerang yang terjadi di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, masih berlangsung hingga Senin (22/6/2026) pagi. Kobaran api di area produksi PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) belum sepenuhnya padam dan petugas terus melakukan pemadaman. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan […]

  • Demokrat bersama Prabowo Diminta Jadi Solusi Bangsa

    Demokrat bersama Prabowo Diminta Jadi Solusi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 667
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan bahwa Demokrat bersama Prabowo perlu mengambil peran sebagai bagian dari solusi dan kemajuan bangsa. Menurutnya, seluruh elemen politik harus berkontribusi positif dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Pesan SBY untuk Demokrat Bersama Prabowo SBY menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri perayaan Natal nasional Partai […]

  • Pejabat Pemprov DKI Jakarta mengimbau pelaku usaha untuk tidak panic buying LPG, dengan latar belakang Monas dan tabung LPG. Infografis menunjukkan pesan untuk menjaga kestabilan pasokan dan membeli LPG sesuai kebutuhan."

    “Pemprov Jakarta Imbau Pelaku Usaha Tidak Panic Buying LPG”

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Windi Anggraini
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Jakarta,{duasatunews.com} – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau pelaku usaha, seperti hotel, restoran, dan kafe, untuk tidak panic buying menyusul kenaikan harga LPG 12 kg dan 5,5 kg yang terjadi pada 18 April 2026. Kenaikan harga ini memengaruhi biaya operasional banyak pelaku usaha, terutama di sektor kuliner dan perhotelan. Pemprov DKI berharap pelaku usaha dapat bijak […]

  • Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 1.177
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sebuah siaran langsung di media sosial Facebook menarik perhatian publik. Seorang pria menyampaikan persoalan rumah tangganya secara terbuka dalam tayangan tersebut. Ia juga menyinggung keberadaan salah satu organisasi masyarakat (ormas) berbasis adat Tolaki. Video berdurasi beberapa menit itu cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Pada awal siaran, pria tersebut menyampaikan keluhan […]

expand_less