Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Kemendikti Saintek Libatkan 82 Kampus untuk Pemulihan Pascabencana

Kemendikti Saintek Libatkan 82 Kampus untuk Pemulihan Pascabencana

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 469
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengerahkan ribuan mahasiswa dari 82 perguruan tinggi untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung menginstruksikan keterlibatan perguruan tinggi dalam penanganan bencana di wilayah terdampak.

“Perguruan tinggi bersama kementerian telah menjalankan berbagai kegiatan pemulihan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Brian usai taklimat Presiden RI bersama akademisi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjangkau 31 kabupaten/kota dan 104 kecamatan.

Brian menambahkan, dari 82 perguruan tinggi yang terlibat, tim gabungan menerjunkan 3.746 personel kesehatan ke lapangan. Jumlah itu mencakup 2.260 tenaga medis, 1.267 tenaga kesehatan, dan 219 relawan umum.

Tenaga medis tersebut terdiri atas dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, serta mahasiswa kedokteran. Mereka memberikan layanan kesehatan dan pendampingan langsung kepada masyarakat terdampak bencana.

Menurut Brian, perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam kegiatan akademik. Institusi pendidikan tinggi juga harus hadir sebagai solusi atas persoalan kebangsaan, termasuk saat bencana alam terjadi.

“Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi pengamat. Perguruan tinggi harus menjadi bagian dari solusi bangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Brian memaparkan potensi besar pendidikan tinggi nasional. Saat ini, Indonesia memiliki 4.614 perguruan tinggi negeri dan swasta. Dunia pendidikan tinggi juga didukung sekitar 303 ribu dosen dan 9,9 juta mahasiswa aktif.

Keterlibatan perguruan tinggi secara masif diharapkan mampu mempercepat pemulihan sosial, kesehatan, dan kemanusiaan di wilayah terdampak. Upaya ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan tinggi dalam menghadapi situasi darurat nasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Robby Anggara dalam aksi Puskom Kemenag terkait dugaan suap izin prodi IAI Rawa Aopa

    Puskom Desak Kemenag Tindak IAI Rawa Aopa atas Dugaan Pembiaran Korban Kekerasan Seksual serta Dugaan Suap Izin Prodi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama RI pada Rabu, 13 Mei 2026. Ratusan mahasiswa, masyarakat, dan orang tua mahasiswa IAI Rawa Aopa mengikuti aksi tersebut. Massa aksi mendesak Menteri Agama RI menerima surat tuntutan evaluasi terhadap kinerja Diktis Kemenag RI. Puskom menilai jajaran Diktis lamban […]

  • Puskom Indonesia laporkan IAI Rawa Aopa ke KPK terkait dugaan suap izin prodi

    Puskom Indonesia Resmi Laporkan Pendiri yayasan, Ketua Yayasan, Rektor, Wakil Rektor II IAI Rawa Aopa dan oknum pejabat DIKTIS Kemenag RI ke KPK RI

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 203
    • 1Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) – Pusat Studi Konstitusi Indonesia atau Puskom Indonesia resmi melaporkan pengelola Yayasan Rawa Aopa/IAI Rawa Aopa ke Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia/KPK RI terkait dugaan suap/gratifikasi dalam proses izin operasional Program Studi Ekonomi Syariah. Laporan tersebut disampaikan pada 19 Mei 2026 melalui surat resmi bernomor 176/LP/HAMPEN-PUSKOM/VI/2026. Pelaporan dilakukan oleh Kepala Bidang HAM dan Pendidikan […]

  • Jalan Amblas Lenteng Agung di Jakarta Selatan yang menjadi sorotan DPRD DKI Jakarta

    Jalan Baru Ditambal Kembali Amblas, DPRD DKI Soroti Pola Perbaikan yang Dinilai Boros Anggaran

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboebakar Alhabsy, menyoroti kembali amblasnya jalan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Ia menilai pola perbaikan jalan yang tidak menyeluruh dapat mengurangi efektivitas penggunaan anggaran daerah. Nabilah mengatakan masyarakat membutuhkan perbaikan yang berkualitas dan tahan lama. Menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan solusi yang menyentuh akar persoalan, bukan hanya […]

  • Pemantauan kontak erat hantavirus MV Hondius oleh tim kesehatan di Jakarta”

    WNA di Jakarta Pusat Jadi Kontak Erat Klaster Hantavirus MV Hondius, Kemenkes Lakukan Pemantauan Ketat

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Kementerian Kesehatan RI memantau seorang warga negara asing (WNA) di Jakarta Pusat setelah pria itu menjadi kontak erat kasus hantavirus dari kapal pesiar MV Hondius. Kemenkes menerima laporan dari International Health Regulation (IHR) National Focal Point Inggris pada 7 Mei 2026. Laporan itu menyebut pria berusia 60 tahun tersebut pernah melakukan kontak dekat dengan […]

  • pembelajaran sekolah terdampak bencana di Indonesia

    Kemendikdasmen Terbitkan Kebijakan Pembelajaran bagi Sekolah Terdampak Bencana

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 422
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Bencana alam kerap mengganggu proses belajar ribuan siswa di berbagai daerah. Sekolah rusak, akses terputus, dan kondisi psikologis anak terdampak. Dalam situasi ini, negara wajib memastikan hak pendidikan tetap berjalan secara aman. Tanpa kebijakan yang jelas, penanganan pendidikan saat bencana sering bergantung pada inisiatif daerah. Akibatnya, layanan belajar tidak merata dan rawan terhenti. […]

  • kemiskinan Indonesia disoroti Presiden Prabowo

    Presiden Soroti Kemiskinan di Negeri Kaya SDA, Tantangan Pemerataan Kembali Menguat

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 338
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kemiskinan Indonesia masih menjadi persoalan mendasar meski kekayaan sumber daya alam tersebar di berbagai wilayah. Di banyak daerah penghasil tambang, migas, dan perkebunan, warga masih menghadapi keterbatasan akses ekonomi, pendidikan, serta layanan dasar. Situasi ini menciptakan jarak nyata antara potensi nasional dan kesejahteraan masyarakat. Isu tersebut kembali menguat pada awal pemerintahan baru […]

expand_less