Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month 15 jam yang lalu
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Muara Enim Edison tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring OTT
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA (duasatunews.com) – Bupati Muara Enim Edison tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026) pagi setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) sehari sebelumnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan Bupati Muara Enim Edison datang sekitar pukul 08.51 WIB menggunakan kendaraan penyidik KPK. Ia mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dan masker saat memasuki gedung pemeriksaan. Edison memilih tidak menjawab pertanyaan awak media yang menunggu di lokasi.
KPK mengamankan Edison bersama sembilan orang lainnya dalam OTT yang berlangsung pada Senin (8/6/2026). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan setelah menemukan bukti permulaan yang cukup.
Menurut Budi, penyidik juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Namun, KPK belum mengungkap identitas para tersangka karena proses penyidikan masih berlangsung.
Penyidik menjadikan pemeriksaan Bupati Muara Enim Edison sebagai bagian dari upaya mengungkap peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. KPK berencana menyampaikan konstruksi perkara secara lengkap dalam konferensi pers resmi.
Tim KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah saat menjalankan operasi tersebut. Penyidik kini mendalami asal-usul uang itu serta kaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang mereka selidiki.
Selain Edison, KPK turut mengamankan empat orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Sementara itu, lima orang lainnya berasal dari kalangan swasta.
Tim KPK menjalankan operasi di dua lokasi berbeda, yakni Jakarta dan Sumatera Selatan. Setelah itu, penyidik memeriksa seluruh pihak yang terjaring untuk mengumpulkan keterangan dan memperkuat alat bukti.
Publik Menunggu Penjelasan Resmi KPK
Kasus yang melibatkan Bupati Muara Enim Edison menarik perhatian publik karena menyangkut kepala daerah yang masih aktif menjabat. Masyarakat kini menunggu penjelasan resmi KPK mengenai dugaan tindak pidana, identitas para tersangka, serta aliran dana yang ditemukan dalam OTT tersebut.
KPK menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi tanpa memandang jabatan maupun status pihak yang terlibat. Lembaga antirasuah itu juga akan mengumumkan perkembangan terbaru kasus ini setelah penyidik menyelesaikan pemeriksaan awal.
- Penulis: Adrian Moita
- Editor: Nur Wayda
