Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT

Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 104
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (duasatunews.com) – Bupati Muara Enim Edison tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026) pagi setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) sehari sebelumnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan Bupati Muara Enim Edison datang sekitar pukul 08.51 WIB menggunakan kendaraan penyidik KPK. Ia mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dan masker saat memasuki gedung pemeriksaan. Edison memilih tidak menjawab pertanyaan awak media yang menunggu di lokasi.

KPK mengamankan Edison bersama sembilan orang lainnya dalam OTT yang berlangsung pada Senin (8/6/2026). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan setelah menemukan bukti permulaan yang cukup.

Menurut Budi, penyidik juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Namun, KPK belum mengungkap identitas para tersangka karena proses penyidikan masih berlangsung.

Penyidik menjadikan pemeriksaan Bupati Muara Enim Edison sebagai bagian dari upaya mengungkap peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. KPK berencana menyampaikan konstruksi perkara secara lengkap dalam konferensi pers resmi.

Tim KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah saat menjalankan operasi tersebut. Penyidik kini mendalami asal-usul uang itu serta kaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang mereka selidiki.

Selain Edison, KPK turut mengamankan empat orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Sementara itu, lima orang lainnya berasal dari kalangan swasta.

Tim KPK menjalankan operasi di dua lokasi berbeda, yakni Jakarta dan Sumatera Selatan. Setelah itu, penyidik memeriksa seluruh pihak yang terjaring untuk mengumpulkan keterangan dan memperkuat alat bukti.

Publik Menunggu Penjelasan Resmi KPK

Kasus yang melibatkan Bupati Muara Enim Edison menarik perhatian publik karena menyangkut kepala daerah yang masih aktif menjabat. Masyarakat kini menunggu penjelasan resmi KPK mengenai dugaan tindak pidana, identitas para tersangka, serta aliran dana yang ditemukan dalam OTT tersebut.

KPK menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi tanpa memandang jabatan maupun status pihak yang terlibat. Lembaga antirasuah itu juga akan mengumumkan perkembangan terbaru kasus ini setelah penyidik menyelesaikan pemeriksaan awal.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluncuran buku Yusril Ihza Mahendra bersama tokoh nasional

    Peluncuran Buku Yusril Rekam Jejak 70 Tahun Pengabdian

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Peluncuran buku Yusril menandai 70 tahun perjalanan pemikiran dan pengabdian Yusril Ihza Mahendra bagi bangsa dan negara. Pada kesempatan itu, acara berlangsung di Jakarta pada Sabtu dan menghadirkan tokoh nasional, akademisi, serta kolega lintas generasi. Dalam sambutannya, Yusril menjelaskan bahwa delapan buku tersebut merekam perjalanan hidupnya sejak masa mahasiswa. Pada masa itu, […]

  • Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Dukungan kesehatan mental di lingkungan kerja perlu dimulai dari sikap tidak menghakimi. Pendekatan ini membantu menciptakan ruang aman dan mendorong keterbukaan di antara rekan kerja. Jakarta, duasatunews.com — Psikolog Ayu Sadewo, S.Psi., menegaskan bahwa dukungan kesehatan mental tidak seharusnya berangkat dari keinginan memberi solusi secara cepat. Sebaliknya, ia meminta rekan kerja mendengarkan lebih dulu dan memahami […]

  • Pemuda 21  Sesalkan Sikap Haerul Saleh, yang Enggan Memberi Kuota KIP untuk Mahasiswa Sultra

    Pemuda 21 Sesalkan Sikap Haerul Saleh, yang Enggan Memberi Kuota KIP untuk Mahasiswa Sultra

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.500
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – KIP Kuliah mahasiswa Sultra kembali menjadi perhatian publik. Organisasi Pemuda 21 menyuarakan kekecewaan terhadap Haerul Saleh yang kini menjabat sebagai Komisioner Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Mereka menilai Haerul Saleh belum menunjukkan langkah konkret untuk memperjuangkan tambahan kuota KIP Kuliah bagi mahasiswa Sulawesi Tenggara. Kader Pemuda 21, Masda Agus, menyebut jabatan Haerul […]

  • Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Program Setara Konawe Selatan menjadi sorotan publik setelah sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut mulai menjawab persoalan ketimpangan pembangunan desa. Pemerintah daerah mengarahkan program ini untuk memperluas akses infrastruktur, layanan publik, dan ekonomi lokal. Ketimpangan pembangunan antara pusat kabupaten dan desa masih menjadi persoalan utama di banyak daerah. Konawe Selatan tidak luput dari […]

  • Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Rawamangun Jakarta Timur

    Ruang Tumbuh dan Kiprah Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Ibu Kota

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, berkembang sebagai ruang hidup mahasiswa dari berbagai daerah. Selain berfungsi sebagai kawasan hunian, wilayah ini juga menjadi pusat aktivitas akademik dan organisasi mahasiswa perantauan, termasuk mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra). Mahasiswa Sulawesi Tenggara yang berasal dari 17 kabupaten dan kota memilih Rawamangun sebagai tempat berproses. Mereka datang untuk […]

  • Ilustrasi program RTLH Sultra 2026 yang menampilkan pembangunan 600 rumah layak huni oleh Pemprov Sulawesi Tenggara dengan pekerja konstruksi di lokasi proyek

    Pemprov Sultra Gelontorkan Rp30 Miliar, 600 Rumah RTLH Bakal Diganti Hunian Layak

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 309
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)membangun 600 rumah layak huni dengan anggaran Rp30 miliar. Program ini menyasar warga berpenghasilan rendah yang masih tinggal di rumah tidak layak di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara. Selain itu, Pemprov Sultra menjalankan program ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah menargetkan warga menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni. Survei Lapangan di 10 […]

expand_less