Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT

Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK Usai Terjaring OTT

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (duasatunews.com) – Bupati Muara Enim Edison tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026) pagi setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) sehari sebelumnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan Bupati Muara Enim Edison datang sekitar pukul 08.51 WIB menggunakan kendaraan penyidik KPK. Ia mengenakan kemeja lengan panjang berwarna biru dan masker saat memasuki gedung pemeriksaan. Edison memilih tidak menjawab pertanyaan awak media yang menunggu di lokasi.

KPK mengamankan Edison bersama sembilan orang lainnya dalam OTT yang berlangsung pada Senin (8/6/2026). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan setelah menemukan bukti permulaan yang cukup.

Menurut Budi, penyidik juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Namun, KPK belum mengungkap identitas para tersangka karena proses penyidikan masih berlangsung.

Penyidik menjadikan pemeriksaan Bupati Muara Enim Edison sebagai bagian dari upaya mengungkap peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut. KPK berencana menyampaikan konstruksi perkara secara lengkap dalam konferensi pers resmi.

Tim KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah saat menjalankan operasi tersebut. Penyidik kini mendalami asal-usul uang itu serta kaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang mereka selidiki.

Selain Edison, KPK turut mengamankan empat orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Sementara itu, lima orang lainnya berasal dari kalangan swasta.

Tim KPK menjalankan operasi di dua lokasi berbeda, yakni Jakarta dan Sumatera Selatan. Setelah itu, penyidik memeriksa seluruh pihak yang terjaring untuk mengumpulkan keterangan dan memperkuat alat bukti.

Publik Menunggu Penjelasan Resmi KPK

Kasus yang melibatkan Bupati Muara Enim Edison menarik perhatian publik karena menyangkut kepala daerah yang masih aktif menjabat. Masyarakat kini menunggu penjelasan resmi KPK mengenai dugaan tindak pidana, identitas para tersangka, serta aliran dana yang ditemukan dalam OTT tersebut.

KPK menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi tanpa memandang jabatan maupun status pihak yang terlibat. Lembaga antirasuah itu juga akan mengumumkan perkembangan terbaru kasus ini setelah penyidik menyelesaikan pemeriksaan awal.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erupsi Gunung Marapi memuntahkan kolom abu setinggi 1.500 meter

    Erupsi Gunung Marapi, Kolom Abu Capai 1.500 Meter

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Padang, (duasatunews.com) — Erupsi Gunung Marapi terjadi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Minggu pukul 15.11 WIB. Aktivitas vulkanik tersebut melontarkan kolom abu setinggi sekitar 1.500 meter dari puncak gunung ke arah tenggara. Petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Ilhamdi Saputra, mengatakan kolom abu tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal […]

  • Reaktivasi otomatis JKN dibahas pemerintah bersama BPJS Kesehatan

    Reaktivasi Otomatis JKN Disiapkan Pemerintah Rp15 Miliar

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Reaktivasi otomatis JKN menjadi langkah pemerintah untuk menjaga kesinambungan layanan kesehatan nasional. Pemerintah menyiapkan kebijakan ini agar peserta Jaminan Kesehatan Nasional, khususnya penerima bantuan iuran yang masih menunggu validasi data, tetap memperoleh akses layanan kesehatan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah siap mencairkan anggaran sebesar Rp15 miliar untuk mendukung kebijakan tersebut. […]

  • DKPP KPU Konawe Utara sidang pelanggaran dana hibah

    Terbukti Terima Uang 5 Komisioner KPU Konut Disanksi DKPP

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Kendari (duasatunews.com) – DKPP KPU Konawe Utara menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada lima komisioner karena menerima uang dari dana hibah Pilkada 2024 yang terkait kasus korupsi. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu membacakan putusan perkara nomor 1-PKE-DKPP/I/2026 dalam sidang di ruang DKPP, Senin (6/4). Ketua KPU Konawe Utara Abdul Makmur bersama Edison Peokodoh, Eka Dwiyastuti Liambo, Naim, […]

  • pertambangan Sulawesi Tenggara sebagai motor ekonomi daerah

    Brian Putra: Jika Pertambangan di Sultra Dikelola dengan Baik, Daerah Akan Tumbuh Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 517
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pertambangan Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, masyarakat hanya akan merasakan manfaatnya jika pemerintah dan pelaku usaha mengelola sektor ini secara transparan, taat aturan, dan berkeadilan. Mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang menempuh pendidikan tinggi di Jakarta, Brian Putra, menyampaikan pandangan tersebut kepada media. Ia menilai kekayaan sumber […]

  • Beasiswa Pemda Konawe Belum Cair, Mahasiswa Terancam UAS

    Beasiswa Pemda Konawe Belum Cair, Mahasiswa Terancam UAS

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Beasiswa Pemda Konawe belum berjalan hingga pertengahan semester. Padahal, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe telah menetapkan program tersebut melalui penandatanganan MoU sebagai bagian dari kebijakan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Beasiswa Pemda Konawe Belum Cair, Mahasiswa Hadapi Kendala Sejumlah mahasiswa asal Konawe mengaku menghadapi kendala serius akibat belum cairnya dana beasiswa. Banyak mahasiswa […]

  • Dugaan Pembiaran Tambang di Hutan Lindung, PERSAMA Sultra-Jakarta Desak Kapolri Copot Kapolres Konawe Utara

    Dugaan Pembiaran Tambang di Hutan Lindung, PERSAMA Sultra-Jakarta Desak Kapolri Copot Kapolres Konawe Utara

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 535
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — 7 Januari 2026. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolres Konawe Utara. Desakan ini muncul karena aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara masih terus berjalan hingga saat ini. Ketua Umum PERSAMA Sultra-Jakarta, Nabil Dean, menilai kondisi […]

expand_less