Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » Tokoh Pemuda Konsel Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Polemik PT WIN: “Jangan Sampai Salah Kiprah”

Tokoh Pemuda Konsel Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Polemik PT WIN: “Jangan Sampai Salah Kiprah”

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 264
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Persoalan yang tengah mencuat terkait aktivitas pertambangan PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, menjadi perhatian serius berbagai pihak. Aktivitas pertambangan yang berada di sekitar kawasan pemukiman warga dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kamis 21 Mei 2026.

Selama beberapa tahun terakhir, aktivitas PT WIN kerap menuai sorotan dari berbagai unsur masyarakat. Hal tersebut dipicu oleh kekhawatiran publik terhadap dampak lingkungan serta dugaan terganggunya hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat di wilayah lingkar tambang.

Menanggapi polemik tersebut, tokoh pemuda Konawe Selatan, Rendy Salim, meminta masyarakat agar tetap bijak dan objektif dalam menyikapi persoalan yang terjadi. Ia menilai kritik terhadap perusahaan harus diarahkan secara tepat kepada pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab terhadap persoalan tersebut.

“Kita semua memahami bahwa aktivitas PT WIN saat ini menimbulkan banyak polemik dan tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Namun, persoalan ini harus disikapi secara bijak. Jangan sampai kita salah kiprah ataupun salah sasaran dalam menyampaikan kritik,” ujar Rendy kepada awak media.

Menurutnya, sorotan publik yang diarahkan kepada aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Konawe Selatan, perlu dipahami secara proporsional. Sebab, PT WIN merupakan perusahaan yang diketahui memiliki izin dan legalitas resmi dalam menjalankan aktivitas pertambangan.

“Kalau perusahaan itu masih beroperasi dalam koridor izin yang dimiliki, tentu aparat penegak hukum tidak bisa serta-merta melakukan penindakan. Kecuali jika ditemukan adanya aktivitas ilegal atau pelanggaran hukum di luar izin yang dimiliki perusahaan, maka tentu penanganan hukumnya patut dipertanyakan,” lanjutnya.

Rendy menegaskan bahwa persoalan utama seharusnya diarahkan kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam penerbitan izin pertambangan, termasuk pemerintah dan instansi terkait yang bertanggung jawab terhadap pengawasan aktivitas perusahaan.

“Persoalan PT WIN ini seharusnya menjadi perhatian pemangku kebijakan, khususnya pemerintah yang memberikan izin aktivitas pertambangan di wilayah dekat pemukiman warga,” katanya.

Ia juga mengaku telah beberapa kali menyuarakan persoalan tersebut kepada instansi terkait, mulai dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga Kementerian Lingkungan Hidup. Namun hingga saat ini, menurutnya, belum ada langkah konkret yang dilakukan pemerintah dalam merespons keresahan masyarakat.

“Saya pribadi sudah beberapa kali menyampaikan persoalan ini ke instansi terkait, termasuk Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup. Tetapi sampai hari ini belum ada tindakan nyata yang dilakukan pemerintah,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Rendy kembali mengajak masyarakat agar tetap menjaga sikap dan tidak terjebak pada opini yang dapat memicu kesalahpahaman di tengah publik.

“Saya mengajak seluruh masyarakat yang ikut menyoroti persoalan PT WIN agar tetap bijak dalam menyikapi masalah ini. Jangan sampai kita salah kamar dalam memahami dan menempatkan persoalan,” tutupnya.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • pencak silat cerminkan kepribadian bangsa disampaikan Prabowo di Munas IPSI

    Pencak Silat Kepribadian Bangsa, Tegas Prabowo di Munas IPSI

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pencak silat mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Menurut Prabowo, pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai olahraga dan seni bela diri, tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya […]

  • Evaluasi Pegawai DJP Jadi Fokus Kementerian Keuangan

    Evaluasi Pegawai DJP Jadi Fokus Kementerian Keuangan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Evaluasi pegawai DJP menjadi fokus Kementerian Keuangan menyusul pengusutan dugaan pelanggaran di lingkungan perpajakan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menilai keterlibatan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan menyiapkan langkah tegas sesuai tingkat pelanggaran.(Baca juga laporan ekonomi lainnya di kanal Ekonomi: https://duasatunews.com/category/ekonomi) “Nanti kami evaluasi. Pegawai pajak bisa kami rotasi. […]

  • Target setoran Danantara Rp800 triliun oleh Presiden Prabowo

    Danantara Rp800 Triliun: Prabowo Targetkan Setoran Tiap Tahun

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 308
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Danantara Rp800 triliun menjadi target setoran tahunan dari pengelolaan aset negara. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target tersebut dalam peringatan satu tahun Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta. Menurut Prabowo, Danantara harus memberikan kontribusi besar bagi negara. Pemerintah menargetkan setoran sekitar 50 miliar dolar AS setiap tahun. Target tersebut berasal dari perhitungan return […]

  • Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

    Prabowo Salah Sebut Tahun MBG dalam Pidato Natal Nasional

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 688
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden Prabowo Subianto menjadi sorotan publik setelah keliru menyebut tahun saat memaparkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kekeliruan itu muncul dalam pidato Perayaan Natal Nasional 2025 di Jakarta, Senin (5/1/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan MBG kepada 55 juta penerima manfaat dalam kurun satu tahun. Namun, ia menyebut rentang […]

  • Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Rute Raha–Maligano Tenggelam di Perairan Muna

    Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Rute Raha–Maligano Tenggelam di Perairan Muna

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Muna, duasatunews.com — Kapal penumpang tenggelam di Muna akibat cuaca buruk yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Insiden ini terjadi di perairan dekat Desa Pohorua, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Kapal speed boat KM Maligano Star melayani rute Raha–Maligano saat peristiwa berlangsung. Seluruh penumpang dan awak kapal […]

  • Wapres Gibran meninjau lokasi longsor Cisarua Bandung Barat

    Wapres Tinjau Longsor Cisarua Bandung Barat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com  – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau langsung lokasi longsor Cisarua Bandung Barat, Minggu (25/1). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan penanganan darurat berlangsung cepat, terkoordinasi, dan berfokus pada keselamatan warga. Dalam peninjauan di lapangan, Wakil Presiden menegaskan pemerintah terus melanjutkan proses pencarian dan […]

expand_less