Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » BINA AKRAB & MUSYAWARAH BESAR PEMUDA 21 TAHUN 2024

BINA AKRAB & MUSYAWARAH BESAR PEMUDA 21 TAHUN 2024

  • account_circle Admin 21
  • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
  • visibility 963
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Program pembinaan mahasiswa baru rutin digelar setiap akhir tahun oleh PEMUDA 21. Pada tahun ini, panitia melaksanakan kegiatan Bina Keakraban (Bina Akrab) di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Dari total 546 anggota, panitia menghadirkan 287 peserta dalam kegiatan tersebut. Melalui Bina Akrab, panitia berupaya mempererat silaturahmi antara senior dan junior. Selain itu, panitia membekali peserta dengan pengetahuan yang mendukung proses penyelesaian studi.

Selanjutnya, panitia menyusun berbagai rangkaian kegiatan, baik teori maupun praktik. Dengan metode tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung. Oleh karena itu, peserta diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, PEMUDA 21 terus menjalankan program Pembangunan Sumber Daya Manusia yang berkelanjutan. Melalui semangat sejuta mimpi, organisasi ini menghadirkan harapan bagi generasi muda yang berani bermimpi dan berjuang menatap masa depan. Memang, proses menjadi sarjana tidak mudah. Namun demikian, setiap tahapan dapat dilalui dengan tekad dan kebersamaan.

Ketua Panitia, Egit Setiawan, menekankan pentingnya kegiatan Bina Keakraban. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa baru akan menjalani aktivitas di asrama maupun di kampus. Jika keakraban tidak terbangun sejak awal, rasa kepedulian antar kader akan melemah. Oleh sebab itu, panitia mendorong seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan hingga selesai.

Setelah rangkaian Bina Akrab berakhir, panitia melanjutkan agenda dengan Musyawarah Besar (Mubes) PEMUDA 21. Pada kesempatan tersebut, panitia menyampaikan bahwa masa kepemimpinan Arnol Ibnu Rasyid dan Irjal Ridwan sebagai Ketua dan Wakil Ketua periode 2023–2025 akan berakhir pada awal tahun 2025.

Akhirnya, Mubes menetapkan pasangan Muh. Nabil Dean Fachri Liambo dan Adrian Moita sebagai pimpinan baru PEMUDA 21. Pasangan ini berhasil meraih suara terbanyak dari tiga pasangan calon yang mengikuti pemungutan suara.

Admin 21

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Gurun Arab Saudi menghijau setelah hujan ekstrem mengguyur sejumlah wilayah yang selama ini dikenal tandus dan kering. Perubahan drastis ini menarik perhatian dunia karena menunjukkan bagaimana lanskap gurun dapat berubah cepat ketika kondisi alam mendukung. Curah Hujan Tinggi Mengubah Lanskap Gurun Dalam beberapa pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi turun di sejumlah […]

  • pengalihan isu mafia tanah Kendari di tengah sorotan publik

    MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 379
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Pengalihan isu mafia tanah Kendari kini menguasai ruang publik dan percakapan media. Namun, ketika publik membacanya melalui pendekatan Issue Cycle Analysis, pola yang muncul tidak bersifat alami. Elite kekuasaan justru mendorong isu ini untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan yang lebih besar. Sejak awal, narasi mafia tanah tidak hadir sebagai penegakan hukum […]

  • Dampak tambang nikel di Indonesia terhadap lingkungan

    Bupati dan DPRD Konsel Didesak Segera Terbitkan Rekomendasi Pencabutan IUP PT. WIN

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Arin fharul sanjaya
    • visibility 616
    • 0Komentar

    KONAWE SELATAN, duasatunews.com – Desakan kepada Pemerintah Kabupaten dan DPRD Konawe Selatan untuk segera merekomendasikan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN) terus menguat. Dorongan tersebut datang dari Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Konsel (IPPMI Konsel) – Jakarta. Organisasi ini menilai aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara di wilayah Konawe Selatan belum […]

  • perkebunan kelapa sawit di Papua yang berbatasan dengan kawasan hutan adat

    Hampar Kisa Mula Sawit Di Papua: Dari Janji Kesejahteraan Hingga Polemik Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 241
    • 0Komentar

    JAYAPURA, duasatunews.com — Ekspansi perkebunan kelapa sawit di Papua kembali memicu kekhawatiran publik karena dampaknya langsung terhadap hutan, tanah adat, dan keberlanjutan hidup masyarakat. Di sejumlah wilayah, pembukaan kebun sawit mempercepat hilangnya tutupan hutan sekaligus memicu konflik lahan yang belum terselesaikan hingga kini. Mengapa Isu Ini Mendesak Sekarang Sorotan terhadap sawit Papua menguat seiring evaluasi […]

  • Dampak tambang nikel di Indonesia terhadap lingkungan

    Nikel, Negara, dan Luka yang Tak Terobati: Ketika Sumber Daya Menjadi Sumber Derita

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Nikel, Negara, dan Luka yang Tak Terobati: Ketika Sumber Daya Menjadi Sumber Derita Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom. aktivis Komunikasi Sosial dan Pemerhati Isu Hukum & Lingkungan Pengantar: Emas Baru, Luka Lama Dalam dua dekade terakhir, industri pertambangan nikel di Indonesia tumbuh pesat. Nikel kini menjadi komoditas strategis global karena berperan penting dalam baterai kendaraan […]

  • keadilan restoratif kesehatan disampaikan Otto Hasibuan

    Keadilan Restoratif Kesehatan Ditekankan Otto Hasibuan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Bandung, (duasatunews.com) — keadilan restoratif kesehatan menjadi perhatian utama Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan dalam penegakan hukum di sektor medis. Menurutnya, pendekatan ini mendorong sistem hukum yang lebih adil, humanis, dan berorientasi pada pemulihan. Otto menyampaikan hal tersebut dalam Simposium dan Workshop Meet The Professors and Friends (Me-Prof) di […]

expand_less