Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 591
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya kritik yang ia nilai tidak sehat terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai sebagian pihak kerap memandang setiap langkah pemerintah secara negatif tanpa memahami konteks dan tujuan kebijakan.

Presiden Soroti Pola Kritik Negatif

Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat terbatas di lokasi banjir Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Ia menegaskan bahwa sejumlah komentator terus mengkritik aktivitas pemerintah tanpa menimbang substansi kebijakan yang berjalan.

“Kadang-kadang saya memantau ada kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi dan komentator. Mereka selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia dan kegiatan pemerintah dari sudut yang negatif,” kata Prabowo.

Menteri Kerap Terjepit Kritik

Prabowo mencontohkan kritik yang sering muncul ketika para menteri turun langsung ke lokasi bencana. Menurutnya, publik menilai pemerintah tidak peduli saat menteri tidak hadir. Sebaliknya, publik juga melontarkan kritik ketika menteri datang ke lapangan.

“Kalau menteri tidak datang, masyarakat menilai pemerintah tidak peduli. Namun, saat menteri datang ke lokasi bencana, muncul komentar, ‘Untuk apa menteri datang hanya melihat-lihat?’ Ini membuat posisi pemerintah serba sulit,” ujarnya.

Pemerintah Tetap Hadir untuk Rakyat

Meski menghadapi kritik, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap hadir di lokasi bencana sebagai bentuk tanggung jawab negara. Ia menyatakan kehadiran tersebut bertujuan memastikan penanganan berjalan dengan baik serta mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak.

Selain itu, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah agar tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh kritik yang tidak konstruktif. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mengutamakan kepentingan rakyat dan menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • harga emas Antam hari ini

    Harga Emas Antam Terbaru Naik Rp68.000, Tembus Rp3.012.000

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 295
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Harga emas Antam terbaru mencatat kenaikan signifikan pada Sabtu pagi. Berdasarkan laman resmi Logam Mulia pukul 08.50 WIB, harga emas naik Rp68.000 dari Rp2.944.000 menjadi Rp3.012.000 per gram. Kenaikan harga tersebut juga mendorong peningkatan harga beli kembali atau buyback. PT Antam Tbk menetapkan harga buyback emas sebesar Rp2.793.000 per gram. Perusahaan menegaskan bahwa […]

  • Petro Akan Temui Trump di Tengah Isu Ancaman Operasi Militer AS

    Petro Akan Temui Trump di Tengah Isu Ancaman Operasi Militer AS

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pertemuan Petro Trump kembali menarik perhatian dunia internasional. Presiden Kolombia Gustavo Petro memastikan kunjungannya ke Washington, Amerika Serikat, untuk bertemu Presiden AS Donald Trump. Kedua pemimpin akan menggelar pertemuan di Gedung Putih pada pekan pertama Februari. Melalui pertemuan Petro Trump, kedua negara akan membahas isu keamanan global dan hubungan bilateral. Petro dan […]

  • Program Beasiswa KIP Kuliah 2026 dorong pemerataan pendidikan

    Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Tahun 2026 Akan Segera Dibuka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 862
    • 3Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Biaya kuliah dan kebutuhan hidup mahasiswa masih menghambat lulusan SMA dan sederajat dari keluarga kurang mampu. Akibat kondisi tersebut, banyak calon mahasiswa menunda rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di berbagai daerah, ketimpangan akses pendidikan tinggi terus terjadi. Terutama di wilayah dengan partisipasi perguruan tinggi rendah, keterbatasan ekonomi sering memutus peluang generasi […]

  • Dugaan limbah ban bekas yang diduga melibatkan oknum pejabat KUPP Molawe menjadi sorotan GMH Sultra-Jakarta.

    GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Penjualan Limbah Ban Bekas dan Gratifikasi di Morosi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – 8 Juni 2026 Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan praktik penjualan limbah ban bekas serta dugaan gratifikasi yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan Kesyahbandaran Molawe. Abdi Aditya menyatakan bahwa pihaknya menerima berbagai informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan limbah ban […]

  • Jokowi Turun Gunung Motivasi Kader PSI di Rakernas

    Jokowi Turun Gunung Motivasi Kader PSI di Rakernas

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Makassar, duasatunews.com — Jokowi Rakernas PSI menyita perhatian publik ketika Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat desa. Jokowi menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Solidaritas Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis. Dalam arahannya, Jokowi menilai PSI memerlukan mesin partai yang besar dan […]

  • tersangka korupsi ekspor CPO dan POME dikawal Kejaksaan Agung

    Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 307
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Korupsi ekspor CPO kembali menjadi sorotan publik setelah aparat penegak hukum menahan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyimpangan kebijakan perdagangan sawit. Kasus ini mengancam keuangan negara hingga belasan triliun rupiah dan memperlihatkan rapuhnya pengawasan sektor strategis. Isu korupsi ekspor CPO menjadi penting karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola […]

expand_less