Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 778
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya kritik yang ia nilai tidak sehat terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai sebagian pihak kerap memandang setiap langkah pemerintah secara negatif tanpa memahami konteks dan tujuan kebijakan.

Presiden Soroti Pola Kritik Negatif

Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat terbatas di lokasi banjir Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Ia menegaskan bahwa sejumlah komentator terus mengkritik aktivitas pemerintah tanpa menimbang substansi kebijakan yang berjalan.

“Kadang-kadang saya memantau ada kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi dan komentator. Mereka selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia dan kegiatan pemerintah dari sudut yang negatif,” kata Prabowo.

Menteri Kerap Terjepit Kritik

Prabowo mencontohkan kritik yang sering muncul ketika para menteri turun langsung ke lokasi bencana. Menurutnya, publik menilai pemerintah tidak peduli saat menteri tidak hadir. Sebaliknya, publik juga melontarkan kritik ketika menteri datang ke lapangan.

“Kalau menteri tidak datang, masyarakat menilai pemerintah tidak peduli. Namun, saat menteri datang ke lokasi bencana, muncul komentar, ‘Untuk apa menteri datang hanya melihat-lihat?’ Ini membuat posisi pemerintah serba sulit,” ujarnya.

Pemerintah Tetap Hadir untuk Rakyat

Meski menghadapi kritik, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tetap hadir di lokasi bencana sebagai bentuk tanggung jawab negara. Ia menyatakan kehadiran tersebut bertujuan memastikan penanganan berjalan dengan baik serta mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak.

Selain itu, Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah agar tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh kritik yang tidak konstruktif. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus mengutamakan kepentingan rakyat dan menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi unjuk rasa terkait Korupsi LPDB-KUMKM di kawasan Kuningan Jakarta Selatan.

    KPK dan Kejagung Didesak Periksa Menteri Koperasi Dugaan Korupsi Dana Bergulir LPDB-KUMKM

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Dugaan korupsi Dana Bergulir LPDB-KUMKM kembali menjadi sorotan publik. Forum Demokrasi Rakyat (FDR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera […]

  • Polisi membuka posko pengaduan kasus kekerasan seksual Ponpes Pati di Mapolresta Pati, Jawa Tengah

    Polisi Layangkan Panggilan Kedua untuk Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 300
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Polresta Pati kembali memanggil AS (52), tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang santriwati di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Wakasat Reskrim Polresta Pati AKP Iswantoro mengatakan penyidik menjadwalkan pemanggilan kedua pada 7 Mei 2026. Sebelumnya, polisi sudah memanggil tersangka pada 4 Mei 2026, namun AS tidak hadir tanpa […]

  • Seskab Teddy Mensos Sekolah Rakyat Bansos rapat di Jakarta

    Seskab Teddy dan Mensos bahas Sekolah Rakyat hingga bansos

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Seskab Teddy bansos menjadi fokus dalam pertemuan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Senin (6/4). Pertemuan ini membahas peningkatan akurasi penyaluran bantuan sosial sekaligus perkembangan program Sekolah Rakyat. Pertemuan berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet. Kedua pihak menekankan pentingnya penguatan pendidikan dan ketepatan distribusi bansos. Selain itu, pemerintah menggunakan […]

  • Puskom kecam IAI terkait dugaan tekanan korban kekerasan seksual

    Enggan berdamai, kampus tagih uang KIP ke korban dugaan kekerasan seksual

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom Indonesia) mengecam keras dugaan tindakan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa yang tidak berpihak kepada korban kekerasan seksual. Menurut Puskom, pihak kampus justru menambah tekanan terhadap korban melalui pemanggilan terkait dana KIP Kuliah, padahal korban memilih mengundurkan diri karena trauma. Surat tertanggal 18 Mei 2026 memicu polemik […]

  • AHY memaparkan progres pemulihan pascabencana Aceh Tamiang

    Prabowo Serius Dengarkan Paparan AHY Soal Pemulihan Pascabencana Di Aceh Tamiang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 642
    • 0Komentar

    JAKARTA, DuaSatuNews.com — Pemulihan pascabencana Aceh Tamiang menjadi perhatian langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Oleh karena itu, Presiden menyimak secara langsung paparan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam rapat terbatas yang digelar di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1/2026). Dalam rapat tersebut, AHY menjelaskan bahwa proses pemulihan telah memasuki […]

  • bibir kering saat puasa akibat dehidrasi

    Bibir Kering Saat Puasa: Penyebab dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Banyak orang mengalami bibir kering saat puasa. Bibir biasanya terasa kasar, pecah-pecah, perih, bahkan bisa berdarah. Meski terlihat ringan, kondisi ini sering mengganggu kenyamanan, terutama ketika sahur dan berbuka. Selama puasa, tubuh tidak menerima asupan cairan dan makanan selama lebih dari 12 jam. Akibatnya, tubuh kehilangan cairan dan memicu dehidrasi ringan. Kondisi ini […]

expand_less