Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 692
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Obsesi sukses Gen Z semakin mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Banyak anak muda memilih bekerja sambil kuliah, membangun bisnis sejak remaja, atau mencari lebih dari satu sumber penghasilan. Meski publik kerap menilai mereka ambisius, dorongan tersebut muncul sebagai respons atas tekanan sosial dan realitas ekonomi.

Selain itu, Gen Z tumbuh di tengah ketidakpastian. Mereka menyaksikan krisis global, pandemi, lonjakan biaya hidup, serta persaingan kerja yang kian ketat. Dalam situasi ini, sukses berfungsi bukan lagi sebagai simbol prestise, melainkan menjadi strategi bertahan hidup.

Obsesi Sukses Gen Z Dipicu Tekanan Ekonomi

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z menghadapi biaya pendidikan tinggi dan harga rumah yang sulit dijangkau. Stabilitas ekonomi tidak lagi hadir secara otomatis. Oleh karena itu, banyak anak muda memutuskan memulai karier lebih awal.

Kesadaran ini mendorong Gen Z mengejar kemandirian sejak dini. Mereka menganggap penundaan langkah hanya akan menambah risiko tertinggal di masa depan.

Dunia Kerja Membentuk Obsesi Sukses Gen Z

Sementara itu, pasar kerja modern menuntut fleksibilitas tinggi. Sistem kontrak jangka pendek, kerja lepas, dan otomatisasi mengurangi jaminan kerja jangka panjang. Gen Z membaca perubahan ini dengan cepat.

Alih-alih bergantung pada satu jalur karier, mereka membangun portofolio, mengasah berbagai keterampilan, dan mencari peluang di luar jalur konvensional. Dalam konteks ini, sukses berarti memiliki kendali atas penghasilan dan waktu.

Media Sosial dan Standar Kesuksesan Baru

Di sisi lain, media sosial membentuk cara Gen Z memaknai sukses. Kisah pengusaha muda dan kreator digital menghadirkan standar baru: cepat, terlihat, dan berdampak.

Namun, media sosial juga menampilkan sisi sebaliknya. Cerita PHK, kegagalan usaha, dan tekanan ekonomi muncul setiap hari. Karena itu, kombinasi inspirasi dan kecemasan mendorong Gen Z bergerak lebih cepat.

Pendidikan dan Strategi Adaptif Gen Z

Meski demikian, Gen Z tidak menolak pendidikan formal. Sebaliknya, mereka melengkapinya dengan keterampilan praktis. Kursus daring, sertifikasi, magang, dan belajar mandiri menjadi strategi yang semakin populer.

Dengan cara ini, mereka memaknai sukses sebagai kemampuan bertahan dan tetap relevan di tengah perubahan, bukan sekadar gelar akademik.

Sukses sebagai Bentuk Kemandirian

Bagi banyak Gen Z, sukses berarti kebebasan menentukan hidup, membantu keluarga, menjaga kesehatan mental, serta mandiri secara ekonomi. Definisi ini menunjukkan tingkat kesadaran sosial yang tinggi.

Namun demikian, dorongan kuat tersebut juga membawa risiko kelelahan dan kecemasan. Tanpa dukungan kebijakan publik dan dunia kerja yang manusiawi, obsesi sukses dapat berubah menjadi beban psikologis.

Pada akhirnya, obsesi sukses Gen Z tidak sekadar mencerminkan ambisi pribadi. Sebaliknya, fenomena ini menunjukkan respons rasional terhadap dunia yang semakin tidak pasti. Karena itu, realitas ini perlu dipahami, bukan dihakimi.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • harga emas dunia turun tajam di pasar global

    Harga Emas Anjlok 4,5% dalam Sehari, Penguatan Dolar AS Tekan Pasar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 335
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Harga emas dunia jatuh tajam pada perdagangan Selasa (3/3/2026). Penguatan dolar Amerika Serikat dan kenaikan imbal hasil obligasi menekan minat investor terhadap logam mulia. Data perdagangan global menunjukkan harga emas berada di US$5.086,47 per troy ons. Nilai tersebut turun sekitar 4,5% dalam satu hari. Penurunan ini sekaligus menghentikan reli emas selama lima […]

  • kerja sama pendidikan Pemda Konawe dengan perguruan tinggi di Jakarta

    Pemda Konawe Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Kampus di Jakarta, Dorong SDM Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 926
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kerja sama pendidikan Pemda Konawe terus berkembang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe kini menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Jakarta guna memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda. Kerja sama tersebut melibatkan Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI dan Universitas Ibnu Chaldun. Pemerintah daerah menilai kolaborasi ini […]

  • PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

    PENGANGKATAN P3K DI KONAWE: HONORER TERLUPAKAN, YANG BARU TAMAT SEKOLAH JUSTRU LULUS

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 754
    • 0Komentar

    jakarta, DuaSatuNews.com  – Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) seharusnya menjadi solusi keadilan bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Namun dalam praktiknya, kebijakan ini justru menimbulkan kegelisahan. Banyak honorer lama kembali merasa tersisih, sementara peserta yang baru menamatkan pendidikan berhasil lolos seleksi. Honorer Lama Kembali Terpinggirkan Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius tentang keberpihakan […]

  • KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    KUHAP Baru KPK: Tersangka Tak Ditampilkan

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 543
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — KUHAP baru KPK mendorong perubahan dalam pola penyampaian informasi publik. Komisi Pemberantasan Korupsi memutuskan tidak menampilkan tersangka dalam konferensi pers penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi. Kebijakan ini sejalan dengan penerapan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).👉 Tautan internal: https://duasatunews.com/tag/hukum Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi […]

  • Aksi protes terkait Sanksi G7 terhadap Iran di Teheran

    Sanksi G7 terhadap Iran Picu Ketegangan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Sanksi G7 terhadap Iran kembali memicu ketegangan diplomatik antara Teheran dan kelompok negara industri maju tersebut. Pemerintah Iran mengecam keras pernyataan terbaru Group of Seven (G7) yang membuka peluang pemberlakuan pembatasan tambahan. Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan kecaman melalui pernyataan resmi di Telegram. Dalam keterangan tersebut, Teheran menilai sikap G7 sebagai campur […]

  • Praperadilan Roy Suryo dikabulkan sebagian oleh PN Jakarta Selatan

    Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan, Penahanan Tidak Sah

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Roy Suryo dalam perkara dugaan fitnah terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Sidang berlangsung pada Selasa (7/7/2026). Hakim tunggal I Ketut Darpawan membacakan amar putusan di ruang sidang. Dalam putusannya, hakim mengatakan, “Mengadili, mengabulkan praperadilan pemohon untuk sebagian.” Hakim juga menyatakan […]

expand_less