Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Eks Sekjen Kemenaker Diduga Beli Mobil Pakai Uang Hasil Peras Izin

Eks Sekjen Kemenaker Diduga Beli Mobil Pakai Uang Hasil Peras Izin

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 258
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Dugaan pemerasan RPTKA Kemnaker kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aset milik mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Heri Sudarmanto. Seiring penyidikan berjalan, penyidik mendalami aliran dana yang berasal dari pengurusan izin tenaga kerja asing.

Selain itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa Heri menampung uang hasil pemerasan melalui rekening milik kerabat. Setelah itu, Heri memakai dana tersebut untuk membeli sejumlah aset.

“Sebagian uang yang tersimpan di rekening kerabat digunakan untuk membeli mobil,” kata Budi Prasetyo, Sabtu (17/1/2026).

Selanjutnya, KPK mencatat total dana dari dugaan pemerasan RPTKA Kemnaker mencapai sekitar Rp12 miliar. Dari aliran dana tersebut, Heri membeli mobil Toyota Innova Zenix tahun 2024. Kini, penyidik menelusuri dan menyita kendaraan itu sebagai bagian dari pembuktian perkara.

Lebih jauh, penyidik menduga Heri menerima uang dari agen tenaga kerja asing sejak menjabat Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) pada 2010–2015. Kemudian, dugaan penerimaan uang berlanjut saat Heri menjabat Direktur Jenderal Binapenta pada 2015–2017.

Tak berhenti di situ, KPK juga menelusuri dugaan penerimaan uang saat Heri menjabat Sekretaris Jenderal Kemnaker pada 2017–2018 serta ketika menduduki jabatan fungsional utama hingga 2023.

Sementara itu, KPK mendalami penggunaan rekening pihak lain untuk menyamarkan asal-usul uang. Pada tahap berikutnya, penyidik terus mengembangkan perkara guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Terakhir, KPK menegaskan bahwa penyidikan dugaan pemerasan RPTKA Kemnaker masih berjalan sesuai ketentuan hukum. Namun demikian, lembaga tersebut tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamen HAM Mugiyanto menyerahkan santunan kepada keluarga korban Mei 1998

    Wamen HAM Mugiyanto Serahkan Santunan Korban Mei 1998

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Wamen HAM Mugiyanto menyerahkan santunan berupa paket sembako kepada keluarga korban peristiwa Mei 1998 di Klender, Jakarta Timur. Penyerahan bantuan berlangsung dalam kegiatan munggahan dan silaturahmi menjelang Ramadan 1447 Hijriah yang dihadiri keluarga korban serta perwakilan pemerintah. Mugiyanto menjelaskan bahwa keluarga penerima bantuan merupakan kerabat korban kebakaran Mal Klender saat kerusuhan 1998. […]

  • Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan dapur fiktif MBG mencuat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi. Namun, temuan di lapangan menunjukkan banyak persoalan serius. Komite Generasi Muda Timur Indonesia (KOGAMTI) menemukan dugaan 12.000 dapur fiktif yang tersebar di berbagai daerah. […]

  • Kapolri tolak Menteri Kepolisian saat rapat Komisi III DPR RI

    Kapolri: Saya lebih memilih jadi petani daripada menteri kepolisian

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kapolri tolak Menteri Kepolisian. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menegaskan sikap tersebut saat ini dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin. Sejak awal, ia menyatakan lebih memilih menjadi petani daripada menduduki jabatan Menteri Kepolisian. Seiring berkembangnya wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia […]

  • Mars Pemuda 21 dinyanyikan dalam konsolidasi gerakan pemuda

    Mars Pemuda 21 Diluncurkan, Pertegas Arah Gerakan Pemuda

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 295
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Organisasi kepemudaan Pemuda 21 resmi meluncurkan Mars Pemuda 21 sebagai simbol identitas dan arah perjuangan gerakan. Melalui peluncuran ini, organisasi menegaskan komitmen dalam memperjuangkan keadilan sosial serta memperkuat peran pemuda di ruang publik. Pada tahap awal, Pemuda 21 menjadikan peluncuran mars sebagai bagian dari penguatan konsolidasi internal. Dengan langkah tersebut, organisasi ingin […]

  • Gedung DPR MPR DPD RI di Jakarta terkait evaluasi otonomi daerah

    Evaluasi Otonomi Daerah Dinilai Perlu Diperkuat DPD RI

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Bengkulu, (duasatunews.com) — Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan otonomi daerah. Ia menilai kebijakan tersebut perlu penguatan agar tetap efektif. Sultan menyampaikan pernyataan itu usai dialog Green Demokrasi Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia dan Generasi Z. Acara berlangsung di Bengkulu, Selasa (17/2/2026). Menurut Sultan, pemerintah perlu […]

  • aksi KAJI Indonesia tuntut penegakan hukum pertambangan

    Kaji Indonesia Gelar Aksi Jilid II, Desak Kejagung untuk segera Usut Tuntas PT DMS

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Tekanan publik terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan kembali meningkat. Kajian Akademik dan Jaringan Intelektual Indonesia (KAJI) Indonesia menggelar Aksi Jilid II di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Senin (12/1/2026). Aksi tersebut menyoroti dugaan kejahatan pertambangan yang melibatkan PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT DMS). Hingga kini, massa menilai aparat penegak hukum […]

expand_less