Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Awas Perang Baru Arab Memanas, Saudi Bombardir Yaman

Awas Perang Baru Arab Memanas, Saudi Bombardir Yaman

  • account_circle Darman
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 410
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Arab Saudi serang Yaman melalui operasi militer terbatas yang dijalankan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini muncul sebagai respons langsung terhadap meningkatnya aktivitas kelompok separatis di wilayah timur Yaman. Melalui operasi tersebut, Riyadh berupaya menahan eskalasi konflik sekaligus menjaga stabilitas perbatasan.

Selain itu, serangan ini menandai operasi kedua dalam dua pekan terakhir. Koalisi Saudi secara terbuka menargetkan Dewan Transisi Selatan (Southern Transitional Council/STC) yang dipimpin Aidaros Alzubidi. Kelompok tersebut secara aktif mendorong pembentukan negara Yaman Selatan dan memperoleh dukungan politik serta logistik dari Uni Emirat Arab.

Sementara itu, koalisi Saudi meningkatkan koordinasi dengan pemerintah Yaman dan otoritas lokal. Melalui kerja sama tersebut, Riyadh ingin memperkuat keamanan wilayah dan mencegah perluasan konflik. Pernyataan resmi ini disampaikan kepada media internasional Agence France-Presse sebagai bentuk penegasan sikap.

Arab Saudi Serang Yaman dan Perebutan Hadramaut

Di sisi lain, ketegangan meningkat setelah STC merebut sejumlah wilayah strategis. Kelompok tersebut menguasai sebagian besar Hadramaut, provinsi yang berbatasan langsung dengan Arab Saudi. Selanjutnya, pasukan STC mengendalikan jalur logistik utama dan mendorong mundur pasukan pemerintah Yaman dari beberapa titik pertahanan penting.

Akibatnya, situasi ini memicu kekhawatiran regional. Banyak analis menilai Hadramaut memiliki nilai geopolitik tinggi karena berfungsi sebagai zona penyangga keamanan Saudi serta jalur ekonomi utama Yaman bagian timur. Selain itu, eskalasi ini juga memperlihatkan keretakan serius di antara pihak-pihak yang sebelumnya berada dalam satu poros koalisi.

Oleh karena itu, Arab Saudi melancarkan serangan balasan pada pekan lalu. Melalui operasi tersebut, Riyadh mengklaim berhasil merebut kembali beberapa lokasi strategis. Pada saat yang sama, pemerintah Saudi menyampaikan peringatan langsung kepada Uni Emirat Arab agar menahan diri dan tidak memperluas konflik.

Akhirnya, para pengamat Timur Tengah menilai eskalasi ini berpotensi memperpanjang instabilitas kawasan. Tanpa langkah diplomasi yang konkret dan komitmen deeskalasi, konflik internal Yaman berisiko berkembang menjadi krisis regional yang lebih luas dan mengancam keamanan Jazirah Arab.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • seminar nasional hilirisasi

    LP2D Bersama PUSPINEBT-ICMI Gelar Seminar Nasional di Sulawesi Tenggara Bahas Strategi Hilirisasi dan Pembangunan Nasional

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.834
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi salah satu daerah penghasil nikel terbesar di Indonesia. Data Badan Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat produksi nikel tahun 2019 mencapai 23.967.146 ton. Angka ini menempatkan sektor pertambangan sebagai penopang utama perekonomian daerah. (29/4/2025) Saat ini, 189 perusahaan tambang beroperasi di 12 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Perusahaan-perusahaan tersebut mengelola […]

  • Perbedaan cerdas dan bijak dalam kehidupan

    CERDAS DAN BIJAK apa bedanya

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatnews.com – Kita hidup di era ketika banyak orang menilai kecerdasan dari kecepatan menjawab, bukan dari kedalaman memahami. Banyak orang mengagungkan mereka yang mampu menjelaskan teori kompleks, meskipun penjelasan itu sering berdiri di atas logika yang lemah. Sebaliknya, orang yang memilih diam dan berpikir perlahan justru sering menyimpan kebijaksanaan yang tidak terlihat. Perbedaan Mendasar […]

  • data bansos tidak tepat sasaran berdasarkan BPS 2026

    Data Bansos Tidak Tepat Sasaran: BPS Temukan 11.014 KPM

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Data bansos tidak tepat sasaran menjadi sorotan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) menemukan 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tidak lagi layak menerima bantuan sosial. Temuan ini berasal dari pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2026. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa temuan tersebut masuk kategori inclusion error. Artinya, penerima […]

  • ilustrasi operasi gabungan gagalkan penyelundupan sabu bakauheni

    Penyelundupan Sabu Bakauheni Digagalkan, 36 Kg Disita

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDARLAMPUNG (duasatunews.com) – Penyelundupan sabu Bakauheni berhasil digagalkan aparat gabungan dengan total barang bukti mencapai 36 kilogram. Pengungkapan kasus ini melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat bersama aparat penegak hukum. Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat Bier Budy Kismulyanto mengatakan tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim Polri, Polda Lampung, […]

  • transaksi pasar emas digital menggunakan smartphone

    Anak Muda Kuasai Pasar Emas RI, Investor Konvensional Mulai Tergeser

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Pasar emas digital Indonesia kini dikuasai anak muda. Pergeseran ini mengubah peta investasi nasional yang sebelumnya didominasi generasi lebih tua. Perubahan perilaku keuangan dan kemudahan akses digital mendorong kelompok usia produktif masuk lebih aktif ke instrumen emas. Pergeseran Investor di Tengah Tekanan Ekonomi Ketidakpastian ekonomi global masih membayangi pasar keuangan. Harga emas […]

  • “Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh terkait dana Otsus oleh Baleg DPR RI”

    Baleg DPR Dorong Pembentukan Badan Pengawas Dana Otsus dalam Revisi UUPA Aceh

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 46
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Badan Legislasi (Baleg) DPR RI memasukkan RUU Pemerintahan Aceh ke dalam agenda pembahasan. DPR fokus membahas masa depan dana otonomi khusus (Otsus) Aceh dan sistem pengawasannya. Wakil Ketua Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan pemerintah membuka peluang memperpanjang status Otsus Aceh. Pemerintah juga mempertimbangkan kelanjutan dana Otsus yang akan berakhir tahun depan. Doli […]

expand_less