Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Dedi Mulyadi Menilai Kritik Publik sebagai Kontrol Kepemimpinan

Dedi Mulyadi Menilai Kritik Publik sebagai Kontrol Kepemimpinan

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 507
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Dedi Mulyadi merespons kritik publik terkait kehadirannya di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Gubernur Jawa Barat itu menilai kritik masyarakat sebagai bentuk kontrol publik yang sehat dalam demokrasi.

Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada anak muda yang menilai kepala daerah tidak perlu terlibat langsung dalam proses teknis evakuasi. Ia menegaskan bahwa relawan, aparat kebencanaan, dan petugas profesional memegang peran utama dalam penanganan di lapangan.

Meski demikian, Dedi menjelaskan alasan kehadirannya di lokasi bencana. Ia menilai kehadiran pemimpin mampu memberi dukungan moral dan meningkatkan semangat relawan serta warga terdampak.

“Dalam situasi darurat, kehadiran pemimpin bisa memberi kekuatan psikologis. Masyarakat merasa tidak sendirian menghadapi musibah,” ujarnya.

Banjir Bekasi Dipicu Kesalahan Tata Ruang

Selain membahas longsor di Bandung Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan masyarakat terkait banjir yang berulang di wilayah Bekasi. Ia menilai kebijakan tata ruang masa lalu memicu persoalan tersebut.

Pemerintah, menurut Dedi, mengizinkan alih fungsi lahan persawahan dan rawa menjadi kawasan permukiman. Kebijakan itu menghilangkan daerah resapan air yang seharusnya menahan limpasan saat hujan deras.

“Kita harus mengakui kesalahan dalam pengelolaan ruang. Lahan itu seharusnya menahan air, bukan menampung bangunan,” kata Dedi.

Pemprov Jabar Siapkan Langkah Pengendalian Bencana

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menekan risiko bencana hidrometeorologi. Pemprov akan menerbitkan surat edaran penghentian pembangunan perumahan di kawasan rawan dan terlarang.

Dedi juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota menyesuaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Langkah tersebut, menurutnya, dapat mengurangi potensi banjir dan longsor di masa mendatang.

Untuk solusi jangka panjang, Pemprov Jabar berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan Danau Cibeet sebagai proyek pengendalian banjir wilayah hilir yang ditargetkan selesai pada 2028.

Selain itu, Dedi meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) memperkuat tanggul-tanggul sungai agar pemerintah dapat menekan risiko jebol yang kerap memicu banjir bandang.

Kritik Jadi Bahan Evaluasi

Menutup pernyataannya, Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat. Ia mengakui bahwa kepemimpinannya belum sepenuhnya memenuhi harapan publik.

Namun, ia berkomitmen memperbaiki kebijakan penataan ruang dan mitigasi bencana dengan menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi.

“Kritik ini menjadi pengingat agar kebijakan ke depan berjalan lebih tepat dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi mahasiswa menyoroti kasus Elza Syarief di kawasan Menteng Jakarta

    GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 286
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menegaskan dugaan penggelapan dana klien yang menyeret nama pengacara Elza Syarief semakin meluas. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyebut kerugian tidak hanya menimpa UMKM Memiles pada 2019. Selain itu, ia mengatakan sejumlah klien lain juga mengalami kerugian dengan total mencapai ratusan miliar rupiah. Andi menyampaikan pernyataan […]

  • OTT KPK Banjarmasin terkait dugaan korupsi restitusi pajak

    OTT KPK Banjarmasin Terkait Dugaan Korupsi Restitusi Pajak

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — OTT KPK Banjarmasin kembali menegaskan langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengawasi sektor perpajakan. Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, karena dugaan korupsi restitusi pajak. Komisi Pemberantasan Korupsi segera membenarkan operasi tersebut. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyampaikan konfirmasi […]

  • BNPB Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Bandang di Sitaro, Sulawesi Utara

    BNPB Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Bandang di Sitaro, Sulawesi Utara

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 802
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Banjir Bandang Sitaro melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, pada Senin dini hari (5/1/2026) akibat hujan berintensitas tinggi yang memicu luapan sungai, menewaskan sedikitnya 16 orang, menyebabkan tiga warga hilang, dan memaksa ratusan lainnya mengungsi. Status tanggap darurat berlaku 5–18 Januari 2026, sesuai Keputusan Bupati Sitaro Nomor 1 Tahun 2026. […]

  • korban sipil papua tewas dalam operasi militer di Kabupaten Puncak

    Korban Sipil Papua Tewas, Operasi TNI Disorot Komnas HAM

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 274
    • 3Komentar

    Papua,(duasatunews.com)//Komnas HAM mendesak Tentara Nasional Indonesia segera mengevaluasi operasi keamanan setelah insiden korban sipil papua tewas di Kabupaten Puncak. Insiden ini menewaskan sedikitnya 12 warga sipil dan melukai sejumlah lainnya. Ketua Anis Hidayah menyatakan aparat TNI menjalankan operasi terhadap kelompok bersenjata TPNPB-OPM di Kampung Kembru saat kejadian berlangsung. Ia menegaskan Komnas HAM masih memverifikasi jumlah […]

  • AI Dimasa Depan Bukan Pengganti Anak Muda, Tapi Alat yang Membuat Anak Muda Menjadi Lebih Hebat

    AI Dimasa Depan Bukan Pengganti Anak Muda, Tapi Alat yang Membuat Anak Muda Menjadi Lebih Hebat

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Jakarta | duasatunews.com — Peran kecerdasan buatan bagi anak muda semakin penting di era digital. Perkembangan teknologi yang cepat sering menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang mengira kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) akan menggantikan peran manusia. Pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Anak muda justru memiliki posisi strategis dalam perkembangan teknologi. Mereka tumbuh di lingkungan digital dan […]

  • ilustrasi pendidikan hanya mengejar angka bukan manusia

    Ketika Pendidikan Hanya Mengejar Angka, Bukan Manusia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 430
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pendidikan hanya mengejar angka sebagai wajah sistem pendidikan berorientasi nilai kini semakin dominan, ketika sekolah dan kampus sibuk mengejar skor, peringkat, serta target administratif, sementara pembentukan manusia tersingkir dari tujuan utama pendidikan. Pendidikan terlihat bergerak cepat, tetapi arahnya kabur. Sekolah mengejar target kelulusan, kampus menumpuk laporan, dan ruang kelas dipenuhi angka. Nilai, […]

expand_less