Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 300
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) – Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menegaskan dugaan penggelapan dana klien yang menyeret nama pengacara Elza Syarief semakin meluas. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyebut kerugian tidak hanya menimpa UMKM Memiles pada 2019. Selain itu, ia mengatakan sejumlah klien lain juga mengalami kerugian dengan total mencapai ratusan miliar rupiah.

Andi menyampaikan pernyataan itu setelah Aliansi Gerakan Mahasiswa Hukum Indonesia menggelar aksi damai di Kantor Elza Syarief Law, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). Selama aksi berlangsung, massa menyampaikan tuntutan secara tertib di bawah pengamanan Polsek Metro Menteng.

Selanjutnya, Andi menyoroti lambannya penanganan perkara oleh penyidik Polda Metro Jaya. Menurut dia, aparat belum menunjukkan langkah serius untuk mengusut laporan tersebut. Karena itu, ia menilai proses hukum berjalan lambat dan belum memberi kepastian kepada korban.

“Kasus ini bukan sekadar sengketa perdata. Namun, kasus ini mengarah pada dugaan pidana penggelapan dalam skala besar. Oleh sebab itu, kelambanan aparat mencederai rasa keadilan publik,” tegas Andi.

Sementara itu, GASKAN kini menyiapkan aksi lanjutan untuk menyoroti kinerja penyidik. Bahkan, organisasi tersebut mengaku akan terus mengawal perkara hingga aparat penegak hukum mengambil langkah nyata.

“Kami akan turun ke jalan jika tidak ada terobosan dalam waktu dekat. Selain itu, kami mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kejaksaan segera mengusut tuntas perkara ini,” ujar Andi.

Di sisi lain, GASKAN juga menyinggung nama Farhat Abbas. GASKAN menyebut Farhat berada dalam tim pendamping hukum terkait perkara tersebut.

Hingga berita ini terbit, pihak Elza Syarief belum memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan dugaan penggelapan dana itu.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – IHSG menguat pada perdagangan Selasa sore seiring penguatan bursa saham Asia. Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia naik 4,90 poin atau 0,05 persen ke level 8.980,23. Sebaliknya, indeks LQ45 turun 6,30 poin atau 0,72 persen ke posisi 876,12. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, […]

  • warga masuk Istana Negara dalam acara Gelar Griya Istana Negara

    Gelar Griya Istana Negara 2026, Warga Antusias Masuk Istana

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 285
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Gelar Griya Istana Negara pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah menarik perhatian masyarakat luas. Ribuan warga mendatangi Istana Negara, Jakarta, untuk mengikuti open house yang digelar Presiden Prabowo Subianto. Bagi banyak warga, momen ini menjadi pengalaman pertama memasuki kompleks Istana. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai daerah mulai memadati area sekitar Istana. Mereka […]

  • Frasa kunci pada subjudul: Lebih dari 75% subjudul induk merefleksikan topik konten Anda. Itu terlalu banyak. Jangan optimasi secara berlebihan! Frasa kunci pada subjudul: Lebih dari 75% subjudul induk merefleksikan topik konten Anda. Itu terlalu banyak. Jangan optimasi secara berlebihan! PMN SMF FLPP 2025 mendukung pembiayaan 194 ribu rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah

    SMF Salurkan PMN Rp6,68 Triliun untuk FLPP, Dukung Pembiayaan Hampir 195 Ribu Rumah MBR

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– PMN SMF untuk FLPP mencapai Rp6,68 triliun pada 2025. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mengalokasikan seluruh dana tersebut untuk memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan perseroan hanya mengarahkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) itu untuk program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Perseroan tidak […]

  • “PLN catat pendapatan 2025 sebesar Rp582,68 triliun”

    PLN Raup Pendapatan Rp582,68 Triliun pada 2025, Penjualan Listrik Nasional Meningkat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 168
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — PLN catat pendapatan 2025 sebesar Rp582,68 triliun sepanjang tahun 2025. Nilai itu naik 6,84 persen dibandingkan 2024 yang mencapai Rp545,38 triliun. Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengatakan pertumbuhan tersebut muncul di tengah tekanan ekonomi global dan tantangan bencana alam selama 2025. Menurut Darmawan, pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan energi nasional dengan […]

  • Perbedaan cerdas dan bijak dalam kehidupan

    CERDAS DAN BIJAK apa bedanya

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 767
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatnews.com – Kita hidup di era ketika banyak orang menilai kecerdasan dari kecepatan menjawab, bukan dari kedalaman memahami. Banyak orang mengagungkan mereka yang mampu menjelaskan teori kompleks, meskipun penjelasan itu sering berdiri di atas logika yang lemah. Sebaliknya, orang yang memilih diam dan berpikir perlahan justru sering menyimpan kebijaksanaan yang tidak terlihat. Perbedaan Mendasar […]

  • Ilustrasi wartawan Indonesia menjalankan tugas jurnalistik secara aman

    Putusan MK Tutup Celah Kriminalisasi Wartawan, Perlindungan Pers Menguat di HPN 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 390
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi masih mengancam wartawan saat mereka mengungkap isu yang berdampak luas bagi publik. Pihak yang tidak puas terhadap pemberitaan kerap memilih jalur pidana. Langkah ini menekan kebebasan pers dan mengganggu hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang utuh. Isu Perlindungan Pers Menguat Menjelang HPN 2026 Isu perlindungan pers mengemuka menjelang Hari Pers Nasional […]

expand_less