Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

GASKAN Soroti Lambatnya Penyidikan Kasus Elza Syarief, Ancam Aksi Susulan Usut Dugaan Penggelapan Ratusan Miliar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
  • visibility 189
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) – Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menegaskan dugaan penggelapan dana klien yang menyeret nama pengacara Elza Syarief semakin meluas. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyebut kerugian tidak hanya menimpa UMKM Memiles pada 2019. Selain itu, ia mengatakan sejumlah klien lain juga mengalami kerugian dengan total mencapai ratusan miliar rupiah.

Andi menyampaikan pernyataan itu setelah Aliansi Gerakan Mahasiswa Hukum Indonesia menggelar aksi damai di Kantor Elza Syarief Law, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). Selama aksi berlangsung, massa menyampaikan tuntutan secara tertib di bawah pengamanan Polsek Metro Menteng.

Selanjutnya, Andi menyoroti lambannya penanganan perkara oleh penyidik Polda Metro Jaya. Menurut dia, aparat belum menunjukkan langkah serius untuk mengusut laporan tersebut. Karena itu, ia menilai proses hukum berjalan lambat dan belum memberi kepastian kepada korban.

“Kasus ini bukan sekadar sengketa perdata. Namun, kasus ini mengarah pada dugaan pidana penggelapan dalam skala besar. Oleh sebab itu, kelambanan aparat mencederai rasa keadilan publik,” tegas Andi.

Sementara itu, GASKAN kini menyiapkan aksi lanjutan untuk menyoroti kinerja penyidik. Bahkan, organisasi tersebut mengaku akan terus mengawal perkara hingga aparat penegak hukum mengambil langkah nyata.

“Kami akan turun ke jalan jika tidak ada terobosan dalam waktu dekat. Selain itu, kami mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kejaksaan segera mengusut tuntas perkara ini,” ujar Andi.

Di sisi lain, GASKAN juga menyinggung nama Farhat Abbas. GASKAN menyebut Farhat berada dalam tim pendamping hukum terkait perkara tersebut.

Hingga berita ini terbit, pihak Elza Syarief belum memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan dugaan penggelapan dana itu.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Sampah Ceria Jakarta Timur aktivitas warga memilah sampah

    Bank Sampah Ceria Jadi Model Baru Pengelolaan Sampah Terpadu di Jakarta Timur

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Pemerintah Kota Jakarta Timur memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui peresmian Bank Sampah Ceria di Kecamatan Makasar, Selasa. Program ini menjadi langkah strategis untuk membangun sistem terpadu dan berkelanjutan. Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyatakan Bank Sampah Ceria menampung dan menimbang sampah anorganik dari bank sampah tingkat RW dan kelurahan. Sistem terpusat ini […]

  • pertambangan Sulawesi Tenggara sebagai motor ekonomi daerah

    Brian Putra: Jika Pertambangan di Sultra Dikelola dengan Baik, Daerah Akan Tumbuh Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 428
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pertambangan Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, masyarakat hanya akan merasakan manfaatnya jika pemerintah dan pelaku usaha mengelola sektor ini secara transparan, taat aturan, dan berkeadilan. Mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang menempuh pendidikan tinggi di Jakarta, Brian Putra, menyampaikan pandangan tersebut kepada media. Ia menilai kekayaan sumber […]

  • Dugaan limbah ban bekas yang diduga melibatkan oknum pejabat KUPP Molawe menjadi sorotan GMH Sultra-Jakarta.

    GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Penjualan Limbah Ban Bekas dan Gratifikasi di Morosi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – 8 Juni 2026 Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti dugaan praktik penjualan limbah ban bekas serta dugaan gratifikasi yang melibatkan oknum pejabat di lingkungan Kesyahbandaran Molawe. Abdi Aditya menyatakan bahwa pihaknya menerima berbagai informasi dan laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penjualan limbah ban […]

  • serangan drone RAF Siprus di pangkalan militer Inggris Akrotiri

    Serangan Drone RAF Siprus oleh Iran Picu Ketegangan Global

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 186
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Serangan drone menargetkan markas Angkatan Udara Inggris di Siprus pada Senin (2/3/2026). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Akibatnya, ketegangan di kawasan langsung meningkat. Presiden Siprus, Nikos Christodoulides, segera memberi pernyataan resmi. Tak lama kemudian, ia memastikan aparat keamanan nasional bersiaga penuh. Selain itu, ia menegaskan bahwa Siprus tidak ikut […]

  • Ilustrasi kasus penikaman karyawan Rich Club Kendari di area parkiran pada malam hari yang hingga kini masih dalam penanganan kepolisian

    Dua Pekan Tanpa Kepastian, Kinerja Polisi Dipertanyakan dalam Kasus Penikaman Karyawan Rich Club Kendari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dua pekan telah berlalu sejak insiden penikaman terhadap karyawan tempat hiburan malam di Kota Kendari. Namun, polisi belum menunjukkan perkembangan berarti dalam penanganan kasus tersebut. Hingga kini, aparat belum mengamankan para terduga pelaku. Di sisi lain, korban masih menjalani perawatan medis dan pemulihan trauma. Kondisi ini memicu keresahan publik. Peristiwa tersebut terjadi […]

  • APBN untuk kurban, hewan kurban, Idul Adha

    Penggunaan APBN untuk Hewan Kurban Dinilai Sah, Asalkan Transparan dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta,(duastunews.com )– Wakil Ketua DPP KORLABI (Komando Pelaporan Bela Islam), Novel Bamumin, menilai pemerintah boleh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan hewan kurban. Namun, pemerintah harus menjalankan kebijakan itu sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Menurut Novel, pemerintah dapat menjalankan program sosial keagamaan yang memberi manfaat luas bagi rakyat. Karena itu, pemerintah […]

expand_less