Prabowo Hadiri Pengukuhan MUI di Istiqlal
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- visibility 284
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo hadiri pengukuhan MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – Prabowo hadiri pengukuhan MUI periode 2025–2030 yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Sabtu pagi. Pada kesempatan ini, kehadiran Presiden menjadi simbol kuat sinergi pemerintah dan ulama. Dengan demikian, acara ini menegaskan pentingnya persatuan dan ketahanan spiritual bangsa.
Kehadiran Presiden Prabowo di Masjid Istiqlal
Sekitar pukul 10.00 WIB, Presiden Prabowo Subianto tiba di Masjid Istiqlal. Bersamaan dengan itu, ia hadir bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Setibanya di lokasi, Presiden langsung mengikuti rangkaian penyambutan panitia.
Silaturahmi Presiden dengan Pimpinan MUI
Setelah itu, Presiden Prabowo menghampiri jajaran pimpinan Majelis Ulama Indonesia. Selanjutnya, ia menyalami para ulama satu per satu. Dalam momen tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar mendampingi Presiden. Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani tampak berada di barisan depan bersama pimpinan MUI.
Susunan Tempat Duduk dan Tokoh Nasional
Kemudian, Presiden Prabowo menuju kursi utama. Pada posisi tersebut, ia duduk diapit Ketua Umum MUI K.H. M. Anwar Iskandar dan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid. Selain menjabat menteri, Nusron juga menjalankan peran sebagai ketua panitia dan pengurus MUI bidang penanggulangan bencana.
Di sisi lain, sejumlah tokoh nasional turut menghadiri acara ini. Salah satunya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, mengikuti rangkaian acara hingga doa bersama. Oleh karena itu, kehadiran para tokoh tersebut menegaskan posisi strategis MUI dalam kehidupan kebangsaan.
Doa Bersama dan Pesan Keselamatan Bangsa
Lebih lanjut, Nusron Wahid menyampaikan laporan panitia. Dalam laporannya, ia menyebut lebih dari 58.000 jamaah mengikuti kegiatan ini. Para peserta tersebut datang dari pengurus MUI, pondok pesantren, dan majelis taklim se-Jabodetabek. Menurutnya, acara ini tidak sekadar seremoni, melainkan juga ikhtiar spiritual menghadapi bencana alam di berbagai daerah.
Karena itu, Nusron menilai bangsa Indonesia membutuhkan penguatan spiritual, solidaritas sosial, dan kebersamaan lintas elemen.
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah
Sejak pukul 07.00 WIB, jamaah telah memadati kawasan Masjid Istiqlal. Bahkan, sebagian jamaah datang sejak subuh. Pada akhirnya, mereka memenuhi ruang ibadah utama hingga lantai empat dan lima dengan pakaian muslim serba putih.
Dengan demikian, Prabowo hadiri pengukuhan MUI sebagai penegasan komitmen pemerintah dalam merawat persatuan, memperkuat nilai keagamaan, serta menjaga keutuhan NKRI.
