Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Tarif Kapal Selat Malaka Tidak Berlaku, Indonesia Tegaskan Kepatuhan Hukum

Tarif Kapal Selat Malaka Tidak Berlaku, Indonesia Tegaskan Kepatuhan Hukum

  • account_circle Reski
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 218
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,(duasatunews.com)//Pemerintah Indonesia menolak penerapan tarif kapal Selat Malaka. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan langkah ini untuk menjaga kepatuhan terhadap hukum internasional serta stabilitas pelayaran global.

Sugiono menjelaskan bahwa Indonesia mematuhi ketentuan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS). Aturan tersebut melarang negara kepulauan menarik biaya dari kapal yang melintasi selat internasional seperti Selat Malaka.

Sebagai rujukan, prinsip ini tercantum dalam dokumen resmi UNCLOS: https://www.un.org/depts/los/convention_agreements/texts/unclos/unclos_e.pdf

“Indonesia menghormati prinsip kebebasan pelayaran dan tidak mengenakan pungutan di jalur tersebut,” ujar Sugiono.

Dampak Tarif Kapal Selat Malaka terhadap Perdagangan

Pemerintah menilai rencana penerapan tarif kapal Selat Malaka berpotensi mengganggu arus perdagangan global. Selat ini menjadi jalur utama yang menghubungkan berbagai kawasan ekonomi dunia.

Jika kebijakan tersebut diterapkan, biaya logistik akan meningkat. Akibatnya, harga barang bisa naik dan daya saing perdagangan menurun. Oleh karena itu, pemerintah menjaga jalur pelayaran tetap terbuka dan netral.

Selain itu, Indonesia juga berkepentingan menjaga kelancaran ekspor dan impor agar pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

Baca juga (internal):

Kajian Pungutan Kapal di Selat Malaka

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengusulkan penerapan tarif di jalur pelayaran strategis. Ia melihat peluang peningkatan penerimaan negara dari posisi geografis Indonesia.

Namun, pemerintah menilai usulan tersebut membutuhkan kajian mendalam. Pemerintah mempertimbangkan kerja sama regional, stabilitas kawasan, serta dampak geopolitik sebelum mengambil keputusan.

Sebagai perbandingan, Iran mengkaji skema serupa di Selat Hormuz.

Penolakan Tarif demi Stabilitas dan Kepercayaan

Pemerintah memilih tidak menerapkan kebijakan tersebut demi menjaga kepercayaan internasional. Indonesia ingin memperkuat perannya sebagai negara yang mendukung kebebasan pelayaran.

Langkah ini juga membantu menjaga stabilitas jalur perdagangan global. Dengan kebijakan tersebut, Indonesia memastikan akses pelayaran tetap terbuka dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Selain itu, keputusan ini mencerminkan strategi Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan nasional dan komitmen global. Pemerintah menilai bahwa stabilitas kawasan akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih berkelanjutan dibandingkan kebijakan yang berpotensi menimbulkan ketegangan.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lukisan Kuda Api Karya SBY Terjual Rp6,5 Miliar di Jakarta

    Lukisan Kuda Api Karya SBY Terjual Rp6,5 Miliar di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Sebuah karya seni lukis milik Susilo Bambang Yudhoyono mencatatkan nilai transaksi tinggi dalam lelang seni yang digelar di Jakarta. Lukisan berjudul Kuda Api terjual dengan harga Rp6,5 miliar, sekaligus menarik perhatian pelaku pasar seni dan publik nasional. (19/02/2026). SBY melukis karya tersebut dengan gaya ekspresif dan warna-warna kuat. Sosok kuda tampil dominan […]

  • HP Pimpinan KPK Disorot, MAKI Minta Dibuka Terkait Yaqut

    HP Pimpinan KPK Disorot, MAKI Minta Dibuka Terkait Yaqut

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 462
    • 4Komentar

    Jakarta,(dmuasatunews.com)//HP pimpinan KPK jadi sorotan setelah Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, mendesak Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa ponsel para pimpinan. Ia menyampaikan usulan tersebut saat menjalani klarifikasi terkait polemik penahanan Yaqut Cholil Qoumas. Menurut Boyamin, pembukaan data komunikasi pimpinan penting untuk memastikan tidak ada intervensi dalam pengambilan keputusan. Selain itu, transparansi dinilai penting agar […]

  • Presiden Prabowo Subianto dalam forum bisnis investasi Rp380 triliun Jepang

    Investasi Rp380 Triliun Jepang Masuk ke Indonesia

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Tokyo (duasatunews.com) – Komitmen investasi Rp380 triliun Jepang mengalir ke Indonesia dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang. Nilai tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap prospek ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kawasan Asia. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menilai capaian ini menunjukkan Indonesia semakin dipercaya sebagai tujuan investasi global. Selain itu, ia menegaskan […]

  • Prabowo Terima Laporan Dasco Jelang Lawatan ke Inggris

    Prabowo Terima Laporan Dasco Jelang Lawatan ke Inggris

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 468
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima laporan dari Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Gedung VVIP Base Ops Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu siang. Presiden menggelar pertemuan tersebut sebelum bertolak ke London, Inggris, untuk menjalani lawatan luar negeri. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi pertemuan itu. Ia menjelaskan […]

  • Jampidsus Kejagung Geledah Kantor Kementerian Kehutana

    Jampidsus Kejagung Geledah Kantor Kementerian Kehutana

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 527
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penyidikan dugaan korupsi izin usaha pertambangan (IUP) nikel di Konawe Utara mulai menyentuh kementerian teknis. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran publik atas lemahnya pengawasan negara terhadap pengelolaan kawasan hutan dan tambang. Kasus ini mencuat saat aktivitas pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara terus meluas. Konawe Utara menjadi salah satu wilayah dengan tekanan lingkungan tinggi. Di […]

  • Presiden Prabowo Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

    Presiden Prabowo Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 537
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Kunjungan Presiden Prabowo dilakukan untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung ke sejumlah daerah terdampak guna melihat kondisi masyarakat serta kesiapan pemerintah di lapangan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan hal tersebut dalam keterangan pers di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota […]

expand_less