Peluncuran Buku Yusril Rekam Jejak 70 Tahun Pengabdian
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- visibility 250
- comment 0 komentar
- print Cetak

Yusril Ihza Mahendra saat peluncuran buku yang menandai 70 tahun perjalanan pemikiran dan pengabdiannya bagi bangsa dan negara di Jakarta.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (duasatunews.com) – Peluncuran buku Yusril menandai 70 tahun perjalanan pemikiran dan pengabdian Yusril Ihza Mahendra bagi bangsa dan negara. Pada kesempatan itu, acara berlangsung di Jakarta pada Sabtu dan menghadirkan tokoh nasional, akademisi, serta kolega lintas generasi.
Dalam sambutannya, Yusril menjelaskan bahwa delapan buku tersebut merekam perjalanan hidupnya sejak masa mahasiswa. Pada masa itu, ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan politik. Seiring waktu, pengalaman tersebut membentuk arah pemikirannya hingga kini. Selain itu, ia menilai buku-buku tersebut mencerminkan dinamika hukum dan demokrasi Indonesia.
Selanjutnya, peluncuran buku Yusril menghadirkan karya yang para kolega dan peneliti tulis dari berbagai sudut pandang. Dengan demikian, isi buku menampilkan pandangan yang lebih beragam. Di sisi lain, para penulis mengulas secara kritis perjalanan intelektual serta peran kenegaraan Yusril. Oleh karena itu, pembaca memperoleh gambaran yang lebih utuh dan objektif.
Tidak hanya menggelar peluncuran, Yusril juga membuka akses publik terhadap seluruh buku. Selain membagikan buku kepada tamu undangan, ia menyediakan versi e-book gratis bagi masyarakat luas. Melalui langkah ini, ia mendorong penyebaran gagasan secara lebih luas dan merata.
“Siapa pun dapat mengunduh dan membaca buku-buku ini. Dengan begitu, ide-ide di dalamnya dapat menjangkau lebih banyak orang,” kata Yusril.
Pada kesempatan yang sama, Yusril menyampaikan rasa syukur atas usia 70 tahun yang ia capai. Namun demikian, ia menegaskan komitmen untuk terus mengabdi. Ke depan, ia berharap Tuhan memberikan kesehatan agar ia tetap dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Delapan Buku dalam Peluncuran Buku Yusril
-
The Untold Stories of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, dan Testimoni Kolega
-
The Autobiography of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Testimoni Kolega, dan Hadiah Puisi
-
Islam, Democracy, and Human Rights in Contemporary Indonesia
-
Pemikiran Politik Yusril Ihza Mahendra: Islam, Negara, dan Demokrasi
-
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Keadilan yang Memulihkan
-
The Landmark Cases of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra
-
Lebih Dekat dengan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Pandangan Tokoh dan Sahabat
-
Di Mana Bumi Dipijak: Novel Biografis
Dengan peluncuran buku Yusril, publik tidak hanya menelusuri perjalanan hidup seorang tokoh. Lebih dari itu, masyarakat memahami dinamika pemikiran, prinsip, dan kontribusi nyata dalam sejarah hukum serta demokrasi Indonesia.
