Listrik Teheran Padam Usai Serangan AS-Israel
- account_circle adrian moita
- calendar_month Senin, 30 Mar 2026
- visibility 73
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ledakan akibat serangan udara di wilayah Iran
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TEHERAN (duasatunews.com) – listrik Teheran padam setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel menghantam infrastruktur energi di ibu kota Teheran dan wilayah Iran utara, Ahad.
Kementerian Energi Iran menyebut serangan tersebut menargetkan pembangkit listrik di Provinsi Teheran serta sejumlah distrik di wilayah metropolitan dan Provinsi Alborz. Akibatnya, pasokan listrik terputus di berbagai kawasan.
Pihak kementerian memastikan tim teknis segera bergerak untuk memulihkan sistem kelistrikan.
Infrastruktur Energi Rusak Picu Listrik Teheran Padam
Serangan tersebut merusak jaringan distribusi listrik di sejumlah titik penting. Pecahan proyektil menghantam menara listrik tegangan tinggi di pintu masuk kota Karaj.
Wakil Menteri Energi Iran, Mostafa Mashhadi, menyatakan insiden itu langsung mengganggu pasokan listrik. Selain itu, gardu induk di kawasan Dowshan Tappeh ikut terdampak.
Kerusakan ini memperluas pemadaman di Teheran dan Karaj dalam waktu singkat.
Serangan Udara Israel Perparah Pemadaman Listrik Iran
Israel meningkatkan intensitas operasi militernya dengan meluncurkan lebih dari 140 serangan udara dalam 24 jam terakhir. Serangan tersebut menyasar fasilitas militer, lokasi peluncuran rudal, dan pusat penyimpanan di Iran tengah serta barat.
Sebuah universitas di Isfahan kembali menjadi sasaran serangan untuk kedua kalinya dalam akhir pekan ini.
Di saat yang sama, Amerika Serikat memperkuat koordinasi militer melalui Pentagon dengan menyiapkan opsi strategis, termasuk pengamanan fasilitas penting seperti Pulau Kharg.
Iran Balas Serangan, Dampak Meluas Usai Listrik Teheran Padam
Iran merespons serangan tersebut dengan meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan kawasan Teluk. Korps Garda Revolusi Islam Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke kawasan industri di Israel selatan.
Serangan tersebut memicu kebakaran serta meningkatkan risiko paparan bahan berbahaya.
Di kawasan Teluk, Kuwait mendeteksi rudal dan drone di wilayah udaranya. Qatar dan Uni Emirat Arab berhasil mencegat sebagian besar ancaman tersebut.
Eskalasi Konflik Regional Picu Krisis Listrik Teheran
Peristiwa ini menandai peningkatan konflik sejak akhir Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel memulai serangan ke target di Iran.
Iran kemudian meningkatkan respons dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Situasi ini memicu kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas dan dampaknya terhadap stabilitas global.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
