Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Senilai Rp10,6 Triliun

Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Senilai Rp10,6 Triliun

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — pengembalian TKD Sumatera menjadi kebijakan strategis pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengucurkan kembali dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp10,6 triliun kepada Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan atas kebijakan tersebut. Pemerintah pusat kemudian menyamakan alokasi TKD seluruh provinsi serta kabupaten dan kota di tiga wilayah itu dengan besaran TKD tahun 2025 setelah penyesuaian efisiensi anggaran.

“Presiden memutuskan penyamaan transfer keuangan daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan tahun 2025. Keputusan ini menambah anggaran daerah hingga Rp10,6 triliun,” ujar Tito di Jakarta, Senin.

Pemerintah pusat memprioritaskan anggaran tersebut untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Pemerintah mengarahkan dana guna memperbaiki infrastruktur dasar, memulihkan akses transportasi, serta meningkatkan layanan publik yang sempat terganggu akibat bencana.

Selain infrastruktur, pemerintah juga mendorong pemanfaatan anggaran untuk pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah dapat menggunakan dana itu untuk memperbaiki rumah warga, fasilitas pendidikan, serta sarana kesehatan di wilayah terdampak.

Sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito memimpin koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Pemerintah pusat memastikan setiap daerah menggunakan anggaran secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Melalui langkah ini, pengembalian TKD Sumatera diharapkan mampu mempercepat pemulihan daerah sekaligus menjaga stabilitas fiskal pemerintah daerah di wilayah terdampak bencana.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aksi mahasiswa soroti korupsi Gerbang Wanggudu

    Mahasiswa Bongkar Dugaan Mega Korupsi Pembangunan Gerbang Kota Wanggudu

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sejumlah mahasiswa dan pemuda kembali menyuarakan keresahan publik terkait dugaan korupsi pembangunan Gerbang Kota Wanggudu, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Mereka menggelar aksi sebagai bentuk protes karena proyek tersebut dinilai penuh kejanggalan dan berpotensi merugikan keuangan negara. Selain itu, massa menilai proyek tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, […]

  • aturan tanah telantar Prabowo menyasar lahan kosong yang tidak dimanfaatkan

    Aturan Tanah Telantar Prabowo: Negara Kini Bisa Ambil Alih Lahan Menganggur

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aturan tanah telantar Prabowo menempatkan isu penguasaan lahan kembali di pusat perhatian publik. Kebijakan ini menyasar tanah yang dikuasai pemilik hak namun dibiarkan menganggur, sementara kebutuhan lahan untuk perumahan, pangan, dan pembangunan daerah terus meningkat. Penelantaran Lahan Dinilai Merugikan Publik Pemerintah menilai praktik penelantaran tanah memperlebar kesenjangan sosial dan ekonomi. Banyak lahan […]

  • penjemputan mahasiswa baru Konsel Jakarta

    Ippmi Konsel Jakarta Jemput Kedatangan Puluhan Mahasiswa Baru Di Bandara Soetta

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Penjemputan mahasiswa baru Konsel Jakarta kembali menjadi agenda Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Indonesia (IPPMI) Konsel Jakarta. Melalui kegiatan ini, organisasi menyambut mahasiswa asal Kabupaten Konawe Selatan yang akan menempuh pendidikan tinggi di ibu kota. Pertama, pengurus IPPMI Konsel Jakarta menjemput puluhan mahasiswa baru di sejumlah titik kedatangan. Lokasi tersebut meliputi Bandara Soekarno-Hatta, terminal […]

  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membahas Sekolah Rakyat Prabowo bersama Mensos Gus Ipul

    Sekolah Rakyat Prabowo Dibahas Seskab dan Mensos Gus Ipul

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sekolah Rakyat Prabowo terus menarik perhatian pemerintah karena berperan strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Oleh karena itu, perhatian terhadap program ini kembali menguat ketika Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Rabu (28/1) malam. Berdasarkan unggahan akun Instagram […]

  • PGRI Kendari tidak hadir aksi guru bela Mansur

    Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 245
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – PGRI Kendari absen aksi guru saat sidang putusan banding kasus Mansur dan memicu kekecewaan di kalangan pendidik. Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menilai pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari gagal menunjukkan solidaritas terhadap rekan seprofesi yang menghadapi persoalan hukum. Para guru menyoroti ketidakhadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia […]

  • IUP dan Perusakan Hutan di Tengah Pembangunan Nasional

    IUP dan Perusakan Hutan di Tengah Pembangunan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — IUP dan perusakan hutan menjadi persoalan serius di tengah gencarnya narasi pembangunan dan investasi di Indonesia. Saat ini, aktivitas pertambangan terus menggerus hutan yang menopang kehidupan sekaligus menjadi ruang hidup masyarakat. Ironisnya, banyak perusahaan tetap menjalankan aktivitas tersebut dengan dalih Izin Usaha Pertambangan (IUP). Sebagai mahasiswa, saya memandang persoalan ini bukan sekadar […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas