Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Senilai Rp10,6 Triliun

Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Senilai Rp10,6 Triliun

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 325
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — pengembalian TKD Sumatera menjadi kebijakan strategis pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengucurkan kembali dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp10,6 triliun kepada Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan atas kebijakan tersebut. Pemerintah pusat kemudian menyamakan alokasi TKD seluruh provinsi serta kabupaten dan kota di tiga wilayah itu dengan besaran TKD tahun 2025 setelah penyesuaian efisiensi anggaran.

“Presiden memutuskan penyamaan transfer keuangan daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan tahun 2025. Keputusan ini menambah anggaran daerah hingga Rp10,6 triliun,” ujar Tito di Jakarta, Senin.

Pemerintah pusat memprioritaskan anggaran tersebut untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Pemerintah mengarahkan dana guna memperbaiki infrastruktur dasar, memulihkan akses transportasi, serta meningkatkan layanan publik yang sempat terganggu akibat bencana.

Selain infrastruktur, pemerintah juga mendorong pemanfaatan anggaran untuk pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah dapat menggunakan dana itu untuk memperbaiki rumah warga, fasilitas pendidikan, serta sarana kesehatan di wilayah terdampak.

Sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito memimpin koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Pemerintah pusat memastikan setiap daerah menggunakan anggaran secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Melalui langkah ini, pengembalian TKD Sumatera diharapkan mampu mempercepat pemulihan daerah sekaligus menjaga stabilitas fiskal pemerintah daerah di wilayah terdampak bencana.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2,916 Juta perGram

    Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2,916 Juta perGram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Harga emas Antam hari ini turun tipis pada perdagangan Selasa. Data dari laman resmi Logam Mulia mencatat harga emas batangan sebesar Rp2.916.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga emas berada di level Rp2.917.000 per gram. Penurunan harga ini relatif kecil dan belum mengubah arah pergerakan harga emas dalam jangka pendek. Harga Buyback Emas […]

  • Ilustrasi kasus penikaman karyawan Rich Club Kendari di area parkiran pada malam hari yang hingga kini masih dalam penanganan kepolisian

    Dua Pekan Tanpa Kepastian, Kinerja Polisi Dipertanyakan dalam Kasus Penikaman Karyawan Rich Club Kendari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dua pekan telah berlalu sejak insiden penikaman terhadap karyawan tempat hiburan malam di Kota Kendari. Namun, polisi belum menunjukkan perkembangan berarti dalam penanganan kasus tersebut. Hingga kini, aparat belum mengamankan para terduga pelaku. Di sisi lain, korban masih menjalani perawatan medis dan pemulihan trauma. Kondisi ini memicu keresahan publik. Peristiwa tersebut terjadi […]

  • Aksi protes menolak kriminalisasi konten digital

    Kriminalisasi Konten Digital Kembali Berujung Penjara

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 296
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi konten digital kembali menjadi sorotan publik setelah aparat memproses warga karena unggahan di media sosial. Praktik kriminalisasi konten digital ini memicu kekhawatiran luas terhadap perlindungan kebebasan berekspresi di Indonesia (20/01/2026). Ruang digital seharusnya menjadi tempat warga bertukar gagasan dan menyampaikan kritik. Namun, aparat kerap menggunakan pasal dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi […]

  • Wapres Gibran tinjau makan bergizi gratis Wamena

    Murid SMAN 1 Wamena Sebut Porsi MBG Lebih Banyak Saat Kunjungan Gibran

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 365
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Program makan bergizi gratis Wamena kembali menarik perhatian setelah sejumlah siswa SMA Negeri 1 Wamena, Papua Pegunungan, menyampaikan pengalaman mereka saat Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi sekolah tersebut pada Rabu (14/1/2026). Porsi Makanan Dinilai Lebih Banyak Beberapa siswa menilai porsi menu pada hari kunjungan tampak lebih banyak dari biasanya. Siswa […]

  • peserta pelatihan komcad ASN latihan baris berbaris dengan seragam militer

    Kemhan Kirim 2.000 ASN Ikut Pelatihan Komcad untuk Perkuat Nasionalisme

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Pelatihan komcad ASN menjadi langkah strategis Kementerian Pertahanan untuk memperkuat bela negara. Dalam program ini, Kemhan mengirim 2.000 ASN dari 49 kementerian dan lembaga ke Monas, Jakarta Pusat. Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, Gabriel Lema, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Ia menekankan pembentukan karakter, disiplin, dan semangat nasionalisme. Selain itu, ia juga menilai ASN harus memiliki […]

  • Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    Peran Jurnalis Kian Dilupakan, Pers Indonesia Hadapi Krisis Identitas?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Krisis identitas pers Indonesia semakin menguat seiring derasnya arus digitalisasi dan dominasi media sosial. Perubahan ekosistem informasi menekan peran jurnalis dalam menjaga kebenaran dan kepentingan publik. Akibat tekanan tersebut, pers nasional kini menghadapi pilihan krusial: mempertahankan idealisme jurnalistik atau mengikuti logika kecepatan, klik, dan kepentingan pasar. (5/01/2026) Krisis Identitas Pers Indonesia dan […]

expand_less