Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Senilai Rp10,6 Triliun

Mendagri: Pemerintah Kembalikan TKD untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Senilai Rp10,6 Triliun

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 511
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — pengembalian TKD Sumatera menjadi kebijakan strategis pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak banjir dan longsor. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengucurkan kembali dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp10,6 triliun kepada Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan atas kebijakan tersebut. Pemerintah pusat kemudian menyamakan alokasi TKD seluruh provinsi serta kabupaten dan kota di tiga wilayah itu dengan besaran TKD tahun 2025 setelah penyesuaian efisiensi anggaran.

“Presiden memutuskan penyamaan transfer keuangan daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan tahun 2025. Keputusan ini menambah anggaran daerah hingga Rp10,6 triliun,” ujar Tito di Jakarta, Senin.

Pemerintah pusat memprioritaskan anggaran tersebut untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Pemerintah mengarahkan dana guna memperbaiki infrastruktur dasar, memulihkan akses transportasi, serta meningkatkan layanan publik yang sempat terganggu akibat bencana.

Selain infrastruktur, pemerintah juga mendorong pemanfaatan anggaran untuk pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah dapat menggunakan dana itu untuk memperbaiki rumah warga, fasilitas pendidikan, serta sarana kesehatan di wilayah terdampak.

Sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito memimpin koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah. Pemerintah pusat memastikan setiap daerah menggunakan anggaran secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Melalui langkah ini, pengembalian TKD Sumatera diharapkan mampu mempercepat pemulihan daerah sekaligus menjaga stabilitas fiskal pemerintah daerah di wilayah terdampak bencana.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia minta DK PBB usut insiden UNIFIL di Lebanon saat patroli TNI

    Insiden UNIFIL Lebanon, Indonesia Desak DK PBB Bertindak

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 374
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) –  insiden UNIFIL Lebanon kembali menjadi sorotan setelah ledakan di El Addaiseh, Lebanon selatan, Jumat (3/4), melukai tiga prajurit TNI. Selain itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Pemerintah menilai peristiwa ini serius karena terjadi berulang dalam waktu singkat. Investigasi Insiden UNIFIL oleh DK PBB Indonesia meminta Dewan […]

  • Saiful Akbar Kalenggo Ditunjuk Jadi Plt. Kadispend Konsel, IPPMI Konsel Tekankan Pentingnya Integrasi Teknologi Digital di Sekolah

    Saiful Akbar Kalenggo Ditunjuk Jadi Plt. Kadispend Konsel, IPPMI Konsel Tekankan Pentingnya Integrasi Teknologi Digital di Sekolah

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 863
    • 0Komentar

    ANDOOLO, duasatunews.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Konawe Selatan kembali bergerak dinamis setelah pemerintah daerah menunjuk Saiful Akbar Kalenggo sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan (Kadispend). Penunjukan ini langsung memunculkan harapan baru, terutama terkait peningkatan mutu pendidikan dan modernisasi sistem pembelajaran. Sebagai pejabat baru, Saiful Akbar Kalenggo membawa rekam jejak birokrasi yang dinilai solid. […]

  • Peresmian hunian sementara sebagai solusi awal rumah permanen Aceh Tamiang

    Aceh Tamiang Butuh Kepastian Pembangunan Rumah untuk Korban Bencana

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 509
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menilai jumlah pembangunan kembali (rebuilding) rumah permanen bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi masih belum mencukupi. Pemerintah pusat baru memastikan pembangunan 2.446 unit rumah, sementara kebutuhan riil diperkirakan jauh lebih besar. Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menyatakan pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan rumah permanen mencapai sekitar 20.000 unit. Perkiraan itu […]

  • KPK ambil alih kasus FA di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Buka Peluang Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah Jika Penanganan Mandek

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 118
    • 4Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengambil alih perkara dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), apabila Kejaksaan Agung tidak melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, meminta publik merujuk Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Pasal tersebut mengatur […]

  • Kinerja Polsek Puriala saat mengungkap kasus pengguna narkotika jenis sabu di Kecamatan Puriala

    Warga Apresiasi Kinerja Polsek Puriala, Egit Setiawan: Penangkapan Pengguna Sabu Harus Diikuti Pengungkapan Jaringan Pengedar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 142
    • 0Komentar

    KONAWE, (duasatunews.com) — Keberhasilan Polsek Puriala mengungkap dan menangkap seorang pengguna narkotika jenis sabu mendapat apresiasi dari masyarakat Kecamatan Puriala. Langkah tersebut dinilai sebagai bukti keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkotika yang dapat mengancam keamanan lingkungan serta masa depan generasi muda. Anak muda asal kecamatan puriala, Egit Setiawan, menyampaikan penghargaan kepada Kapolsek Puriala beserta […]

  • Dugaan pembegalan UNSULTRA menjadi sorotan publik

    Dugaan Pembegalan UNSULTRA Disorot Publik

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Kendari, (duasatunews.com) — Dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara kembali menjadi sorotan. Sejumlah kalangan menyoroti dugaan pembegalan di Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA). Mereka menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan konflik tata kelola kampus yang melibatkan perubahan Akta Notaris, tekanan internal, dan intervensi non-akademik. Konflik Tata Kelola Mencuat Para pengkritik menyatakan perubahan administratif terjadi tanpa keterbukaan yang […]

expand_less