Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Gunakan APBN untuk Bayar Utang Whoosh

Pemerintah Gunakan APBN untuk Bayar Utang Whoosh

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 273
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Utang Whoosh dibayar APBN menjadi keputusan resmi pemerintah untuk menangani kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB). Melalui kebijakan ini, pemerintah mengambil peran langsung dalam menyelesaikan struktur pembiayaan proyek strategis tersebut.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pembayaran sebesar Rp1,2 triliun per tahun. Karena itu, pemerintah menyiapkan mekanisme teknis agar pembayaran berjalan terukur dan tidak mengganggu stabilitas fiskal.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah akan menggunakan kas negara untuk melunasi kewajiban tersebut. Ia menyampaikan pernyataan itu di Stasiun Gambir, Jakarta, pada 10 Februari 2026. Dengan langkah ini, pemerintah memperjelas arah pembiayaan proyek Whoosh.

Pemerintah Matangkan Restrukturisasi Utang Whoosh

Pemerintah terus mematangkan skema restrukturisasi keuangan. CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, memimpin proses negosiasi dan mengoordinasikan pembahasan teknis dengan berbagai pihak.

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono juga bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas dampak fiskal serta menyusun langkah penguatan struktur keuangan proyek.

Karena proyek melibatkan pendanaan luar negeri, pemerintah mempertimbangkan aspek kerja sama dengan Tiongkok. Namun, pemerintah belum menentukan opsi final restrukturisasi. Meski demikian, pemerintah tetap berpegang pada prinsip tanggung jawab negara.

Pembaca dapat menelusuri laporan resmi PT KCIC atau dokumen pembiayaan dari China Development Bank untuk memahami latar belakang pembengkakan biaya proyek.

Skema Pembiayaan Proyek Whoosh

Proyek Whoosh mulai berjalan pada 2016. Proyek ini menghabiskan biaya sekitar US$7,2 miliar atau setara Rp120 triliun. Nilai tersebut mencakup investasi awal US$6,02 miliar serta pembengkakan biaya US$1,21 miliar.

China Development Bank memberikan 75 persen pendanaan dalam bentuk pinjaman. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyediakan 25 persen sisanya melalui ekuitas. Konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia memegang 60 persen saham KCIC. Beijing Yawan HSR Co Ltd menguasai 40 persen saham lainnya.

Pembaca juga dapat menelusuri artikel lain terkait APBN dan infrastruktur pada kanal Ekonomi & Kebijakan Fiskal untuk memahami konteks kebijakan yang lebih luas.

Dampak Fiskal Utang Whoosh Dibayar APBN

Melalui skema utang Whoosh dibayar APBN, pemerintah menjaga keberlanjutan operasional kereta cepat. Pemerintah juga menargetkan manfaat ekonomi jangka panjang dari proyek tersebut.

Namun, kebijakan ini menuntut pengelolaan fiskal yang disiplin. Karena itu, tim teknis menyusun langkah lanjutan secara bertahap dan terukur. Pada akhirnya, pemerintah ingin memastikan pembayaran utang berjalan transparan sekaligus menjaga kesehatan APBN.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken
    War

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 604
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Presiden Amerika Serikat Joe Biden menghadapi interupsi saat berpidato di Mother Emanuel AME Church, Charleston, Carolina Selatan, dalam agenda kampanye hari ini. Sejumlah demonstran menyela pidatonya dan menyerukan gencatan senjata di Palestina. Salah satu pengunjuk rasa meminta Biden menghormati korban jiwa dengan menyerukan ceasefire. Setelah itu, kelompok pro-Palestina meneriakkan “ceasefire now”. Namun, […]

  • proyek gas Blok Masela LNG Abadi oleh Inpex

    Inpex Minta Insentif untuk Proyek Gas Blok Masela Rp352 Triliun

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 93
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Proyek gas Blok Masela memasuki fase krusial setelah pengembangnya, Inpex Masela Ltd, meminta sejumlah insentif kepada pemerintah. Perusahaan menilai dukungan kebijakan sangat penting agar pembangunan proyek LNG Abadi berjalan sesuai target. Project Director Inpex Masela, Jarrad Blinco, menyampaikan bahwa proyek gas Blok Masela terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan dukungan SKK Migas, perusahaan telah […]

  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Galeri24 & UBS

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stabil, Galeri24 & UBS

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – harga emas Pegadaian hari ini berada dalam kondisi stabil pada perdagangan Senin. Pegadaian mempertahankan harga emas Galeri24 dan UBS tanpa perubahan dari hari sebelumnya. Kebijakan ini menandai pergerakan pasar emas ritel yang relatif tenang di awal pekan. Pegadaian menetapkan harga emas Galeri24 sebesar Rp2.925.000 per gram. Pada saat yang sama, perusahaan juga […]

  • Sidang Nadiem Disoroti Pakar Hukum UGM: Memperkaya Itu Bisa Diri Sendiri, Orang Lain, atau Korporasi

    Sidang Nadiem Disoroti Pakar Hukum UGM: Memperkaya Itu Bisa Diri Sendiri, Orang Lain, atau Korporasi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 297
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook kembali memantik perhatian publik. Perkara ini menyangkut penggunaan anggaran pendidikan yang bersumber dari uang negara, sehingga hasilnya berdampak langsung pada kualitas layanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Perhatian menguat setelah terdakwa Nadiem Makarim menyampaikan nota keberatan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1/2026). Dalam eksepsinya, […]

  • KPK geledah rumah Kadis dalam pengembangan penyidikan di Gedung KPK Jakarta

    KPK Amankan Dokumen Saat Geledah Rumah Kadis PUTR Pati, Terkait Perkara Sudewo

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 189
    • 0Komentar

    JAKARTA , (Duasatunews.com) — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Pati, Riyoso, pada Kamis (27/2/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan dokumen dan barang bukti elektronik untuk kepentingan penyidikan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyidik melakukan penggeledahan guna menelusuri dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Pati […]

  • Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pembangunan gedung MUI di Bundaran HI

    Gedung MUI di Bundaran HI Masuk Agenda Strategis Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Gedung MUI Bundaran HI menjadi agenda strategis pemerintah untuk memperkuat kelembagaan umat Islam di pusat ibu kota. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Presiden menyampaikan rencana itu saat memberikan taklimat pada pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia […]

expand_less