Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » korupsi pengadaan EDC BRI: KPK Periksa GM Telkomsel

korupsi pengadaan EDC BRI: KPK Periksa GM Telkomsel

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 452
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi melanjutkan penyidikan kasus korupsi pengadaan EDC BRI. Kali ini, penyidik memeriksa General Manager PT Telkomsel berinisial NA sebagai saksi. Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, pemeriksaan tersebut penting untuk melengkapi alat bukti. Selain itu, penyidik ingin menggali keterangan soal dukungan teknologi dan integrasi sistem EDC. Berdasarkan catatan KPK, NA tiba pada pukul 08.36 WIB.

Nilai Proyek dan Awal Penyidikan

Sebelumnya, KPK mulai menyidik perkara ini pada 26 Juni 2025. Proyek pengadaan EDC berlangsung di lingkungan PT Bank Rakyat Indonesia atau BRI (Persero). Proyek tersebut berjalan pada periode 2020 hingga 2024.

Adapun nilai proyek mencapai Rp2,1 triliun. Dengan nilai sebesar itu, proyek ini menjadi salah satu pengadaan teknologi terbesar di sektor perbankan nasional. Karena itu, penyidik mendalami proses perencanaan hingga pelaksanaannya.

Pencegahan dan Kerugian Negara

Seiring penyidikan berjalan, KPK mengambil langkah pencegahan. Secara khusus, KPK mencegah 13 orang bepergian ke luar negeri. Langkah ini dilakukan agar proses hukum tetap berjalan efektif.

Selanjutnya, pada 1 Juli 2025, KPK mengumumkan estimasi kerugian negara. Nilainya mencapai Rp700 miliar. Dengan kata lain, kerugian tersebut setara sekitar 30 persen dari total nilai proyek. Penyidik menilai kerugian muncul akibat pengaturan pengadaan dan spesifikasi teknis.

Penetapan Tersangka

Kemudian, pada 9 Juli 2025, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka. Para tersangka berasal dari unsur internal BRI dan pihak swasta. Dengan demikian, penyidikan tidak hanya menyasar internal perusahaan.

Tersangka tersebut ialah mantan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto dan mantan Direktur Digital BRI Indra Utoyo. Selain itu, KPK juga menetapkan Dedi Sunardi. Dari pihak swasta, KPK menjerat Elvizar serta Rudy Suprayudi Kartadidjaja.

Proses Hukum Berlanjut

Pada akhirnya, KPK menegaskan penyidikan korupsi pengadaan EDC BRI masih berjalan. Oleh sebab itu, penyidik membuka peluang memanggil saksi tambahan. Bahkan, KPK tidak menutup kemungkinan menetapkan tersangka baru.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyerapan Gabah Bulog mencapai 2,96 juta ton setara beras pada 2026

    Bulog Hampir Capai Target, Serapan Gabah Petani Tembus 2,96 Juta Ton Setara Beras

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Perum Bulog telah menyerap sekitar 2,96 juta ton setara beras hingga akhir Mei 2026. Angka itu mencapai 74 persen dari target penyerapan 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah tahun ini. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif dalam penguatan cadangan beras nasional. “Realisasi penyerapan saat ini sudah […]

  • RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    RKAB 2026 Belum Terbit, Industri Smelter Mulai Tunda Produksi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 681
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – RKAB 2026 smelter yang belum terbit mulai berdampak langsung pada industri pengolahan dan pemurnian mineral nasional. Sejumlah perusahaan smelter menunda produksi karena belum mengantongi persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I), Haykal Hubies, menyebut banyak perusahaan smelter belum menjalankan produksi secara […]

  • Pengajuan RKAB Tambang 2026, Kementerian ESDM: Kita Akan Sesuaikan

    Pengajuan RKAB Tambang 2026, Kementerian ESDM: Kita Akan Sesuaikan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 742
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Penyesuaian RKAB Minerba 2026 menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengendalikan produksi mineral dan batubara agar sesuai dengan kebutuhan industri dalam negeri. Melalui kebijakan ini, pemerintah menjaga keseimbangan pasar sekaligus stabilitas harga komoditas tambang. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 tidak […]

  • Praperadilan Roy Suryo dikabulkan sebagian oleh PN Jakarta Selatan

    Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan, Penahanan Tidak Sah

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 241
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Roy Suryo dalam perkara dugaan fitnah terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Sidang berlangsung pada Selasa (7/7/2026). Hakim tunggal I Ketut Darpawan membacakan amar putusan di ruang sidang. Dalam putusannya, hakim mengatakan, “Mengadili, mengabulkan praperadilan pemohon untuk sebagian.” Hakim juga menyatakan […]

  • Mahasiswa Sultra Jakarta tempati mes Pemda

    Mahasiswa Sultra di Jakarta Duduki Mes/kantor Penghubung untuk Dijadikan Asrama

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — 7 Oktober 2025 Mahasiswa Sultra Jakarta yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di ibu kota kini menghadapi persoalan serius terkait tempat tinggal. Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara terpaksa meninggalkan kontrakan setelah pemilik rumah sewa meminta mereka angkat kaki akibat keterlambatan pembayaran. Akibat kondisi tersebut, para mahasiswa segera mencari tempat berlindung sementara. […]

  • Guru gunakan tablet dorong pertumbuhan pasar tablet Indonesia 2026"

    Pasar Tablet Indonesia 2026 Tumbuh Seiring Digitalisasi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pasar tablet Indonesia 2026 menunjukkan tren pertumbuhan stabil seiring meningkatnya kebutuhan perangkat digital di berbagai sektor. Pendidikan, kerja jarak jauh, dan aktivitas usaha mikro menjadi pendorong utama kenaikan permintaan. Perkembangan teknologi serta akses internet yang semakin luas mendorong masyarakat memanfaatkan tablet untuk aktivitas produktif. Kini, pengguna tidak hanya mengandalkan perangkat ini untuk […]

expand_less