Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Rupiah Melemah pada Pembukaan Perdagangan Senin

Rupiah Melemah pada Pembukaan Perdagangan Senin

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rupiah melemah pada awal perdagangan di pasar keuangan domestik. Pelemahan ini muncul karena tekanan global yang masih memengaruhi sentimen pelaku pasar pada awal peka,

JAKARTA, duasatunews.com — Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan di pasar spot Jakarta, Senin. Sejak awal sesi, pelaku pasar menunjukkan sikap lebih berhati-hati.

Pada awal perdagangan, rupiah turun 17 poin atau 0,10 persen ke level Rp16.904 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah bergerak di posisi Rp16.887 per dolar AS. Perubahan ini mencerminkan tekanan eksternal yang masih kuat.

Rupiah Melemah karena Penguatan Dolar AS

Salah satu faktor utama yang menekan rupiah berasal dari penguatan dolar Amerika Serikat. Dolar AS menguat setelah pasar merespons data ekonomi global yang relatif solid. Oleh karena itu, investor kembali memilih aset yang lebih aman.

Selain itu, ekspektasi suku bunga tinggi di negara maju turut memengaruhi arus modal global. Akibatnya, sebagian dana keluar dari pasar emerging market, termasuk Indonesia. Kondisi ini membuat rupiah melemah pada awal perdagangan.

Sentimen Global Masih Dominan

Sementara itu, ketidakpastian ekonomi global terus membayangi pasar keuangan. Ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia mendorong investor menahan ekspansi investasi jangka pendek.

Di sisi lain, pelaku pasar terus mencermati arah kebijakan bank sentral utama dunia. Setiap sinyal kebijakan moneter langsung memengaruhi pergerakan nilai tukar. Oleh sebab itu, volatilitas pasar masih berpotensi meningkat.

Faktor Domestik Menahan Tekanan

Meski tekanan global meningkat, faktor domestik tetap menopang pergerakan rupiah. Inflasi yang terkendali dan kebijakan moneter yang konsisten membantu menjaga stabilitas. Selain itu, otoritas moneter aktif memantau pergerakan pasar.

Bank sentral juga terus melakukan langkah stabilisasi. Langkah ini bertujuan menjaga keseimbangan nilai tukar dan mengurangi gejolak berlebihan. Dengan demikian, tekanan terhadap rupiah tidak berkembang lebih dalam.

Prospek Rupiah ke Depan

Ke depan, pasar akan menunggu rilis data inflasi dan tenaga kerja dari Amerika Serikat. Data tersebut akan memengaruhi arah dolar AS selanjutnya. Oleh karena itu, pelaku pasar perlu mencermati perkembangan global secara ketat.

Selama tekanan global berlanjut, rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif. Namun, dukungan faktor domestik diharapkan mampu menjaga stabilitas jangka pendek.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Ganti Pejabat Bea Cukai di Lima Pelabuhan Utama

    Purbaya Ganti Pejabat Bea Cukai di Lima Pelabuhan Utama

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Purbaya ganti pejabat Bea Cukai sebagai langkah awal pembenahan serius di sektor kepabeanan nasional. Kebijakan ini menunjukkan komitmen Kementerian Keuangan untuk memperbaiki tata kelola, meningkatkan integritas aparatur, serta memperkuat pengawasan di pelabuhan strategis yang menjadi pintu utama arus perdagangan Indonesia. Jakarta, duasatunews.com | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan mengganti sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea […]

  • Hunian Sementara Korban Banjir Bandang Karang Baru

    Hunian Sementara Korban Banjir Bandang Karang Baru

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com –  Pemerintah daerah menempatkan warga terdampak ke hunian sementara korban banjir bandang Karang Baru sebagai bagian dari pemulihan pascabencana. Sebanyak 600 unit hunian sementara tersedia untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal. Proses penempatan warga berlangsung secara bertahap. Petugas lapangan memprioritaskan keluarga yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat banjir bandang. Langkah ini […]

  • Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Senin (12/01/2026) Aksi IMPH di Dirjen Minerba menjadi sorotan publik setelah Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum menggelar unjuk rasa terkait dugaan tambang ilegal di Sulawesi Tenggara. Pertama, Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi unjuk rasa. Aksi tersebut berlangsung di kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya […]

  • Wapres Gibran tunda kunjungan Yahukimo karena situasi keamanan

    Teror Kelompok OPM Meningkat, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 370
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Gibran tunda Yahukimo dalam agenda kunjungan kerja ke Papua Pegunungan yang semula berlangsung pada Rabu (14/1/2026). Aparat keamanan menilai kondisi di wilayah Yahukimo belum kondusif sehingga mereka merekomendasikan penundaan demi keselamatan Wakil Presiden RI dan rombongan. Panglima Kodam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menyampaikan rekomendasi tersebut setelah jajarannya melakukan evaluasi keamanan terbaru. […]

  • Ilustrasi aksi May Day 2026 di Monas Jakarta dengan massa buruh membawa spanduk tuntutan dan mengikuti dialog terbuka

    Aksi May Day 2026 Dipindah ke Monas, Buruh Pilih Dialog Langsung dengan Presiden

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengalihkan lokasi aksi Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 ke Monumen Nasional. Sebelumnya, massa merencanakan aksi di depan Gedung DPR RI. Presiden KSPI, Said Iqbal, mengambil keputusan ini setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut Presiden membuka ruang dialog bagi buruh. KSPI membawa 11 tuntutan dalam […]

  • RUU Perampasan Aset Dibahas DPR, Opsi Tanpa Putusan

    RUU Perampasan Aset Dibahas DPR, Opsi Tanpa Putusan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 333
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — RUU Perampasan Aset kembali menjadi fokus pembahasan di parlemen. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, melalui Badan Keahlian DPR RI, membahas rancangan undang-undang ini untuk memperkuat pemulihan aset negara dari tindak pidana. DPR menilai regulasi tersebut penting untuk memberi kepastian hukum. RUU Perampasan Aset Buka Opsi Tanpa Putusan Pidana Kepala Badan Keahlian DPR […]

expand_less