Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » India Masuk Pax Silica, AS Perkuat Blok Teknologi Hadapi Dominasi China

India Masuk Pax Silica, AS Perkuat Blok Teknologi Hadapi Dominasi China

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • visibility 307
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com – India resmi bergabung dalam Pax Silica, aliansi teknologi yang dipimpin Amerika Serikat. Langkah ini memperkuat upaya Washington dan sekutunya menghadapi dominasi China di sektor semikonduktor dan manufaktur canggih.

Keputusan India bergabung Pax Silica menempatkan negara tersebut sejajar dengan Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Israel dalam satu blok teknologi strategis. Negara-negara ini berkomitmen membangun rantai pasok semikonduktor yang aman dan berkelanjutan.

Pax Silica berfokus pada desain semikonduktor, fabrikasi chip, dan riset teknologi mutakhir. Inisiatif ini juga bertujuan mengurangi ketergantungan global pada pusat produksi yang terkonsentrasi di China.

Amerika Serikat menilai kerja sama ini sebagai respons kolektif negara-negara demokrasi terhadap risiko geopolitik. Ketegangan antara Washington dan Beijing mendorong perlunya pengamanan teknologi strategis.

Duta Besar AS Sergio Gor menegaskan pentingnya peran India dalam aliansi tersebut. Ia menyebut Pax Silica sebagai wadah negara yang menjunjung masyarakat dan pasar bebas. Menurutnya, keikutsertaan India bersifat strategis dan krusial.

Keputusan New Delhi juga menandai membaiknya hubungan dengan Washington. Sebelumnya, kedua negara sempat bersitegang akibat impor minyak Rusia oleh India.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump merespons langkah itu dengan menurunkan tarif impor India. Tarif turun dari 25 persen menjadi 18 persen. Pemerintah AS juga mencabut tambahan bea masuk lainnya.

Kebijakan tersebut menyusul kesepakatan Perdana Menteri Narendra Modi untuk menghentikan impor minyak mentah Rusia. Kesepakatan ini membuka jalan bagi kerja sama yang lebih luas.

Kolaborasi dagang dan teknologi ini menunjukkan konvergensi strategis kedua negara. Kerja sama mencakup perdagangan, teknologi, dan pertahanan.

Amerika Serikat kini memposisikan India sebagai mitra utama di kawasan Indo-Pasifik. Washington melihat India sebagai penyeimbang pengaruh China di kawasan tersebut.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    Curhat Masalah Rumah Tangga di Live Facebook, Seorang Pria Singgung Ormas Tolaki

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 949
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sebuah siaran langsung di media sosial Facebook menarik perhatian publik. Seorang pria menyampaikan persoalan rumah tangganya secara terbuka dalam tayangan tersebut. Ia juga menyinggung keberadaan salah satu organisasi masyarakat (ormas) berbasis adat Tolaki. Video berdurasi beberapa menit itu cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Pada awal siaran, pria tersebut menyampaikan keluhan […]

  • investasi Prabowo Korsel pertemuan bisnis Indonesia Korea

    Prabowo Bawa Investasi Rp173 Triliun dari Kunjungan ke Korea

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Bawa Investasi senilai Rp173 triliun dari kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan. Nilai tersebut berasal dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pelaku bisnis kedua negara sebesar 10,2 miliar dolar AS. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan capaian tersebut usai menghadiri forum Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth di Seoul. […]

  • Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania di Istana Al Husseiniya

    Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania Bahas Kerja Sama

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Amman, (duasatunews.com) – Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania berlangsung di Istana Al Husseiniya, Amman, Rabu siang. Presiden Prabowo Subianto menjalani agenda kenegaraan ini sebagai bagian dari lawatan resminya ke Yordania pada 24–25 Februari 2026. Kunjungan tersebut menjadi salah satu upaya Indonesia memperkuat diplomasi bilateral di kawasan Timur Tengah. Agenda ini menandai pertemuan ketiga kedua kepala […]

  • Pertemuan bilateral Indonesia Yordania bahas dukungan Gaza

    Yordania Dukung Indonesia Gaza Lewat Kerja Sama Militer

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Amman, (duasatunews.com) — Yordania dukung Indonesia Gaza dengan menyatakan kesiapan memberikan bantuan teknis dan koordinasi militer apabila Indonesia mengirim pasukan sebagai bagian dari misi stabilisasi internasional di Gaza. Raja Yordania Abdullah II ibn Al-Hussein menyampaikan komitmen tersebut secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral di Istana Basman, Amman, Rabu. Menteri Luar […]

  • Kebakaran pabrik karet Tangerang di kawasan Cipondoh

    Kebakaran Pabrik Karet Tangerang Terjadi Sejak Malam

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 139
    • 0Komentar

    TANGERANG (duasatunews.com) – Kebakaran pabrik karet Tangerang yang terjadi di Jalan KH Agus Salim, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, masih berlangsung hingga Senin (22/6/2026) pagi. Kobaran api di area produksi PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) belum sepenuhnya padam dan petugas terus melakukan pemadaman. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan […]

  • 2 Kabupaten di Sumatera Utara Nyatakan Tak Sanggup Tangani Bencana Banjir, Presiden Prabowo: Negara Kita Kuat untuk Mengatasi Ini

    2 Kabupaten di Sumatera Utara Nyatakan Tak Sanggup Tangani Bencana Banjir, Presiden Prabowo: Negara Kita Kuat untuk Mengatasi Ini

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 614
    • 0Komentar

    SUMATERA UTARA, Duasatunews.com – Sejumlah pemerintah daerah di Sumatera secara terbuka mengakui keterbatasan mereka dalam menangani bencana banjir. Kondisi tersebut langsung memicu perhatian publik nasional karena dampaknya meluas dan berulang. Dalam beberapa pekan terakhir, curah hujan tinggi terus mengguyur wilayah Sumatera. Akibatnya, banjir merendam permukiman warga dan memutus akses transportasi. Selain itu, aktivitas ekonomi masyarakat […]

expand_less