Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kejati DKI Sita Kebun Sawit hingga Mobil Mewah Terkait Dugaan Korupsi LPEI Rp 919 Miliar

Kejati DKI Sita Kebun Sawit hingga Mobil Mewah Terkait Dugaan Korupsi LPEI Rp 919 Miliar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 235
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyita aset bernilai ratusan miliar rupiah dalam penyidikan dugaan korupsi pembiayaan ekspor nasional di Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) periode 2015–2023. Langkah tersebut menyusul penetapan empat tersangka baru. Sementara itu, potensi kerugian keuangan negara dalam perkara ini mencapai Rp919 miliar.

Aset yang Disita Penyidik

Dalam penjelasannya, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta, Nauli Rahim Siregar, menyampaikan bahwa penyidik menyita kebun sawit di Kabupaten Tebo. Selain itu, penyidik juga menguasai tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Barat, Bogor, Lebak, Karawaci, serta Bekasi. Tak hanya properti, tim penyidik turut mengamankan empat unit mobil mewah dan sejumlah perhiasan emas.

Secara keseluruhan, nilai aset sitaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp566 miliar. Oleh karena itu, Nauli menegaskan bahwa penyitaan ini bertujuan mempercepat pemulihan kerugian keuangan negara.

Penambahan Empat Tersangka

Seiring pengembangan perkara, Kejati DKI Jakarta menetapkan empat tersangka baru. Keempatnya yakni AMA selaku Kepala Departemen Divisi Pembiayaan Syariah LPEI periode 2011–2017, IA selaku Kepala Divisi Pembiayaan Syariah LPEI periode 2007–2016, GG selaku Kepala Departemen Syariah I LPEI periode 2017–2018, serta KRZ selaku Kepala Departemen Pembiayaan Syariah II LPEI periode 2011–2016.

Dugaan Modus Pembiayaan

Lebih lanjut, Nauli menjelaskan bahwa para tersangka menyusun kajian pembiayaan tanpa dukungan data yang valid. Di sisi lain, mereka juga mengabaikan verifikasi terhadap agunan yang nilainya telah mengalami mark up. Bahkan, dalam pelaksanaannya, para tersangka tidak menerapkan prinsip kehati-hatian dan mengabaikan pengikatan jaminan secara patut.

Dua Tersangka Belum Hadir

Namun demikian, hingga kini penyidik belum menahan tersangka AMA dan KRZ. Keduanya tidak memenuhi panggilan penyidik. Karena itu, Kejati DKI Jakarta meminta keduanya segera hadir untuk menjalani pemeriksaan. Jika keduanya tetap mangkir, penyidik akan mengambil langkah hukum sesuai ketentuan KUHAP.

Pengembangan dan Penyitaan Tambahan

Selain menetapkan tersangka baru, Kejati DKI Jakarta juga memperluas penyidikan. Penyidik melakukan penggeledahan, pelacakan aset, pemblokiran rekening, serta penyitaan tambahan. Dengan langkah tersebut, Kejati berharap nilai pemulihan kerugian negara dapat terus meningkat.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan empat tersangka lain, yaitu LR selaku Direktur PT Tebo Indah, DW selaku Direktur Pelaksana I periode 2009–2018, RW selaku Relationship Manager Pembiayaan Syariah I LPEI, serta HL selaku pemilik manfaat PT TI dan PT PAS. Dengan demikian, total tersangka dalam perkara ini berjumlah delapan orang.

Dasar Hukum dan Penahanan

Dalam perkara ini, penyidik menjerat para tersangka dengan Pasal 603 atau Pasal 604 juncto Pasal 20 huruf c dan Pasal 126 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Selain itu, penyidik juga menerapkan Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun penyidik telah menahan tersangka IA dan GG sejak Rabu (14/1/2026) hingga Senin (2/2/2026) di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Pusat, Rutan Salemba.

Komitmen Kejati DKI

Pada akhirnya, Kejati DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kejati juga mengimbau seluruh pihak terkait agar bersikap kooperatif sehingga proses hukum dapat berjalan tuntas dan pemulihan kerugian negara berlangsung optimal.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Beasiswa Pemda Konawe belum cair berdampak pada mahasiswa”

    Beasiswa Pemda Konawe Belum Cair, Mahasiswa Terancam UAS

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Beasiswa Pemda Konawe belum berjalan hingga pertengahan semester. Padahal, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe telah menetapkan program tersebut melalui penandatanganan MoU sebagai bagian dari kebijakan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Beasiswa Pemda Konawe Belum Cair, Mahasiswa Hadapi Kendala Sejumlah mahasiswa asal Konawe mengaku menghadapi kendala serius akibat belum cairnya dana beasiswa. Banyak mahasiswa […]

  • Megawati serahkan Leit Star PDIP kepada kader

    Leit Star PDIP Dianugerahkan Megawati kepada Enam Kader

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 193
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Leit Star PDIP menjadi simbol penghargaan bagi kader yang menunjukkan dedikasi panjang dan kontribusi nyata. Melalui penganugerahan ini, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan apresiasi kepada enam tokoh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berperan sebagai Kader Pelopor. Pada momen pembukaan, Megawati menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung saat membuka Rakernas I PDIP di […]

  • Mudik 2026 Jawa Tengah Jadi Simpul Terpadat Nasional

    Mudik 2026 Jawa Tengah Jadi Simpul Terpadat Nasional

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Liburan Mudik Lebaran Tahun 2026 Provinsi Jawa Tengah, menarik minat masyarakat diproyeksikan menjadi pusat pergerakan masyarakat terbesar di Indonesia. Proyeksi menunjukkan sekitar 38,71 juta orang akan bergerak menuju Jawa Tengah, selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Angka ini menegaskan posisi Jawa Tengah sebagai simpul terpadat dalam arus mobilitas nasional. (21/02/2026). […]

  • aksi mahasiswa Sultra di Jakarta menuntut janji gubernur

    Mahasiswa Boikot Kantor Penghubung di Jakarta, Tagih Janji Manis Gubernur Sultra Soal Asrama Dan Bantuan Anak Yatim. 

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 795
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Aksi mahasiswa Sultra di Jakarta kembali menggema. Pada Jumat (26/9/2025), puluhan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi boikot di depan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Aksi ini muncul sebagai respons atas belum terealisasinya janji bantuan asrama mahasiswa serta bantuan bagi mahasiswa yatim. Mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda 21 Sultra dan […]

  • JK Respons Prabowo disampaikan Jusuf Kalla saat memberi keterangan di Jakarta

    JK Ragukan Peran Prabowo sebagai Mediator Konflik AS–Israel dan Iran

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 165
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meragukan rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi mediator konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia menilai posisi Indonesia belum cukup kuat untuk memainkan peran tersebut. JK menyampaikan pandangan itu di Jakarta, Minggu (1/3). Ia menilai hubungan Indonesia dan Amerika Serikat belum setara, terutama setelah kesepakatan […]

  • cara membangun portofolio investasi dengan rebalancing berkala

    Cara Membangun Portofolio Investasi agar Cuan dan Minim Risiko

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Cara membangun portofolio investasi menjadi hal penting yang perlu dipahami setiap investor, terutama pemula. Seperti industri lainnya, dunia investasi memiliki bahasa dan mekanisme tersendiri. Investor menggunakan istilah portofolio investasi untuk menyebut seluruh aset investasi yang mereka miliki. Banyak investor pemula menganggap membangun portofolio investasi sebagai hal yang rumit. Padahal, proses ini dapat […]

expand_less