Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Penembakan Remaja Makassar, Polri Evaluasi Senjata Api

Penembakan Remaja Makassar, Polri Evaluasi Senjata Api

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 399
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Penembakan remaja Makassar menjadi perhatian publik setelah seorang remaja berusia 18 tahun meninggal dunia akibat tembakan yang diduga berasal dari senjata anggota polisi. Peristiwa itu terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia terus melakukan evaluasi terhadap prosedur operasional anggotanya, termasuk penggunaan senjata api di lapangan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa setiap kegiatan kepolisian selalu melalui proses analisis dan evaluasi.

“Setiap langkah dalam kegiatan operasional maupun pembinaan kepolisian melalui analisa dan evaluasi. Proses itu berlangsung sebelum kegiatan, saat pelaksanaan, hingga setelah kegiatan selesai,” kata Trunoyudo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis.

Selain itu, Polri juga menjalankan fungsi pengawasan di berbagai tingkat. Pengawasan tersebut memastikan seluruh proses evaluasi berjalan sesuai prosedur.

Kronologi Penembakan Remaja di Makassar

Kapolrestabes Makassar Arya Perdana menegaskan bahwa pihaknya tetap memproses anggota polisi berinisial Iptu N yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Insiden penembakan terjadi pada Minggu (1/3) sekitar pukul 07.00 WITA di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Menurut Arya, polisi menerima laporan tentang sekelompok pemuda yang bermain senapan mainan dan mengganggu pengguna jalan. Senapan mainan itu menggunakan peluru jeli keras yang dapat melukai orang di sekitarnya.

Setelah menerima laporan tersebut, Iptu N yang menjabat Kanit Reskrim Polsek Panakkukang langsung mendatangi lokasi untuk membubarkan para pemuda.

Di lokasi kejadian, ia melihat salah satu pemuda mengganggu pengendara motor. Polisi kemudian menghentikan pemuda tersebut dan melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Namun ketika pemuda itu berusaha melarikan diri dan meronta, senjata yang dipegang petugas meletus dan mengenai tubuh bagian belakang korban.

Korban Sempat Mendapat Pertolongan Medis

Petugas segera membawa korban bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Namun rumah sakit tersebut tidak memiliki peralatan medis yang memadai. Petugas kemudian memindahkan korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Tim medis berusaha memberikan penanganan lanjutan. Meski demikian, korban akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

Polisi kini terus memeriksa anggota yang terlibat dan mendalami kronologi kejadian untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.

Sumber : ANTARA

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Susno Duadji Perang Bintang saat memberikan pernyataan mengenai kasus Febrie Adriansyah.

    Susno Duadji Bantah Isu Perang Bintang Polri dan Kejagung

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Susno Duadji menegaskan tidak ada “perang bintang” dalam penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Mantan Kabareskrim Polri itu menilai Polri dan Kejaksaan Agung memiliki tujuan yang sama. Menurutnya, kedua institusi berkomitmen memberantas korupsi. Susno menyampaikan pernyataan […]

  • Ilustrasi Natalius Pigai menegaskan Feri Amsari dipolisikan tidak perlu terkait kritik kebijakan swasembada pangan

    Feri Amsari Dipolisikan Dinilai Tidak Perlu oleh Menteri HAM

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menilai pelaporan terhadap pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas, Feri Amsari, tidak perlu dilakukan. Kasus ini berkaitan dengan kritik Feri terhadap kebijakan swasembada pangan pemerintah. Pigai menyebut kritik tersebut tidak perlu dibawa ke ranah hukum. Ia juga menilai publik tidak perlu menanggapi pernyataan itu secara berlebihan. “Feri Amsari […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa jelaskan pencabutan izin tambang ilegal

    Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pencabutan izin tambang menjadi sorotan publik setelah pemerintah menilai praktik pertambangan ilegal masih menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas tambang yang melanggar aturan tidak hanya menekan penerimaan negara, tetapi juga memicu kerusakan lingkungan dan konflik di daerah. Pemerintah menilai langkah penertiban ini perlu dilakukan segera demi menjaga kepastian hukum dan kepentingan masyarakat luas. […]

  • Indonesia 101 Emas ASEAN Para Games

    Indonesia 101 Emas ASEAN Para Games

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kontingen Indonesia menorehkan capaian membanggakan dengan mengoleksi 101 medali emas pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Thailand hingga Sabtu (24/1/2026). Raihan tersebut tercatat dua hari sebelum upacara penutupan dan menegaskan konsistensi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga disabilitas di Asia Tenggara. Sejak hari keempat penyelenggaraan, tim Merah Putih […]

  • : ketahanan logistik nasional melalui aktivitas bongkar muat di terminal petikemas Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyatakan perusahaan terus memperkuat ketangguhan logistik nasional melalui kolaborasi aktif. TPS melibatkan pelanggan dan pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas layanan. Strategi Ketangguhan Logistik Nasional TPS menggelar forum diskusi rutin dengan pelanggan. Tim mengumpulkan masukan secara langsung. Perusahaan lalu mengolah masukan itu menjadi langkah perbaikan layanan. Pendekatan ini mempercepat respons terhadap kebutuhan pasar. TPS juga meningkatkan transparansi proses operasional. Perusahaan memperkuat sistem layanan agar lebih efisien. Langkah ini membantu menjaga arus logistik nasional tetap lancar. Pendekatan Berbasis Pelanggan TPS menerapkan strategi customer-centric. Perusahaan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pelanggan. Tim operasional terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Ketangguhan logistik nasional tidak hanya bergantung pada sistem. TPS menggabungkan sumber daya manusia, teknologi, dan proses kerja. Integrasi ini menciptakan layanan yang andal dan konsisten. Dampak bagi Ekonomi Nasional TPS berperan penting dalam mendukung distribusi barang. Perusahaan menjaga kelancaran arus logistik nasional di tengah perubahan perdagangan global. Kinerja operasional tetap stabil meski terjadi fluktuasi permintaan. Ketangguhan logistik nasional yang dijalankan TPS juga mendorong efisiensi rantai pasok. Hal ini berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan. Tautan Internal Baca juga: Strategi peningkatan layanan pelabuhan nasional Baca juga: Peran terminal petikemas dalam rantai logistik Tautan Eksternal Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Pelindo

    TPS Perkuat Ketangguhan Logistik Nasional, Usung “Resilience” di Usia ke-27

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — PT Terminal Petikemas Surabaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem logistik dan kepelabuhanan Indonesia. Perusahaan mengusung tema “Resilience” pada peringatan usia ke-27 sebagai arah strategi jangka panjang. Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyatakan manajemen terus memperkuat kolaborasi dengan pelanggan dan pemangku kepentingan. Langkah ini menjaga stabilitas layanan sekaligus meningkatkan daya saing industri pelabuhan. Strategi […]

  • Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

    Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 743
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Obsesi sukses Gen Z semakin mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Banyak anak muda memilih bekerja sambil kuliah, membangun bisnis sejak remaja, atau mencari lebih dari satu sumber penghasilan. Meski publik kerap menilai mereka ambisius, dorongan tersebut muncul sebagai respons atas tekanan sosial dan realitas ekonomi. Selain itu, Gen Z tumbuh di tengah […]

expand_less