Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Iran Selat Hormuz : Siap Hadapi Rencana Pengawalan Kapal AS

Iran Selat Hormuz : Siap Hadapi Rencana Pengawalan Kapal AS

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 242
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teheran, (duasatunews.com) – Iran Selat Hormuz kembali menjadi sorotan setelah Teheran menyatakan kesiapan menghadapi kemungkinan Amerika Serikat mengerahkan pasukan untuk mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Jalur laut ini merupakan salah satu rute perdagangan energi paling penting di dunia.

Juru bicara Islamic Revolutionary Guard Corps, Ali Mohammad Naini, menyampaikan pernyataan tersebut pada Sabtu (7/3). Ia menegaskan bahwa Iran siap menghadapi kehadiran konvoi militer Amerika Serikat jika Washington benar-benar melaksanakan rencana tersebut.

“Iran sangat menyambut kemungkinan pasukan AS mengawal kapal tanker melintasi Selat Hormuz. Kami menunggu kehadiran mereka,” ujar Naini seperti dikutip media penyiaran Iran.

Ketegangan Iran Selat Hormuz Semakin Meningkat

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk. Selain itu, berbagai negara mulai mengkhawatirkan keamanan pelayaran di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pengiriman energi dunia.

Sementara itu, sejumlah perusahaan energi dan operator kapal tanker terus memantau situasi keamanan di kawasan tersebut. Mereka menilai setiap gangguan di jalur Iran Selat Hormuz dapat mempengaruhi stabilitas pasokan minyak global.

AS Pertimbangkan Pengawalan Kapal

Sebelumnya, Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengisyaratkan rencana pengerahan angkatan laut untuk mengawal kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran jalur perdagangan energi dunia. Selain itu, pemerintah AS berharap rencana tersebut dapat meredakan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan gangguan pasokan minyak.

Namun demikian, rencana itu juga berpotensi meningkatkan ketegangan militer di kawasan Teluk.

Selat Hormuz Jalur Vital Energi Dunia

Selat Hormuz menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Selain itu, jalur ini menjadi rute utama ekspor minyak dan gas dari kawasan Timur Tengah.

Sekitar 20 persen perdagangan global minyak, produk petroleum, dan gas alam cair melewati jalur ini setiap hari. Karena itu, stabilitas keamanan di Selat Hormuz sangat mempengaruhi pasar energi dunia.

Konflik Iran dengan AS dan Israel Terus Memanas

Ketegangan di kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut menimbulkan kerusakan infrastruktur serta korban sipil. Setelah itu, Iran membalas dengan melancarkan serangan ke wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Karena itu, konflik di kawasan Teluk terus meningkat. Selain itu, situasi tersebut juga memicu kekhawatiran dunia internasional terhadap kemungkinan meluasnya konflik di Timur Tengah.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Xi Jinping dan Vladimir Putin membahas tata kelola global baru di Beijing”

    Xi dan Putin Sepakat Perkuat Tata Kelola Global Baru di Tengah Gejolak Dunia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 139
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— Presiden China Xi Jinping mengajak Rusia memperkuat kerja sama strategis untuk membangun tata kelola global yang lebih adil dan setara. Ajakan itu disampaikan Xi saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, Rabu (20/5). Xi menilai situasi global saat ini semakin kompleks akibat meningkatnya hegemoni sepihak. Meski begitu, ia menegaskan perdamaian dan kerja sama […]

  • Trump: PBB Tidak Berguna, Dewan Perdamaian Gaza Dinilai Bisa Gantikan Perannya

    Trump: PBB Tidak Berguna, Dewan Perdamaian Gaza Dinilai Bisa Gantikan Perannya

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Jakarta|duasatunews.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu polemik global. Ia menyatakan secara terbuka bahwa Trump nilai PBB tidak berguna dan membuka peluang pengalihan peran organisasi dunia tersebut kepada Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk mengawasi Jalur Gaza pascaperang. Trump Tegaskan Kritik terhadap PBB Trump menyampaikan pernyataan itu langsung kepada wartawan pada Selasa (20/1). […]

  • Ilustrasi negosiasi tegang antara Iran dan Amerika Serikat, menampilkan proposal Iran baru yang menunda pembahasan nuklir serta fokus pada pembukaan Selat Hormuz dan stabilitas kawasan.

    Proposal Baru Iran Picu Ketegangan, Donald Trump Kecewa Soal Nuklir Tak Dibahas

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Iran mengajukan proposal negosiasi baru kepada Amerika Serikat. Namun, langkah ini langsung memicu ketidakpuasan Presiden Donald Trump. Pasalnya, Iran tidak memasukkan isu nuklir dalam tahap awal pembahasan. Fokus Awal pada Stabilitas Kawasan Pertama, Iran menempatkan pembukaan Selat Hormuz sebagai prioritas utama. Jalur ini memegang peran penting dalam distribusi energi dunia. Oleh karena itu, […]

  • Prabowo bertemu pengusaha global di Washington DC

    Seskab Ungkap 12 Pengusaha Besar yang Bertemu Prabowo di AS

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 246
    • 0Komentar

    WASHINGTON DC, (duasatunews.com) — Prabowo bertemu pengusaha global di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan daftar 12 pengusaha besar yang menghadiri pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat kerja sama investasi. Dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu, Teddy menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menghadirkan tokoh-tokoh investasi global dari […]

  • outlook utang Indonesia negatif

    Outlook Utang Indonesia Negatif, Fitch Pertahankan Rating BBB

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 330
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings mengubah outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif pada Rabu (4/3/2026). Fitch tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB. Level ini masih masuk kategori investment grade atau layak investasi. Fitch menilai ketidakpastian kebijakan ekonomi meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini berpotensi menekan kepercayaan […]

  • Kasus suap impor barang KW Bea Cukai ditangani KPK

    Suap Impor Bea Cukai: KPK Dalami Pemeriksaan Pegawai DJBC

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 294
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami suap impor Bea Cukai dengan memeriksa saksi dari internal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Penyidik menelusuri praktik suap dan gratifikasi yang muncul dalam proses impor barang. Lebih lanjut, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan penyidik memeriksa pegawai DJBC berinisial SLS pada 18 Februari […]

expand_less