Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Putin Ucapkan Selamat Mojtaba atas Kepemimpinan Iran

Putin Ucapkan Selamat Mojtaba atas Kepemimpinan Iran

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOSKOW, (duasatunews.com) — Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei setelah ia mengambil alih jabatan Pemimpin Tertinggi Iran dari ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Putin menyampaikan pesan tersebut melalui telegram resmi pada Senin (9/3/2026). Istana Kremlin kemudian merilis isi telegram itu kepada media internasional.

Dalam pesannya, Putin menilai Mojtaba Khamenei akan menghadapi tantangan besar sebagai pemimpin Iran. Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah juga menambah tekanan terhadap kepemimpinan baru di Teheran.

“Sekarang, ketika Iran menghadapi agresi bersenjata, tidak diragukan lagi tugas Anda di jabatan tinggi ini akan membutuhkan keberanian dan dedikasi yang tinggi,” kata Putin.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Mojtaba dapat melanjutkan kepemimpinan ayahnya sekaligus menjaga persatuan rakyat Iran.

Rusia Tegaskan Dukungan untuk Iran

Melalui telegram tersebut, Putin menegaskan komitmen Rusia untuk mempertahankan hubungan strategis dengan Iran.

Ia menyatakan Moskow akan terus memperkuat kerja sama dengan Teheran di bidang politik, ekonomi, dan keamanan.

“Saya yakin Anda akan melanjutkan tugas-tugas ayah Anda dengan terhormat serta menyatukan rakyat Iran dalam menghadapi cobaan berat ini,” ujar Putin.

Putin juga menyampaikan solidaritas Rusia kepada Iran di tengah meningkatnya ketegangan internasional.

“Saya ingin menegaskan dukungan kami yang tak tergoyahkan untuk Teheran. Rusia telah dan akan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi Republik Islam,” katanya.

Mojtaba Khamenei Pimpin Iran

Kini Mojtaba Khamenei memimpin Iran sebagai Pemimpin Tertinggi ketiga sejak berdirinya Republik Islam Iran pada 1979.

Ayatollah Ali Khamenei memimpin Iran selama sekitar 37 tahun hingga ia meninggal dunia pada usia 86 tahun pada 28 Februari 2026.

Serangan militer Amerika Serikat dan Israel memicu kematian Ali Khamenei dan meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut pengangkatan Mojtaba sebagai langkah penting untuk memperkuat persatuan nasional.

Ia berharap kepemimpinan Mojtaba mampu menjaga stabilitas politik Iran serta menghadapi dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah.

Sumber : iNews.id

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menpora Dorong Fasilitas Olahraga di Sekolah Rakyat dan Garuda

    Menpora Dorong Fasilitas Olahraga di Sekolah Rakyat dan Garuda

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Fasilitas olahraga sekolah menjadi salah satu isu penting dalam pengembangan pendidikan nasional. Pemerintah mendorong agar sekolah tidak hanya berfungsi sebagai ruang belajar akademik, tetapi juga sebagai pusat pembinaan kesehatan dan karakter generasi muda. Jakarta, duasatunews.com — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mendorong penyediaan fasilitas olahraga di Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda. Ia menilai sarana […]

  • Pertamina Pastikan 97% SPBU di Aceh Mulai Beroprasi

    Pertamina Pastikan 97% SPBU di Aceh Mulai Beroprasi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 409
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Distribusi BBM Aceh pascabencana masih menghadapi hambatan di sejumlah wilayah. Warga di beberapa daerah belum merasakan layanan energi secara merata karena akses menuju SPBU belum pulih sepenuhnya. Situasi ini menjadi penting karena BBM menopang hampir seluruh aktivitas masyarakat. Transportasi, distribusi logistik, hingga layanan darurat sangat bergantung pada kelancaran pasokan energi. Karena itu, […]

  • Korut Uji Rudal Hipersonik, Kim Jong Un Tegaskan Perluas Daya Tangkal Nuklir

    Korut Uji Rudal Hipersonik, Kim Jong Un Tegaskan Perluas Daya Tangkal Nuklir

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 311
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com — Uji rudal hipersonik Korea Utara kembali menarik perhatian dunia. Pada Minggu (4/1/2026), Pyongyang meluncurkan rudal hipersonik yang diklaim mampu menjangkau sasaran sejauh 1.000 kilometer di lepas pantai timur. KCNA memberitakan uji tersebut pada Senin. Kim Jong Un Pimpin Langsung Uji Rudal Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memimpin langsung uji peluncuran dari […]

  • Kanada tidak buka hubungan diplomatik dengan Iran menurut Menteri Luar Negeri Anita Anand

    Kanada Iran hubungan diplomatik tolak tanpa perubahan rezim

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Istanbul, (duasatunews.com) – Kanada Iran hubungan diplomatik hingga kini belum menunjukkan tanda pemulihan. Pemerintah Kanada menegaskan tidak akan membuka kembali hubungan resmi dengan Iran selama belum terjadi perubahan rezim serta perbaikan nyata dalam isu hak asasi manusia (HAM). Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyampaikan sikap tersebut saat menghadiri Konferensi Keamanan Munich. Ia menilai pemerintah […]

  • Sidang praperadilan Gus Yaqut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

    Kubu Yaqut Sebut Penetapan Tersangka Tanpa Kerugian Negara Seperti Pembunuhan Tanpa Korban

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 177
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Tim kuasa hukum mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menolak seluruh jawaban Komisi Pemberantasan Korupsi dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). Kuasa hukum Yaqut, Mellisa Anggraini, menilai KPK terlalu cepat menetapkan kliennya sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi kuota haji. Ia menyebut penyidik KPK belum menghitung kerugian negara […]

  • proyek gas Blok Masela LNG Abadi oleh Inpex

    Inpex Minta Insentif untuk Proyek Gas Blok Masela Rp352 Triliun

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Proyek gas Blok Masela memasuki fase krusial setelah pengembangnya, Inpex Masela Ltd, meminta sejumlah insentif kepada pemerintah. Perusahaan menilai dukungan kebijakan sangat penting agar pembangunan proyek LNG Abadi berjalan sesuai target. Project Director Inpex Masela, Jarrad Blinco, menyampaikan bahwa proyek gas Blok Masela terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan dukungan SKK Migas, perusahaan telah […]

expand_less