Pesan Mudik Gibran: Pemudik Lebaran 2026 Diminta Hati-hati
- account_circle adrian moita
- calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
- visibility 132
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wapres Gibran Rakabuming Raka.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) – Pesan mudik Gibran disampaikan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung pada Lebaran 2026. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengingatkan para pemudik agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.
Ia meminta masyarakat berhati-hati di jalan serta memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Bagi Bapak, Ibu, serta saudara-saudara yang sedang dalam perjalanan mudik, hati-hati di jalan. Tetap jaga kesehatan dan keselamatan,” kata Gibran dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, perjalanan mudik sering memakan waktu lama dan dapat menyebabkan kelelahan. Karena itu, para pemudik perlu beristirahat secara berkala agar tetap fokus saat berkendara.
Mudik Jadi Tradisi Penting Menjelang Lebaran
Gibran mengatakan mudik merupakan tradisi yang sangat dinantikan masyarakat Indonesia setiap menjelang Hari Raya Idulfitri. Banyak perantau menunggu kesempatan ini untuk kembali ke kampung halaman dan berkumpul dengan keluarga.
“Semoga momen berkumpul bersama keluarga dan kerabat di kampung halaman membawa kehangatan dan kebahagiaan,” ujar Gibran.
Setiap tahun jutaan orang melakukan perjalanan pulang kampung. Pemerintah bersama berbagai instansi juga menyiapkan pengamanan untuk menjaga kelancaran arus mudik.
Pesan Mudik Gibran Disertai Apresiasi untuk Petugas
Selain menyampaikan pesan mudik Gibran, Wakil Presiden juga memberikan apresiasi kepada para petugas yang tetap bekerja selama masa mudik.
Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, aparatur sipil negara, tenaga kesehatan, serta berbagai pihak yang membantu pengamanan arus mudik Lebaran.
Menurutnya, para petugas memiliki peran penting dalam menjaga keamanan perjalanan masyarakat selama periode mudik.
Keberagaman Indonesia Jadi Kekuatan Bangsa
Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga menilai tahun 2026 sebagai tahun yang penuh makna bagi Indonesia. Beberapa perayaan keagamaan berlangsung dalam waktu yang berdekatan.
Perayaan Tahun Baru Imlek bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Selain itu, Hari Raya Nyepi juga berlangsung dekat dengan Idulfitri.
Menurut Gibran, kondisi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman.
“Ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa bagi Indonesia. Kita harus mensyukuri dan merawat kebinekaan,” ujarnya.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
