Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Diduga Pernah Jadi Tersangka Penggelapan Rp34 M, FKMH Sultra: Aklamasi KONI Sultra Sarat Kepentingan

Diduga Pernah Jadi Tersangka Penggelapan Rp34 M, FKMH Sultra: Aklamasi KONI Sultra Sarat Kepentingan

  • account_circle salfin tebara
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 309
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com – Proses pemilihan Ketua **Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memicu sorotan publik. Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum (FKMH) Sultra-Jakarta secara terbuka mengkritik penetapan AAA sebagai Ketua KONI Sultra melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub).

Musorprovlub hanya menghadirkan satu kandidat, yakni AAA. Kondisi tersebut langsung menuai kritik karena AAA diduga memiliki rekam jejak hukum terkait kasus penggelapan dana pertambangan senilai Rp34 miliar milik PT Kabaena Kromit Pratama (KKP).

Dugaan Rekam Jejak Hukum Jadi Sorotan

Ketua Umum FKMH Sultra-Jakarta, Salfin Tebara, menilai keputusan tersebut merusak integritas lembaga olahraga. Ia mempertanyakan kelayakan figur dengan persoalan hukum yang belum selesai untuk memimpin organisasi sebesar KONI.

“Proses ini mencederai rasa keadilan dan integritas organisasi. Publik berhak menuntut transparansi dan akuntabilitas,” ujar Salfin dalam keterangan tertulis, Senin (28/7/2025).

FKMH juga mengungkap bahwa aparat penegak hukum telah menaikkan kasus dugaan penggelapan dana Rp34 miliar tersebut ke tahap penyidikan. Bahkan, Polresta Kendari sempat menetapkan AAA sebagai tersangka dalam perkara itu.

Aklamasi Dinilai Sarat Kepentingan Politik

FKMH menilai pemilihan secara aklamasi membuka ruang konflik kepentingan. AAA menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sultra dan memiliki hubungan kekerabatan dengan Gubernur Sultra. FKMH menduga faktor tersebut memengaruhi jalannya Musorprovlub.

Menurut FKMH, mekanisme aklamasi seharusnya menjadi jalan terakhir, bukan alat untuk mengamankan kepentingan kelompok tertentu dalam organisasi olahraga.

TPP Dinilai Lalai Jalankan Verifikasi

FKMH juga menyoroti kinerja Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Salfin menyebut TPP tidak mewajibkan dokumen krusial seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan surat pernyataan tidak berstatus tersangka.

Padahal, AD/ART KONI mewajibkan verifikasi administratif dan moral calon secara ketat. Kelalaian tersebut, menurut FKMH, mencerminkan lemahnya komitmen terhadap prinsip tata kelola organisasi yang bersih.

FKMH Siap Lapor KONI Pusat dan DPR RI

Merespons kejanggalan tersebut, FKMH Sultra-Jakarta menyatakan akan melaporkan hasil Musorprovlub ke KONI Pusat. Mereka juga akan meminta pembatalan penetapan Ketua KONI Sultra.

Selain itu, FKMH merencanakan aksi demonstrasi di DPR RI Komisi X yang membidangi olahraga dan pendidikan guna mendorong evaluasi menyeluruh.

“Kami menuntut perbaikan sistem dan standar kepemimpinan KONI agar organisasi olahraga tetap independen dan berintegritas,” tegas Salfin.

Dorongan Standar Ketat Calon Ketua KONI

FKMH mendorong KONI menetapkan standar ketat bagi calon ketua ke depan. Mereka menilai rekam jejak hukum yang bersih dan independensi politik harus menjadi syarat mutlak agar KONI tidak berubah menjadi kendaraan kepentingan keluarga atau partai politik.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Joko Widodo saat menghadiri Rakernas PSI di Makassar

    Jokowi Turun Gunung Motivasi Kader PSI di Rakernas

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Makassar, duasatunews.com — Jokowi Rakernas PSI menyita perhatian publik ketika Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat desa. Jokowi menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Solidaritas Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis. Dalam arahannya, Jokowi menilai PSI memerlukan mesin partai yang besar dan […]

  • Kunjungan Presiden Prabowo ke lokasi bencana

    Presiden Prabowo Hadir di Tengah Warga Terdampak Bencana, Pastikan Pemulihan Berjalan Cepat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 270
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Kunjungan Presiden Prabowo dilakukan untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung ke sejumlah daerah terdampak guna melihat kondisi masyarakat serta kesiapan pemerintah di lapangan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan hal tersebut dalam keterangan pers di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota […]

  • Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – DPR RI menyetujui Anggota Ombudsman RI periode 2026–2031 dalam Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026. Keputusan ini mengakhiri seluruh tahapan seleksi yang Komisi II DPR RI laksanakan melalui uji kelayakan dan kepatutan. Rapat Paripurna DPR RI menyepakati sembilan nama calon Ombudsman untuk masa jabatan lima tahun. Wakil Ketua DPR […]

  • Dugaan pembegalan UNSULTRA menjadi sorotan publik

    Dugaan Pembegalan UNSULTRA Disorot Publik

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Kendari, (duasatunews.com) — Dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara kembali menjadi sorotan. Sejumlah kalangan menyoroti dugaan pembegalan di Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA). Mereka menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan konflik tata kelola kampus yang melibatkan perubahan Akta Notaris, tekanan internal, dan intervensi non-akademik. Konflik Tata Kelola Mencuat Para pengkritik menyatakan perubahan administratif terjadi tanpa keterbukaan yang […]

  • sidang PMH Nikita Mirzani di PN Jakarta Selatan

    Sidang PMH Nikita Mirzani Berlanjut di PN Jaksel

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Sidang PMH Nikita Mirzani kembali bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Pada sidang kali ini, aktris Nikita Mirzani menghadiri proses persidangan melalui tim kuasa hukumnya untuk melanjutkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Reza Gladys. Majelis hakim membuka persidangan dengan memeriksa agenda penyerahan bukti tambahan. Selanjutnya, tim kuasa hukum penggugat menyerahkan […]

  • outlook utang Indonesia negatif

    Outlook Utang Indonesia Negatif, Fitch Pertahankan Rating BBB

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 141
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings mengubah outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif pada Rabu (4/3/2026). Fitch tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB. Level ini masih masuk kategori investment grade atau layak investasi. Fitch menilai ketidakpastian kebijakan ekonomi meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini berpotensi menekan kepercayaan […]

expand_less