Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Diduga Pernah Jadi Tersangka Penggelapan Rp34 M, FKMH Sultra: Aklamasi KONI Sultra Sarat Kepentingan

Diduga Pernah Jadi Tersangka Penggelapan Rp34 M, FKMH Sultra: Aklamasi KONI Sultra Sarat Kepentingan

  • account_circle salfin tebara
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 559
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com – Proses pemilihan Ketua **Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memicu sorotan publik. Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum (FKMH) Sultra-Jakarta secara terbuka mengkritik penetapan AAA sebagai Ketua KONI Sultra melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub).

Musorprovlub hanya menghadirkan satu kandidat, yakni AAA. Kondisi tersebut langsung menuai kritik karena AAA diduga memiliki rekam jejak hukum terkait kasus penggelapan dana pertambangan senilai Rp34 miliar milik PT Kabaena Kromit Pratama (KKP).

Dugaan Rekam Jejak Hukum Jadi Sorotan

Ketua Umum FKMH Sultra-Jakarta, Salfin Tebara, menilai keputusan tersebut merusak integritas lembaga olahraga. Ia mempertanyakan kelayakan figur dengan persoalan hukum yang belum selesai untuk memimpin organisasi sebesar KONI.

“Proses ini mencederai rasa keadilan dan integritas organisasi. Publik berhak menuntut transparansi dan akuntabilitas,” ujar Salfin dalam keterangan tertulis, Senin (28/7/2025).

FKMH juga mengungkap bahwa aparat penegak hukum telah menaikkan kasus dugaan penggelapan dana Rp34 miliar tersebut ke tahap penyidikan. Bahkan, Polresta Kendari sempat menetapkan AAA sebagai tersangka dalam perkara itu.

Aklamasi Dinilai Sarat Kepentingan Politik

FKMH menilai pemilihan secara aklamasi membuka ruang konflik kepentingan. AAA menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sultra dan memiliki hubungan kekerabatan dengan Gubernur Sultra. FKMH menduga faktor tersebut memengaruhi jalannya Musorprovlub.

Menurut FKMH, mekanisme aklamasi seharusnya menjadi jalan terakhir, bukan alat untuk mengamankan kepentingan kelompok tertentu dalam organisasi olahraga.

TPP Dinilai Lalai Jalankan Verifikasi

FKMH juga menyoroti kinerja Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Salfin menyebut TPP tidak mewajibkan dokumen krusial seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan surat pernyataan tidak berstatus tersangka.

Padahal, AD/ART KONI mewajibkan verifikasi administratif dan moral calon secara ketat. Kelalaian tersebut, menurut FKMH, mencerminkan lemahnya komitmen terhadap prinsip tata kelola organisasi yang bersih.

FKMH Siap Lapor KONI Pusat dan DPR RI

Merespons kejanggalan tersebut, FKMH Sultra-Jakarta menyatakan akan melaporkan hasil Musorprovlub ke KONI Pusat. Mereka juga akan meminta pembatalan penetapan Ketua KONI Sultra.

Selain itu, FKMH merencanakan aksi demonstrasi di DPR RI Komisi X yang membidangi olahraga dan pendidikan guna mendorong evaluasi menyeluruh.

“Kami menuntut perbaikan sistem dan standar kepemimpinan KONI agar organisasi olahraga tetap independen dan berintegritas,” tegas Salfin.

Dorongan Standar Ketat Calon Ketua KONI

FKMH mendorong KONI menetapkan standar ketat bagi calon ketua ke depan. Mereka menilai rekam jejak hukum yang bersih dan independensi politik harus menjadi syarat mutlak agar KONI tidak berubah menjadi kendaraan kepentingan keluarga atau partai politik.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskusi Reflektif 28 Tahun Reformasi, GMPD Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Penjaga Demokrasi

    Diskusi Reflektif 28 Tahun Reformasi, GMPD Tekankan Peran Mahasiswa sebagai Penjaga Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dalam rangka memperingati momentum bersejarah 28 tahun Reformasi 1998, organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan Gerakan Mahasiswa Peduli Demokrasi (GMPD) menyelenggarakan kegiatan Diskusi dan Orasi Ilmiah bertajuk “Refleksi Memperingati 28th Hari Reformasi 1998” yang berlangsung di Sekretariat GMPD pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi intelektual sekaligus forum reflektif bagi kalangan […]

  • Kurangi Rasa Ingin Tahu tentang Orang, Perbanyak Minat pada Ide dan Gagasan

    Kurangi Rasa Ingin Tahu tentang Orang, Perbanyak Minat pada Ide dan Gagasan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 445
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, masyarakat perlu menempatkan rasa ingin tahu secara lebih bijak. Daripada mengorek kehidupan pribadi orang lain, publik sebaiknya mengarahkan perhatian pada ide dan gagasan yang mendorong pertumbuhan intelektual. Sebuah unggahan reflektif menegaskan bahwa rasa ingin tahu yang salah arah sering memicu penilaian, prasangka, dan kelelahan […]

  • IEA efisiensi energi transportasi umum dan ramah lingkungan

    IEA Efisiensi Energi, Dorong Penghematan di Tengah Krisis Global

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – IEA efisiensi energi menjadi sorotan di tengah krisis energi global akibat konflik Amerika Serikat, Israel, dan Iran. International Energy Agency mendorong pemerintah dan masyarakat untuk melakukan penghematan energi guna menjaga stabilitas pasokan. IEA menegaskan bahwa penghematan energi tidak harus dilakukan melalui perubahan besar. Dalam pendekatan IEA efisiensi energi, kebiasaan kecil yang konsisten […]

  • ilustrasi operasi gabungan gagalkan penyelundupan sabu bakauheni

    Penyelundupan Sabu Bakauheni Digagalkan, 36 Kg Disita

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 206
    • 0Komentar

    BANDARLAMPUNG (duasatunews.com) – Penyelundupan sabu Bakauheni berhasil digagalkan aparat gabungan dengan total barang bukti mencapai 36 kilogram. Pengungkapan kasus ini melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat bersama aparat penegak hukum. Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat Bier Budy Kismulyanto mengatakan tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim Polri, Polda Lampung, […]

  • Yaqut Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Singgung Pertemuan Jokowi–MBS

    Yaqut Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Singgung Pertemuan Jokowi–MBS

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 491
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kasus kuota haji kembali menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan kuota haji. Selain Yaqut, KPK juga menetapkan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka. Dengan demikian, penyidik kini memproses dua pihak yang berperan dalam […]

  • Prabowo siap mediasi konflik Iran dan Amerika Serikat demi stabilitas kawasan

    Prabowo Siap Ke Iran demi Redam Ketegangan Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 310
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Prabowo siap mediasi konflik di Timur Tengah dengan menyatakan kesiapan untuk bertolak ke Iran guna memfasilitasi dialog. Presiden Prabowo Subianto menegaskan langkah tersebut bertujuan membantu memulihkan kondisi keamanan yang kondusif di kawasan. Pemerintah Indonesia menilai dialog dan diplomasi sebagai langkah utama untuk meredakan eskalasi konflik. Sikap ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam […]

expand_less