Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » RI Perkuat Posisi Dagang, Temui USTR Bahas Investigasi Tarif AS

RI Perkuat Posisi Dagang, Temui USTR Bahas Investigasi Tarif AS

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 387
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com) — Investigasi tarif AS Indonesia memasuki tahap lanjutan. Pemerintah Indonesia akan bertemu dengan United States Trade Representative (USTR) pada 12 Mei 2026 untuk mengklarifikasi data perdagangan yang telah disampaikan sebelumnya.

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan pertemuan ini bersifat prosedural. Pemerintah tidak menemukan persoalan baru dalam proses tersebut. Ia menegaskan komunikasi sebelumnya telah berlangsung secara daring dan kini berlanjut ke tahap tatap muka.

Pemerintah telah mengirim respons resmi pada 15 April 2026. Tim juga melampirkan dokumen pendukung sesuai permintaan pihak AS. USTR mengakui kelengkapan data tersebut dan akan melakukan konfirmasi lanjutan.

Isu utama dalam penyelidikan dagang

Investigasi ini merujuk pada kebijakan Section 301 of the Trade Act of 1974. Aturan tersebut menjadi dasar penilaian praktik perdagangan mitra Amerika Serikat.

Ada dua isu utama yang menjadi perhatian. Pertama, dugaan kelebihan kapasitas produksi. Kedua, indikasi praktik kerja paksa dalam rantai pasok industri.

Pemerintah menolak kedua tuduhan tersebut. Indonesia menyiapkan bukti bahwa ekspor nasional tidak melibatkan pengalihan produksi dari negara lain. Pemerintah juga memastikan industri dalam negeri mematuhi standar ketenagakerjaan internasional.

Strategi pemerintah hadapi proses ini

Pemerintah akan memperkuat posisi melalui data produksi dan rantai pasok. Tim menyiapkan informasi asal bahan baku serta jalur distribusi secara rinci. Langkah ini bertujuan menjaga kepercayaan pasar global.

Selain itu, pemerintah terus berkoordinasi dengan pelaku industri. Koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh rantai pasok berjalan transparan dan sesuai aturan internasional.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump masih menerapkan tarif global sebesar 10 persen selama 150 hari. Kebijakan ini memengaruhi arus perdagangan dan menjadi perhatian dalam hubungan dagang kedua negara.

Baca Juga

  • Dampak kebijakan tarif global terhadap ekspor Indonesia
  • Strategi pemerintah menjaga daya saing industri nasional
  • Perkembangan hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat
  • Upaya pemerintah menjaga stabilitas ekspor di tengah tekanan global
  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Hari Pahlawan bagi Gen Z sebagai generasi muda Indonesia

    MAKNA HARI PAHLAWAN UNTUK GEN Z

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle WILDA
    • visibility 1.014
    • 8Komentar

    Arti Hari Pahlawan bagi Gen Z di Era Digital jakarta, duasatunews.com – Arti Hari Pahlawan bagi Gen Z tidak hanya berkaitan dengan mengenang sejarah perjuangan bangsa. Sebaliknya, peringatan ini menjadi momentum refleksi untuk memahami peran generasi muda dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan Indonesia di era modern. Generasi Z atau Gen Z merupakan kelompok yang lahir […]

  • Kasus Pemerasan Sertifikasi K3, Noel Singgung Partai Berinisial K

    Kasus Pemerasan Sertifikasi K3, Noel Singgung Partai Berinisial K

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerasan sertifikasi K3 kembali menjadi sorotan publik. Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel menyampaikan pernyataan terkait dugaan keterlibatan partai politik dan organisasi kemasyarakatan dalam perkara tersebut. Noel menyampaikan keterangan itu kepada wartawan sebelum sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyebut adanya dugaan […]

  • Peternakan Ayam Petelur LPM Dukung Program MBG Bogor

    Peternakan Ayam Petelur LPM Dukung Program MBG Bogor

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 516
    • 9Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah Kota Bogor mengembangkan peternakan ayam petelur berbasis LPM di Kecamatan Bogor Utara. Program ini memperkuat pasokan bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mendorong peran aktif masyarakat. Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyerahkan 80 ekor ayam petelur kepada delapan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Setiap LPM menerima 10 […]

  • warga Jakarta lapor RT sebelum mudik

    Lapor RT Sebelum Mudik, Pramono Imbau Warga Jakarta

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 396
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Gubernur Jakarta Pramono Anung mengimbau warga untuk lapor RT sebelum mudik Lebaran 2026. Ia meminta warga memberi tahu pengurus RT atau RW jika mereka meninggalkan rumah dalam waktu lama. Pramono menilai laporan tersebut membantu pengurus lingkungan memantau rumah yang kosong selama masa mudik. “Kami meminta para pemudik sebelum pulang mereka lapor pada […]

  • Mengenal Lebih Jauh Sosok Kolonel Imran Ali dan Sikap Tegasnya Menjaga Kedaulatan di Aceh

    Mengenal Lebih Jauh Sosok Kolonel Imran Ali dan Sikap Tegasnya Menjaga Kedaulatan di Aceh

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 590
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penegakan aturan terkait simbol negara kembali menjadi sorotan publik. Di Aceh, isu ini tidak berdiri sendiri. Setiap keputusan aparat keamanan terkait simbol politik dapat berdampak langsung pada stabilitas sosial dan rasa aman masyarakat. Wilayah Aceh memiliki pengalaman panjang dengan konflik bersenjata. Karena itu, kebijakan negara terhadap simbol separatisme kerap memicu perdebatan, baik di […]

  • Dana asing keluar dari pasar modal RI menurut OJK

    Dana Asing Keluar dari Pasar Modal RI, OJK Ungkap Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 576
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Dana asing keluar dari pasar modal RI masih terjadi di tengah tekanan ekonomi global. Otoritas Jasa Keuangan menilai kondisi geopolitik dan geoekonomi dunia menjadi faktor utama yang mendorong arus modal asing meninggalkan pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi mengatakan ketidakpastian global membuat investor asing lebih berhati-hati dalam […]

expand_less