Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » RI Perkuat Posisi Dagang, Temui USTR Bahas Investigasi Tarif AS

RI Perkuat Posisi Dagang, Temui USTR Bahas Investigasi Tarif AS

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com)Investigasi tarif AS Indonesia memasuki tahap lanjutan. Pemerintah Indonesia akan bertemu dengan United States Trade Representative (USTR) pada 12 Mei 2026 untuk mengklarifikasi data perdagangan yang telah disampaikan sebelumnya.

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan pertemuan ini bersifat prosedural. Pemerintah tidak menemukan persoalan baru dalam proses tersebut. Ia menegaskan komunikasi sebelumnya telah berlangsung secara daring dan kini berlanjut ke tahap tatap muka.

Pemerintah telah mengirim respons resmi pada 15 April 2026. Tim juga melampirkan dokumen pendukung sesuai permintaan pihak AS. USTR mengakui kelengkapan data tersebut dan akan melakukan konfirmasi lanjutan.

Isu utama dalam penyelidikan dagang

Investigasi ini merujuk pada kebijakan Section 301 of the Trade Act of 1974. Aturan tersebut menjadi dasar penilaian praktik perdagangan mitra Amerika Serikat.

Ada dua isu utama yang menjadi perhatian. Pertama, dugaan kelebihan kapasitas produksi. Kedua, indikasi praktik kerja paksa dalam rantai pasok industri.

Pemerintah menolak kedua tuduhan tersebut. Indonesia menyiapkan bukti bahwa ekspor nasional tidak melibatkan pengalihan produksi dari negara lain. Pemerintah juga memastikan industri dalam negeri mematuhi standar ketenagakerjaan internasional.

Strategi pemerintah hadapi proses ini

Pemerintah akan memperkuat posisi melalui data produksi dan rantai pasok. Tim menyiapkan informasi asal bahan baku serta jalur distribusi secara rinci. Langkah ini bertujuan menjaga kepercayaan pasar global.

Selain itu, pemerintah terus berkoordinasi dengan pelaku industri. Koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh rantai pasok berjalan transparan dan sesuai aturan internasional.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump masih menerapkan tarif global sebesar 10 persen selama 150 hari. Kebijakan ini memengaruhi arus perdagangan dan menjadi perhatian dalam hubungan dagang kedua negara.

Baca Juga

  • Dampak kebijakan tarif global terhadap ekspor Indonesia
  • Strategi pemerintah menjaga daya saing industri nasional
  • Perkembangan hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat
  • Upaya pemerintah menjaga stabilitas ekspor di tengah tekanan global
  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengunjung BBWI Travel Fair 2026 mencari paket wisata keluarga di Surabaya

    BBWI Travel Fair x BINA 2026 Hadirkan Inspirasi Wisata Keluarga Saat Libur Sekolah

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 78
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Kementerian Pariwisata menghadirkan “BBWI Travel Fair x BINA 2026” untuk memberi inspirasi wisata keluarga saat libur sekolah. Melalui acara ini, masyarakat diajak menikmati perjalanan yang dekat, fleksibel, dan tetap berkesan. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan masyarakat dapat menemukan pengalaman baru lewat wisata domestik. “ Kami ingin mengajak masyarakat menemukan pengalaman baru melalui perjalanan […]

  • pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,61 persen

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen : Purbaya Lega

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan. Angka ini menunjukkan akselerasi yang kuat di awal tahun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan lega setelah capaian tersebut melampaui target pemerintah. “Sekarang jelas, kita sudah keluar dari tekanan pertumbuhan 5 persen,” kata Purbaya. Ia mengaku sempat tegang sebelum data […]

  • ilustrasi pendidikan hanya mengejar angka bukan manusia

    Ketika Pendidikan Hanya Mengejar Angka, Bukan Manusia

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 309
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pendidikan hanya mengejar angka sebagai wajah sistem pendidikan berorientasi nilai kini semakin dominan, ketika sekolah dan kampus sibuk mengejar skor, peringkat, serta target administratif, sementara pembentukan manusia tersingkir dari tujuan utama pendidikan. Pendidikan terlihat bergerak cepat, tetapi arahnya kabur. Sekolah mengejar target kelulusan, kampus menumpuk laporan, dan ruang kelas dipenuhi angka. Nilai, […]

  • sejarah konflik Kalimantan dalam ilustrasi Tragedi Sampit dan Sambas

    Sejarah Konflik Kekerasan di Tanah Dayak: Tragedi Sampit dan Sambas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 374
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Konflik kekerasan paling menonjol dalam sejarah modern masyarakat Dayak di Kalimantan tidak terjadi antarsesama suku Dayak. Sebaliknya, konflik besar yang sering disebut sebagai “perang” itu muncul dalam bentuk konflik komunal antara suku Dayak sebagai penduduk asli dan etnis pendatang, terutama etnis Madura. Dua peristiwa yang paling sering menjadi rujukan ialah Tragedi Sampit […]

  • emas batangan sebagai instrumen investasi jangka panjang

    Strategi Investasi Emas untuk Keuangan Jangka Panjang

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Banyak orang kini menyadari pentingnya investasi untuk menjaga kestabilan keuangan jangka panjang. Dari berbagai pilihan yang ada, emas menarik minat luas karena investor mudah memahaminya dan menilainya relatif aman. Selain itu, masyarakat dapat membeli emas dalam bentuk fisik maupun digital dengan nominal terjangkau. Namun, investor tidak bisa sekadar membeli emas lalu menyimpannya. […]

  • India bergabung Pax Silica melalui kerja sama strategis Amerika Serikat dan India

    India Masuk Pax Silica, AS Perkuat Blok Teknologi Hadapi Dominasi China

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 212
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – India resmi bergabung dalam Pax Silica, aliansi teknologi yang dipimpin Amerika Serikat. Langkah ini memperkuat upaya Washington dan sekutunya menghadapi dominasi China di sektor semikonduktor dan manufaktur canggih. Keputusan India bergabung Pax Silica menempatkan negara tersebut sejajar dengan Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Israel dalam satu blok teknologi strategis. Negara-negara ini berkomitmen […]

expand_less