Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bupati Muna Viral, Pemuda Desak KPK Audit Keuangan Daerah

Bupati Muna Viral, Pemuda Desak KPK Audit Keuangan Daerah

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 280
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (duasatunews.com) – Bupati Muna viral setelah menyampaikan pernyataan terkait kondisi kas daerah yang disebut “tidak ada uang”. Pernyataan Bupati Muna viral itu memicu perhatian publik karena menimbulkan pertanyaan mengenai pengelolaan anggaran daerah.

Sejak itu, video pernyataan tersebut menyebar di media sosial. Akibatnya, sejumlah pemuda di Kabupaten Muna menggelar aksi dan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengaudit keuangan daerah.

Koordinator lapangan aksi, Halim, mengatakan masyarakat membutuhkan penjelasan terbuka. Menurut dia, pemerintah daerah harus menyampaikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara rinci.

“Jika kas daerah benar kosong, pemerintah harus menjelaskan secara detail. Selain itu, masyarakat berhak mengetahui penggunaan anggaran,” ujar Halim.

Oleh karena itu, ia meminta pemerintah membuka data keuangan secara transparan. Dengan demikian, publik dapat memahami kondisi fiskal secara menyeluruh.

Dalam pernyataan sikapnya, para pemuda menyampaikan tiga tuntutan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.
Pertama, mereka meminta audit menyeluruh terhadap aliran dana APBD selama dua tahun terakhir.
Kedua, mereka mendesak penjelasan terkait penyebab kekosongan kas daerah.
Ketiga, mereka meminta pemerintah menghentikan narasi yang mengaitkan kritik dengan kepentingan politik.

Selanjutnya, para pemuda menilai transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Sementara itu, sejumlah pengamat kebijakan publik menilai pemerintah perlu fokus pada substansi persoalan. Mereka menilai, narasi politik justru dapat mengalihkan perhatian dari isu utama, yakni transparansi keuangan daerah.

“Pemerintah harus menjelaskan kondisi fiskal secara terbuka. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat dapat terjaga,” kata seorang pengamat.

Pada akhirnya, polemik ini menjadi ujian bagi pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas. Jika pemerintah tidak segera merespons, polemik berpotensi terus berkembang.

Selain itu, transparansi pengelolaan anggaran daerah menjadi faktor penting dalam memperkuat kepercayaan publik. Pemerintah daerah diharapkan memberikan klarifikasi berbasis data agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kim Jong Un Komisi Urusan Negara dalam sidang parlemen Korea Utara

    Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 450
    • 0Komentar

    Tokyo, (duasatunews.com) – Kim Jong Un Korea kembali menjadi sorotan setelah parlemen Korea Utara memilihnya sebagai Ketua Komisi Urusan Negara dalam sidang pertama yang digelar pada Minggu. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Wakil Majelis Rakyat Tertinggi Ri Il Hwan mengajukan kembali nama Kim dalam sidang tersebut. Ia menilai kekuatan negara tidak hanya bergantung pada […]

  • Macron Ungkap Fokus Pertemuan dengan Prabowo di Paris

    Macron Ungkap Fokus Pertemuan dengan Prabowo di Paris

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle adrian
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron memaparkan fokus pembahasan saat bertemu Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam jamuan makan malam di Istana Élysée, Paris, Jumat (23/1) malam waktu setempat. Presiden Prabowo menghadiri jamuan tersebut atas undangan langsung Presiden Macron. Pertemuan itu menjadi bagian dari agenda resmi kunjungan Prabowo ke Prancis. Lawatan Usai Hadiri WEF […]

  • Ilustrasi penghapusan tunggakan iuran JKN bagi peserta PBPU dan BP kelas 3

    Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Disiapkan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Penghapusan tunggakan iuran JKN menjadi kebijakan yang pemerintah siapkan untuk membantu peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kelas 3. Melalui kebijakan ini, pemerintah mengurangi beban administrasi peserta. Selain itu, pemerintah mendorong peningkatan kepesertaan aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana tersebut dalam […]

  • Bea Cukai Kendari didesak GMH Sultra-Jakarta untuk dievaluasi terkait peredaran rokok ilegal.

    GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI mengevaluasi kinerja Bea dan Cukai Kendari. Organisasi tersebut menilai pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di Sulawesi Tenggara belum berjalan maksimal. Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mengatakan peredaran barang kena cukai ilegal di sejumlah daerah tidak […]

  • Prabowo cabut izin perusahaan pelanggar hutan

    Prabowo Cabut Izin Perusahaan Pelanggar Hutan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 685
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto mencabut izin 28 perusahaan pelanggar kawasan hutan sebagai peringatan keras bagi dunia usaha. Dengan keputusan ini, pemerintah menunjukkan sikap tegas terhadap pelanggaran lingkungan. Menurut Sultan, kebijakan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menegakkan aturan. Selain itu, ia menilai pemerintah tidak […]

  • Abdul Ghoni FORKABI, FORKABI, Masyarakat Betawi

    Abdul Ghoni Terpilih Kembali Pimpin FORKABI, Fokus Perkuat Persatuan dan Budaya Betawi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Peserta Musyawarah Besar (Mubes) VI Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) kembali memilih Abdul Ghoni sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FORKABI periode 2026–2031. Dengan demikian, Ghoni akan memimpin organisasi tersebut selama lima tahun ke depan. Abdul Ghoni menyampaikan rasa syukur karena anggota FORKABI terus mendukung kepemimpinannya. Selain itu, ia menegaskan komitmennya untuk […]

expand_less