Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » “Purbaya Tolak Tawaran Utang IMF, Tegaskan APBN RI Tetap Kuat”

“Purbaya Tolak Tawaran Utang IMF, Tegaskan APBN RI Tetap Kuat”

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 205
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)//Purbaya tolak utang IMF saat menghadiri forum internasional di Washington DC. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan sikap tersebut dalam pertemuan dengan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank.

Ia menegaskan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih terjaga. Pemerintah tetap mempertahankan batas defisit di level 3 persen meski harga minyak mengalami kenaikan.

Strategi Pemerintah Jaga Defisit

Purbaya menjelaskan langkah konkret yang diambil pemerintah. Ia mengurangi belanja yang tidak prioritas dan memperkuat penerimaan negara dari sektor sumber daya alam.

Ia juga menjawab pertanyaan IMF terkait tekanan global. Menurutnya, pemerintah mampu mengelola risiko fiskal dengan kebijakan yang terukur dan disiplin anggaran.

Pemerintah saat ini memiliki cadangan dana sekitar US$25 miliar. Dana tersebut cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi tanpa tambahan pembiayaan baru.

Sikap Indonesia terhadap Tawaran Pinjaman

IMF dan Bank Dunia menawarkan pinjaman hingga US$30 miliar. Namun, Purbaya tidak mengambil tawaran tersebut. Ia menilai Indonesia belum membutuhkan tambahan utang.

Keputusan Purbaya tolak utang IMF mencerminkan keyakinan terhadap kekuatan fiskal nasional. Pemerintah memilih menjaga kemandirian pembiayaan dan menghindari risiko ketergantungan.

Langkah ini juga memperkuat kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Keseimbangan Kebijakan Fiskal

Pemerintah terus menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan yang disiplin. Pengelolaan anggaran yang hati-hati membantu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil.

Dengan strategi tersebut, Indonesia berupaya menghadapi tekanan global tanpa mengorbankan kesehatan fiskal jangka panjang.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Koalisi Mahasiswa Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak KPK mengusut dugaan kejahatan lingkungan PT TMS di Sulawesi Tenggara. Para mahasiswa menilai KPK harus bertindak tegas dan terbuka. Mereka menegaskan penegakan hukum harus berjalan tanpa pengecualian, termasuk terhadap pihak […]

  • Dugaan Penimbunan BBM di Lalonggasumeeto Disorot, CGIM Desak Pengusutan hingga Pemasok

    Dugaan Penimbunan BBM di Lalonggasumeeto Disorot, CGIM Desak Pengusutan hingga Pemasok

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Central Gerakan Indonesia Menggugat (CGIM), Abdi Aditya, menyoroti serius dugaan praktik penimbunan dan distribusi BBM yang disebut telah berlangsung cukup lama di wilayah Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Jum’at 14 Agustus 2026 Menurut Abdi Aditya, persoalan tersebut bukan merupakan isu yang baru muncul. Dugaan aktivitas BBM tersebut disebut telah berlangsung selama […]

  • KUHP Baru Batasi Pasal Penghinaan Lembaga Negara, Wamenkum: Proses Hukum Jalan Jika Ada Laporan

    KUHP Baru Batasi Pasal Penghinaan Lembaga Negara, Wamenkum: Proses Hukum Jalan Jika Ada Laporan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 540
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Penghinaan lembaga negara dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru kembali menarik perhatian publik. Perbincangan ini muncul seiring kekhawatiran sebagian masyarakat terhadap kemungkinan pembatasan kebebasan berekspresi dan ruang kritik. Wakil Menteri Hukum dan HAM menyatakan bahwa aparat penegak hukum tidak langsung memproses dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan martabat lembaga negara. KUHP baru secara […]

  • keberagaman Timnas Indonesia dalam sesi latihan

    Herdman: Keberagaman Akan Menjadi Kekuatan Terbesar Kita, Bukan Kelemahan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 619
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Keberagaman Timnas Indonesia menjadi fondasi utama dalam strategi kepelatihan Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman. Sejak awal, ia menegaskan bahwa perbedaan latar belakang pemain justru memperkuat karakter, mental, dan daya saing skuad Garuda dalam menghadapi kompetisi internasional. Dalam kegiatan internal tim nasional yang digelar PSSI, John Herdman menyampaikan pandangan tersebut secara langsung. […]

  • Obligasi daerah menjadi alternatif pembiayaan pembangunan bagi pemerintah daerah dengan kapasitas fiskal yang kuat.

    Obligasi Daerah Efektif bagi Pemda dengan Kapasitas Fiskal Kuat, Kata Ekonom

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menyatakan Obligasi Daerah dapat menjadi alternatif pembiayaan pembangunan ketika anggaran pemerintah daerah mengalami tekanan. Namun, setiap pemerintah daerah harus memiliki kapasitas fiskal yang kuat agar mampu memenuhi kewajiban pembayaran utang. Obligasi Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan Yusuf mengatakan pemerintah daerah dapat memanfaatkan instrumen ini untuk […]

  • Infografik yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan elemen infrastruktur modern, energi terbarukan, pelabuhan, serta profesional yang bekerja dengan teknologi digital, menyoroti kemajuan negara dalam menghadapi masa depan yang berkelanjutan.

    Ekonomi Indonesia Kuartal II 2026: Proyeksi Menkeu Purbaya Tumbuh 5,7%

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 302
    • 1Komentar

    Jakarta.(duasatunews.com)//Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memproyeksikan ekonomi Indonesia kuartal II 2026 tumbuh 5,7 persen. Purbaya yakin pemerintah dapat mendorong ekonomi meskipun periode berjalan baru memasuki bulan April. Potensi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal II 2026 “Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 memiliki potensi besar. Kami yakin dapat mencapainya dengan kebijakan yang tepat dan berbagai […]

expand_less