Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Donald Trump Batalkan Kunjungan Utusan ke Pakistan

Donald Trump Batalkan Kunjungan Utusan ke Pakistan

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WASHINGTON, (duasatunews.com) – Donald Trump batalkan kunjungan utusan ke Pakistan. Trump membatalkan perjalanan utusan khusus Steve Witkoff dan penasihat Jared Kushner yang seharusnya bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, untuk membahas kesepakatan damai.

Araghchi tiba di Pakistan pada Jumat (24/4/2026), namun meninggalkan negara itu pada Sabtu (25/4/2026) untuk melanjutkan perjalanan ke Oman dan Rusia. Di Islamabad, Araghchi bertemu dengan beberapa pejabat senior Pakistan, namun tidak ada kemajuan signifikan dalam pembicaraan dengan AS.

Trump menjelaskan bahwa pembicaraan di Islamabad tidak membuahkan hasil dan memerlukan biaya tinggi. Oleh karena itu, ia memutuskan membatalkan kunjungan Witkoff dan Kushner. Trump menambahkan bahwa Iran menambah tuntutan, yang membuat kesepakatan damai menjadi lebih sulit tercapai.

Kebingungan Internal Iran dan Tuntutan Damai yang Lebih Berat

Trump menyampaikan pandangannya di media sosial, menyebutkan bahwa Iran menghadapi “pertikaian dan kebingungan luar biasa” dalam kepemimpinannya. Trump menegaskan bahwa AS memiliki semua kartu dalam perundingan dan menyarankan Iran untuk menghubungi langsung AS jika ingin melanjutkan pembicaraan.

Setelah Araghchi meninggalkan Pakistan, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, berbicara dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif. Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak akan mengikuti negosiasi yang dipaksakan atau di bawah ancaman. Iran meminta AS untuk menghentikan blokade terhadap pelabuhan mereka sebagai syarat untuk mencapai kesepakatan damai yang lebih konstruktif.

Perundingan Damai yang Terhambat: Kesepakatan AS-Iran yang Terus Tertunda

Pembicaraan dengan Iran terus terhambat karena peningkatan tuntutan dan perbedaan pandangan yang tajam antara kedua belah pihak. Meskipun demikian, Trump masih menunjukkan minat untuk melanjutkan pembicaraan jika Iran siap menerima kesepakatan yang adil.

Pezeshkian juga menyatakan bahwa Iran bersedia berbicara jika AS mengubah sikapnya, terutama dalam mengakhiri blokade dan sanksi ekonomi yang berlaku. Namun, tantangan yang ada membuat perundingan ini semakin sulit.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demokrat bersama Prabowo Diminta Jadi Solusi Bangsa

    Demokrat bersama Prabowo Diminta Jadi Solusi Bangsa

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 304
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan bahwa Demokrat bersama Prabowo perlu mengambil peran sebagai bagian dari solusi dan kemajuan bangsa. Menurutnya, seluruh elemen politik harus berkontribusi positif dalam menghadapi berbagai tantangan nasional. Pesan SBY untuk Demokrat Bersama Prabowo SBY menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri perayaan Natal nasional Partai […]

  • rupiah tembus Rp17.000 terhadap dolar AS di pasar keuangan Indonesia

    Rupiah Tembus Rp17.000 Imbas Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Rupiah tembus Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/3/2026). Kondisi ini memicu tekanan di pasar keuangan Indonesia dan meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar. Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik di kawasan tersebut mendorong investor global mencari aset yang dianggap lebih aman, seperti dolar AS […]

  • tarif panel surya RI kebijakan Amerika Serikat terhadap impor panel surya Indonesia

    AS Naikkan Tarif Impor Panel Surya Indonesia hingga 104%

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Amerika Serikat menjatuhkan tarif tinggi terhadap impor sel dan panel surya dari Indonesia. Pemerintah AS menetapkan bea masuk imbalan sebesar 104,38% untuk produk asal RI. Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan kebijakan ini pada Selasa waktu setempat. Otoritas AS menyebut langkah tersebut sebagai respons atas subsidi pemerintah yang dinilai merugikan industri domestik. Indonesia […]

  • HP21N desak Dirjen Minerba tolak RKAB PT BHR dalam aksi mahasiswa Sultra di Jakarta

    HP21N Desak Dirjen Minerba Tak Setujui RKAB PT BHR

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Santi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Himpunan Pemuda 21 Nusantara (HP21N) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Jakarta, Rabu (17/1/2024). Dalam aksi tersebut, massa secara terbuka menyoroti praktik tambang ilegal di Sultra. Karena itu, mereka meminta Dirjen Minerba menolak pengajuan Rencana Kerja dan […]

  • Sidang Nadiem Disoroti Pakar Hukum UGM: Memperkaya Itu Bisa Diri Sendiri, Orang Lain, atau Korporasi

    Sidang Nadiem Disoroti Pakar Hukum UGM: Memperkaya Itu Bisa Diri Sendiri, Orang Lain, atau Korporasi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 322
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Sidang dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook kembali memantik perhatian publik. Perkara ini menyangkut penggunaan anggaran pendidikan yang bersumber dari uang negara, sehingga hasilnya berdampak langsung pada kualitas layanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Perhatian menguat setelah terdakwa Nadiem Makarim menyampaikan nota keberatan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/1/2026). Dalam eksepsinya, […]

  • aksi mahasiswa menuntut pencabutan IUP PT WIN di Ditjen Minerba Jakarta

    Demo Ricuh, Mahasiswa Terobos Pagar Ditjen Minerba Desak Cabut IUP PT. WIN

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 658
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – 1 September 2025  Aktivitas pertambangan di Konawe Selatan memicu gelombang protes di Jakarta. Karena itu, puluhan mahasiswa mendatangi Gedung Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Senin (1/9/2026). Dalam aksi tersebut, massa secara tegas menuntut pemerintah mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN). Mahasiswa menilai aktivitas tambang perusahaan […]

expand_less