Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Krisis Pangan Sudan: 21 Juta Warga Terancam Kelaparan

Krisis Pangan Sudan: 21 Juta Warga Terancam Kelaparan

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 340
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KHARTOUM, (duasatunews,com) — Krisis pangan Sudan terus memburuk dan mengancam kehidupan jutaan warga. Lebih dari 21 juta orang, atau sekitar 45 persen penduduk Sudan, kini hidup dalam kondisi kerawanan pangan akut, berdasarkan laporan terbaru Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Program Pangan Dunia (WFP) menyebut Sudan sebagai negara yang saat ini menghadapi krisis kelaparan terbesar di dunia. Konflik bersenjata yang terus berlangsung memperburuk produksi pangan dan menghambat penyaluran bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

Pada Januari lalu, WFP menyatakan bahwa stok bantuan pangan di Sudan hanya mencukupi kebutuhan selama dua bulan. Krisis pendanaan yang berat memaksa lembaga tersebut mengurangi jangkauan operasinya. Hingga kini, WFP masih berupaya menghimpun dana tambahan agar dapat melanjutkan distribusi bantuan pangan secara konsisten.

WFP juga memperingatkan bahwa jutaan warga Sudan berpotensi kehilangan bantuan pangan dalam beberapa pekan ke depan jika komunitas internasional tidak segera mengambil langkah nyata. Untuk mempertahankan operasi, WFP memangkas jatah makanan hingga batas minimum yang hanya cukup untuk mempertahankan hidup.

Perang saudara yang pecah pada April 2023 mendorong Sudan ke dalam krisis kemanusiaan serius. Konflik tersebut menghancurkan infrastruktur nasional, melumpuhkan kegiatan ekonomi, dan memicu pengungsian massal di berbagai wilayah. Kondisi ini mempercepat memburuknya krisis pangan Sudan, terutama di kalangan masyarakat miskin dan kelompok rentan.

Lembaga-lembaga PBB terus mendesak negara donor dan mitra internasional untuk meningkatkan dukungan pendanaan serta menjamin akses kemanusiaan yang aman. Tanpa tambahan bantuan, krisis pangan Sudan berisiko menelan lebih banyak korban dan menimbulkan dampak fatal bagi anak-anak, perempuan, dan lansia.

Sumber: WAFA

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makna Hari Pahlawan bagi Gen Z sebagai generasi muda Indonesia

    MAKNA HARI PAHLAWAN UNTUK GEN Z

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle WILDA
    • visibility 651
    • 1Komentar

    Arti Hari Pahlawan bagi Gen Z di Era Digital jakarta, duasatunews.com – Arti Hari Pahlawan bagi Gen Z tidak hanya berkaitan dengan mengenang sejarah perjuangan bangsa. Sebaliknya, peringatan ini menjadi momentum refleksi untuk memahami peran generasi muda dalam menjaga dan mengisi kemerdekaan Indonesia di era modern. Generasi Z atau Gen Z merupakan kelompok yang lahir […]

  • Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Senin (12/01/2026) Aksi IMPH di Dirjen Minerba menjadi sorotan publik setelah Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum menggelar unjuk rasa terkait dugaan tambang ilegal di Sulawesi Tenggara. Pertama, Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi unjuk rasa. Aksi tersebut berlangsung di kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya […]

  • Program Beasiswa KIP Kuliah 2026 dorong pemerataan pendidikan

    Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Tahun 2026 Akan Segera Dibuka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 826
    • 3Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Biaya kuliah dan kebutuhan hidup mahasiswa masih menghambat lulusan SMA dan sederajat dari keluarga kurang mampu. Akibat kondisi tersebut, banyak calon mahasiswa menunda rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di berbagai daerah, ketimpangan akses pendidikan tinggi terus terjadi. Terutama di wilayah dengan partisipasi perguruan tinggi rendah, keterbatasan ekonomi sering memutus peluang generasi […]

  • Dugaan dokumen palsu Unsultra memicu konflik internal yayasan

    Pengawas Yayasan Rektor Unsultra Saling Lapor soal Dugaan Dokumen Palsu

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Dugaan penggunaan dokumen palsu di lingkungan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus bergulir. Pengawas yayasan, Muh Nasir Andi Baso, dan Rektor Unsultra, Andi Bahrun, kini saling melapor ke kepolisian. Kedua pihak berselisih soal keabsahan dokumen internal yayasan. Konflik ini juga memicu polemik kepemimpinan di lingkungan kampus. Muh Nasir Laporkan Ketua Yayasan dan Rektor […]

  • Cadangan minyak strategis AS dilepas untuk stabilkan harga energi

    AS Lepas Cadangan Minyak 172 Juta Barel untuk Stabilkan Harga

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Tokyo, (duasatunews.com) – AS lepas cadangan minyak sebanyak 172 juta barel dari cadangan darurat nasional mulai minggu depan. Pemerintah Amerika Serikat mengambil langkah ini untuk menambah pasokan energi global serta menekan kenaikan harga minyak dunia. Keputusan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang memengaruhi stabilitas pasar energi internasional. Dengan menambah pasokan minyak ke pasar, […]

  • Kemendikti Saintek Libatkan 82 Kampus untuk Pemulihan Pascabencana

    Kemendikti Saintek Libatkan 82 Kampus untuk Pemulihan Pascabencana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 332
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengerahkan ribuan mahasiswa dari 82 perguruan tinggi untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung menginstruksikan keterlibatan perguruan […]

expand_less